The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 56 "Lily dan Jasmine 3"



"Wah dia sangat cepat larinya!" Kata pria tersebut.Sambil melihat punggung Lily yang menghilang di antara pengunjung Mall tersebut.


Lily yang berlari menuju ke arah Jasmine


melihat sekitar ternyata Jasmine masih duduk setia menunggu kehadiran Lily.


"Wah,apa yang kau lakukan di kamar mandi kenapa kau sangat lama sekali ,aku hampir ketiduran!" Kata Jasmine kepada Lily dengan raut wajah yang sebal.


"Maaf-maaf aku tadi bertemu seseorang di depan toilet,dan dia memberikan bukuku yang tertinggal tempo hari,ini lihat!"Kata Lily sambil menunjukkan buku yang di berikan pria tersebut kepada Jasmine.


"Ya sudah ...kalau begitu ,ayo kita membeli camilan,dan pergi membeli es krim juga!"Kata Jasmine pada Lily sambil menarik lenganya mencari outlet es krim terdekat.


Mereka berkeliling Mall sambil berpegangan tangan,dan bersenda gurau,ternyata mata Lily tertuju pada pada outlet es krim yang ada di depannya,dan menarik tas Jasmine mendekat ke outlet tersebut.


"Hei ,lihat itu kau mau rasa apa?"Kata Lily kepada sahabatnya itu.


"Bagaimana rasa vanila,kau rasa apa ?"Kata Jasmine kepada Lily.


"Aku rasa coklat saja!"Kata Lily sambil memasukkan buku yang tadi kedalam tasnya .


Ada dua orang pria yang berada di samping mereka dan salah satunya menepuk pundak Lily.


"Hei,kau lagi jalan-jalan bersama Jasmine rupanya!"Kata salah satu pria tersebut sambil berdiri mengamati Lily.


"Kak Jeremy ,kenapa kau ada disini?"Kata Jasmine kepada laki-laki tersebut.


Ternyata nama dari laki-laki itu adalah Jeremy Smith.Dia itu adalah seorang ketua Osis dari sekolahan Elite pada masa itu.


"Aku sedang keluar mencari udara yang segar bersama Bern,kenalkan ini temanku bernama Bern,dia satu sekolahan dengan kita namun


jarang sekali berbincang-bincang pada murid lainnya ,karena anak ini agak pendiam!"Kata Jeremy memperkenalkan pria itu kepada Jasmine dan Lily.


"Eh, kamu kan pria yang menemukan bukuku tadi dan salam kenal ya, namaku Lily." Ujar dari Lily memperkenalkan diri kepada Bern sambil mengulurkan tanganya,dan mereka pun berjabat tangan.


"Salam kenal juga!" Jawab dari Bern sambil menundukkan wajahnya,karena tersipu malu.


Jasmine juga memandangi wajah Jeremy yang super tampan,dan keren itu,tersipu malu dan menundukkan wajahnya.


Jeremy putra tunggal dari pendiri Jupiter Chase. Dia itu anak dari keluarga konglomerat terkaya di Sekolahan Elite pada masa itu.


Dia itu sangat populer sekali bukan karena ketampanannya saja, namun dia adalah Ketua Osis yang sangat bijaksana serta berhati mulia dan berwibawa.


Hidungnya mancung ,kulitnya putih, tingginya 187cm,dia pria yang sangat cerdas dan juga berkompeten.


Dia mengenal Lily karena sama-sama ikut dalam ekstrakurikuler beladiri juga mengenal Jasmine ,karena dia itu adalah wakil ketua Osisnya.


Bukan itu saja Jeremy nampaknya sangat menyukai Lily .Karena pandanganya saat itu tidak terlepas sedikitpun kepada Lily.


Karena Lily anak yang sangat mudah bergaul terbiasa dengan para lelaki yang di dekatnya ,


sudah nampak akrab dengan Bern teman satu sekolahannya tersebut.


"Hei,kita teruskan mengobrolnya tadi, kau menyukai apa saja!" Tanya dari Lily kepada Bern,sambil menyenggol bahunya.


"Aku , menyukai buku aku sangat senang dengan otomotif, mulai dari motor sampai mobil sport,jika aku libur sekolah maka aku betah berada di dalam bengkel,apa kau tak mencium aroma oli di tubuhku?" Ujar Bern pada Lily dengan antusias,karena nampaknya Lily seperti anak yang baik.


"Hem,aku tidak mencium aromanya,sebentar ya!"Kata Lily sambil meninggalkan Bern pergi mengambil es krim pesananya tersebut.


Kemudian menghampiri Jasmine ,Bern dan Jeremy sambil membawa 4 es krim.


