The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 84 "Memutus Pertumbuhan Psikopat"



Kejahatan bisa saja terjadi dimana-mana,


kapan saja,dan menimpa siapa saja.Maka dari itu kita perlu waspada dan berhati-hati serta tidak lupa membekali diri.Salah satu yang penting adalah dengan pengetahuan dasar untuk melindungi diri kita.Perlindungan diri berguna agar dalam situasi yang paling genting,kita tahu apa yang harus dilakukan.


Salah satu cara mempertahankan diri dalam keadaan terancam ialah dengan menyerang titik lemah pelaku untuk bisa melarikan diri darinya.Dengan menyerang titik lemahnya seorang pelaku,maka dia akan kehilangan fokus,sehingga memberikan waktu untuk kita berlari.


Berikut adalah beberapa titik lemah yang berada pada seseorang, minimal untuk pertahan diri kita agar sedikit menambah wawasan.


Terutama untuk para wanita jika kalian dalam keadaan genting untuk berjaga-jaga karena kejahatan ada dimana-mana.


Ulu hati,daerah solar plexus ini adalah area sensitif karena terdiri atas banyak susunan syaraf.Selain itu di ulu hati juga terdapat diagfragma yang membantu pernafasan.


Jika kita melayangkan pukulan, di diagfragma akan menjadi kaku dan sulit bernafas.


Hidung bisa menjadi sasaran melemahkan lawan yang posisinya dekat dengan kita,


hidung akan berdarah dan sangat sakit jika kita melayangkan beberapa pukulan kepadanya.


Kema****,area sensitif yang menjadi bagian terlemah manusia.Bagian tersebut terdiri atas banyak syaraf yang apabila di pukul atau di tendang tidak hanya membuat para pelaku kesakitan bahkan bisa (pingsan)kehilangan kesadaran.


Dan juga bisa kehilangan masa depannya.


Tepi leher bagian leher ini merupakan area sangat amat sensitif karena di area ini,


terdapat pembuluh darah leher dan arteri karotid,jika menyerang bagian ini membuat pelaku terkejut dan kesakitan.Namun jika terlalu berlebihan mengakibatkan kematian.


Dagu ketika memukul dagu atau lebih tepatnya rahang bawah,kepala akan terasa berputar, ada susunan syaraf dagu yang berkaitan langsung ke otak,dan pelaku akan kehilangan kesadaran atau pingsan.


Jakun pada laki-laki atau tenggorokan ini merupakan area yang tidak terlindungi oleh tulang,menyerang bagian tersebut dapat menyebabkan sesak nafas.


🍁🍁🍁🍁


Lanjut pada cerita.


Beberapa hari kemudian,pagi ini aku sedang mencari gelang mutiaraku,yang terjatuh di dekat area lubang rahasia kami,saat ini aku berkeliling daerah tersebut.


Kulihat ada seorang gadis berambut Violette sedang mero*** di area ini, kulihat dia yang bersembunyi di balik dinding namun aku berpura-pura tak melihatnya.


Melanjutkan pencarianku saat aku mencari di sekitar semak ternyata ada beberapa gadis datang dan terjadi keributan.


Lenganku di tarik oleh anak gadis berambut violette ini,dan kami pun bersembunyi di balik semak melihat apa yang terjadi.Ternyata aku melihat Venus sedang menyeret seorang gadis.


Venus dan beberapa siswa dari Sekolahan Elite.Aku kira akan terjadi perundungan,saat aku akan pergi melerai,anak berambut violette ini memegang tanganku dan berbisik.


"Dengar,kita harus melihat pertunjukannya dulu,aku akan merekam tindakan Venus."Bisik gadis berambut violette ini kepadaku,akupun mengangguk tanda mengiyakannya.


Nampak gadis yang dirundung Venus saat ini dari kejauhan ia bertubuh kurus kecil ,juga


memakai kaca mata,dia sangat ketakutan melihat Venus dan teman-temannya yang mengitarinya saat ini.


Aku melihat Venus menjambak rambut gadis berkaca mata itu sambil menggertaknya.


"Woi,lihat kami baik-baik seharusnya kau tak bersekolah di Sekolahan kami!"Bentak Venus kepada seorang gadis berkaca mata itu.


Sambil menjambak rambutnya, mendekatkan wajahnya serta menyeringai,aku rasa venus berharap gadis ini keluar dari Sekolahan Elite.


Sambil membenahi kaca matanya yang akan terjatuh.


"Hei,lihatlah dengan baik-baik Ckkk...kau ini tidak pantas bersekolah di Sekolahan kami, gadis miskin yang ingin menjadi cinderella berharap sekolah di Sekolahan ter Elite di Indonesia,hehehheheh."Kata Venus terkekeh meremehkan gadis kecil berkaca mata ini.


Sambil melepaskan tanganya dari rambut gadis berkaca mata.


Aku rasa mungkin gadis yang di rundung Venus adalah seorang siswa yang masuk dengan jalur prestasi,aku rasa dia cukup pandai cerdas jika bisa masuk di Sekolahan Elite.


Karena tes dari Sekolahan ini sangatlah sulit sekali, harus memiliki nilai standartnya yaitu TOEFL minimal 550 sangat tinggi sekali bak Gunung Merapi.


Bayangkan saja,aku yang membayangkan itu pusing tujuh keliling,apalagi author sengklek yang Berbahasa Inggrisnya pas-pasan tidak akan mampu sama sekali,harus fasih sekali.


"Bagaimana kalau kau,mau menuruti semua permintaan kami, akan membiarkan kamu lolos,dengan aman dan damai" Kata Venus sambil memberikan tanda kepada kedua orang temannya untuk bertindak.


Dan temanya pun memegangi gadis berkaca mata itu.


Venus membuka kancing baju gadis berkaca mata itu, aku pun sudah tak tahan lagi dengan


perbuatan Venus akupun, saat aku akan pergi bertindak aku akan berdiri.Gadis berambut violette berbisik memegangi tanganku.


"Jika kau kesana,maka bukti hanya separuh percayalah padaku."Ucap dengan lirih dari gadis berambut Violette ini kepadaku,aku merunduk lagi mengintai dari balik semak.


Dan ternyata benar gadis berkaca mata ini, seragamnya di lucuti dan di lempar ke bawah oleh Venus.


Venus menumpahkan minuman bewarna merah, jus strawberry di atas seragam gadis tersebut.Setelah itu menginjaknya beberapa kali.


"Hei,jangan menangis kenapa menangis aku hanya ingin melaundry bajumu ini agar lebih bewarna hehehhe!" Ujar dari Venus sambil menatap penuh kedengkian dan terkekkeh .


"Kakak mohon maaf bila aku salah,tapi jangan mengambil seragamku,karena aku hanya mempunyai seragam ini satu saja.


hikss....hiks...huu...hu...huu" Kata gadis yang berkaca mata tersebut sambil memohon agar tidak di rundung Venus,dan sambil menangis.


"Baiklah aku akan berbaik hati tapi kau harus mau menuruti permintaanku hari ini ok."Kata Venus sambil mengeluarkan rok** di saku rok mininya.


Dia membakar satu batang rokok tersebut kemudian menghisapnya pelan-pelan,asap dari mulutnya di sembulkan ke gadis berkaca mata.


Setelah itu Venus mengambil satu batang rokok lagi dan dia menjulurkan ke arah gadis tersebut seraya berkata.


"Kemarilah,ayo hisaplah ini maka kau akan


bebas hari ini bagaimana?"Ucap dari Venus sambil menatapnya menyeringai karena tahu bahwa gadis itu tidak mungkin mau merokok.


Akupun sudah tidak tahan atas perlakuan Venus dan aku mendekatinya walaupun gadis berambut Violette ini memeganggiku,aku pun segera melepaskan tangannya,dengan cepat mendekati mereka dan berkata.


"Hei, Venus cantik bagaimana kalau aku yang menggantikkannya"Kataku kepada Venus.Aku pun mendekati Venus sambil merampas satu batang rokok yang berada di tangan Venus.


Terlihat Venus sangat terkejut karena kenapa tiba-tiba aku bisa muncul di hadapannya.


Akupun menyalakan rok**nya dan kuhisap setelah itu kusembulkan beberapa asapnya kepada Venus.Dia menatapku penuh dengan pertanyaan kenapa ada gadis seperti aku.


Dalam matanya itu aku pun bisa merasakan pertanyaan tersebut.Dia sangat terkejut,juga sangat takut kepadaku.


Bersambung...