"Ini, untuk kalian semua aku yang traktir!"Kata Lily kepada Bern ,Jasmine ,dan Jeremy.


"Hei Lily,kau sangat akrab dengan wakil ketua Osisku ternyata!" Kata Jeremy kepada Lily sambil menatapnya.


"Tentu saja dia adalah sahabatku,kami tadi dari menonton film di bioskop,kebetulan hari ini hari libur kami ingin bersenang-senang


Kata Lily kepada Jeremy yang sedang duduk di sebelahnya sambil memakan es krim di tanganya.


"Aku mengantar Bern ,untuk melihat pameran mobil sport ,karena dia sangat menyukainya!".


Kata Jeremy kepada Lily sambil tersipu malu.


"Wah ,kenapa kebetulan sekali ? kami bisa bertemu dengan kak Jeremy!"Kata Jasmine sambil tersipu dan menunduk karena malu.


"Nampaknya lebih seru jika kita mengobrol berempat,iyan kan Bern!"Kata Jeremy kepada Bern temannya, namun dia tetap memandang wajah Lily.


Bern adalah siswa dari sekolahan Elite yang masuk karena jalur prestasi ,sama dengan Lily, karena Bern itu adalah anak yang sangat berwawasan luas,bijaksana,pemalu,pendiam


dan keahliannya adalah memperbaiki mesin otomotif terlebih motor dan mobil sport.


Nampaknya Lily terkesan sekali kepada Bern,menurutnya dia anak yang cerdas, pandai ,tampan,sopan dan menyukai otomotif.


Sama halnya Lily yang juga hoby naik motor dan mobil sport,mereka mengobrol dengan seru dan melupakan kalau di samping mereka ada Jeremy dan Jasmine.


"Ehemmm,ehemm."Jasmine pun berdeham memberi tanda pada Lily sahabatnya itu agar tidak mengabaikannya.


"Ah maaf,Jasmine apa aku mengabaikanmu?


Tanya dari Lily kepda Jasmine.


"Kau menonton bioskop denganku, sampai tertidur dan disini kau mengabaikanku,mau ku hajar kau!"Kata Jasmine kepada Lily sambil memukulnya ,namun tidak terasa sakit karena hanya pelan saja.


"Iya maaf,kau mau aku bagaimana?"Kata Lily kepada Jasmine .


Dan melihat tingkah laku para gadis ,Jeremy dan Bern pun tertawa


"Hahahhahaha,apa kami mengganggu acara kalian?" Tanya dari Jeremy kepada Lily dan Jasmine sambil berdiri.


"Ayo Bern,kita lanjutkan melihat pameran mobil sportnya!"Kata Jeremy mengajak Bern pergi agar tidak mengganggu acara para gadis ini.


"Ayo ..,hei Lily terimakasih es krimnya lain kali kita lanjutkan mengobrolnya ok!" Kata Bern pada Lily dan pergi bersama Jeremy.


"Baiklah hati-hati kakak Jeremy !" Jawab dari Jasmine dengan senyuman yang merekah seperti bunga melati harum mewangi di sepanjang hari.


Lily dan Jasmine pun melihat jam mereka ternyata sudah pukul 15.00 wib .Tak terasa waktu sangat cepat berlalu ,mereka sudah menghabiskan es krim sambil mengobrol.


"Hei,dengar aku punya sesuatu untukmu".Kata Lily sambil memberikan sebuah kotak yang rapi berbalut kertas kado warna pink kepada Jasmine.


"Hem,apa ini kado untukku ?"Kata Jasmine kepada Lily sambil tersenyum lembut .


"Tentu saja ,bukalah ayo cepat!" Kata Lily kepada Jasmine dengan antusias.


Jasmine pun mebuka isi kado pemberian Lily


ternyata isinya adalah jam tangan mewah Bvlgari dengan desain unik seperti ular yang melingkar , cantik jika di kenakan jasmine yang anggun dan elegan itu.


"Terimakasih Lily,aku akan menyimpanya ok sampai kapanpun juga,bukankah ini mahal!".


Jasmine memeluk Lily sambil meneteskan air mata kebahagiaan, terharu karena ternyata sahabatnya itu sangat memperhatikannya.


"Hemmm ,tidak nilai persahabatan itu mahal dari apapun,simpan ini untuk bukti kenangan masa muda kita yang indah saat ini!"Kata Lily kepada Jasmine sambil memegang tangan sahabatnya itu.


Bersambung...


Inilah gambar jam tangan Bvlgari berdesain seperti ular yang melingkar hadiah yang di berikan Lily kepada Jasmine.