The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 100 "Outbond"



Air estafet peserta harus mengestafetkan air dalam gelas yang sudah di sediakan,peserta duduk saling berurutan,cara permainannya yaitu, yang mengambil air hanya pemain yang paling depan dan mengestafetkan air dalam gelas tersebut secara berurutan dari depan kebelakang.


Melalui semua anggota tim atau regu,sampai ke ujung peserta lainnya, yang paling ujung bertugas mengumpulkan air dari anggota tim tersebut. Kedalam wadah yang di sediakan sampai garis finish.


Pesan berantai,peserta harus berbaris dengan rapi dalam satu anggota tim,satu tim terdiri sekitar 15 orang,peserta yang paling depan bertugas menyampaikan pesan dari pemandu regu .


Menyampaikannya ke anggota lainnya secara berurutan,kata atau kalimat harus benar tidak boleh berubah jika mencapai ujung barisan,


Atau anggota yang paling akhir dalam barisan yang bertugas menyampaikan kalimat dan kata ke pemandu regu.


Jaring laba-laba,di depan itu ada halangan berupa jaring laba-laba yang harus di lewati semua para anggota regu, aturan dari peserta tidak boleh menyentuh jaring tersebut.


Jika mengenai menyentuh jaring tersebut maka akan di mulai dari awal.Jaring terbuat dari tali pramuka.


Karpet ajaib,dengan kain yang di bentangkan di tanah di atasnya ada gelas berisi air,tugas para peserta regu memegang tepi kain, dan memindahkan air dengan jarak tertentu.


Bekerjasama adalah kunci dari permainan ini mencapai garis finish tak menumpahkannya.


Taman meteor,permainan di mainkan secara kelompok.Jumlah anggota regu sekitar 10-15 orang,semua anggota regu berbaris seperti ular, lemparan bola akan di lakukan dengan cepat oleh peserta secara berurutan dan melempar secara acak.


Kemudian ada salah satu anggota yang bertugas menerima lemparan tersebut.


Dengan membawa keranjang, menangkap setiap bola dari anggota timnya,regu/tim yang mendapatkan bola terbanyak maka dia adalah pemenangnya.


Lingkaran mahkota, ada sebuah lingkaran berada tepat di tengah-tengah lapangan,


yang berdiameter sekitar 1,5 meter.


Semua anggota regu berbaris membentuk lingkaran sambil berjalan mengitarinya dan bernyanyi serta bertepuk tangan.


Sesaat kemudian pemandu OSIS, meniup peluitnya maka para anggota regu harus masuk ke dalam lingkaran dengan cepat.


Tidak ada anggota yang boleh keluar garis tersebut,dan tim yang menang adalah tim yang masuk ke dalam lingkaran,yang paling terbanyak anggotanya tanpa melewati garis tersebut,mereka harus saling berpelukkan dan berusaha sekompak mungkin anggotanya tidak keluar dari garis lingkaran.


Sebenarnya masih banyak sekali game-game outbond lainnya,namun karena keterbatasan waktu yang tak sebanding dengan semua murid baru yang ada di Sekolahan.


Aku membatasi hanya 6 game outbond yang aku pilih untuk menjadi tema MOS kali ini.


Game outbond ini termasuk kategori fun game sangat cocok untuk acara MOS.


Tujuan permainan, melatih konsentrasi , kekompakkan, kesabaran,indra pendengar,


daya ingat, strategi, kreatifitas,kerjasama


antar anggota tim, melatih kehati-hatian,


mengasah daya otak,toleransi.


Dan kerjasama antar anggota adalah kunci dari semua permainan.


🍁🍁🍁🍁🍁


Aku pun sekarang berdiri tepat di depan lapangan,untuk memberikan contoh kepada murid baru cara permainan outbond pesan berantai.


Dan beberapa anggota OSIS membantuku


Deni, Aline, Shinta, Riko, Leo, Erick dan Aku berbaris seperti ular.


Kemudian di lanjutkan ke Shinta,ke Riko,ke Leo sampai terus ke telinga Erick dan Erick pun akhirnya membisikiku dengan kalimat tersebut dengan lemah lembut.


"Kuku kakiku kaku-kaku semua,aku harus pergi kemana?"Bisik Erick di telingaku.Aku yang sudah mendengar kalimat tersebut, langsung mengucapkan dengan lantang di depan semua adik kelas yang hadir hari ini.


"Kuku kakiku kaku-kaku semua,aku harus pergi kemana?"Kataku kepada mereka semua yang hadir dan tersenyum.


Semua para murid sontak bertepuk tangan dan tertawa gembira karena permainannya sangatlah seru.


Prok..prok..prok.


Andromeda pun seperti biasa mengamati kalau Erick sudah mengambil kesempatan


berbisik-bisik kepada kekasihnya tersebut geram,dan maju ke lapangan dan mengikuti permainan pesan berantai.


"Dengar satu kali lagi contohnya aku akan ikut membantumu untuk mendemonstrasikannya," Ucap Andromeda dengan lantang karena kesal kenapa di tidak mengerti perasaanya saat ini kalau dia sedang cemburu buta.


Andromeda berada tepat di belakang Putih menggeser Erick.


Terlihat Erick sangat geram pada Andromeda yang ikut dalam acara Sekolahnya tersebut,


Padahal dia bukanlah seorang anggota OSIS atau salah satu murid dari Sekolahan.


Terlihat ekspresi Erick, wajah Andromeda bersitegang keduanya seakan ingin baku hantam namun mereka menahannya.


"Ular lari-lari terus tak terurus kemudian masuk di kardus lalu mampus,"kata Deni membisikkan ke telinga Aline kemudian meneruskannya ke Shinta dan kemudian ke Riko.


Setelah itu ke telinga Leo sampai ke telinga Erick.Dan Erick pun akan berbisik ke telinga Andromeda namun Andromeda menghindar,


Dan langsung berkata dengan lantang ke semua murid yang hadir namun menghadap Putih kekasihnya.


"I will always love you now and forever my honey bunny sweety!"Kata Andromeda pada kekasihnya tersebut sambil melirik Erick agar menjauhinya.


"Huuu...hore..huu.!"Sontak para murid baru yang hadir saat itu adrenalinnya membuncah,


Bahwa permainan pesan berantai bisa di gunakan untuk mencurahkan perasaannya untuk orang terkasih.


Aku pun yang tahu kalau Andromeda berulah kemudian menarik lenganya, dan pergi ke samping lapangan karena sudah merusak acara outbond hari ini.


"Apa yang kau lakukan?,dasar berandal!"Kata Putih kepada Andromeda sambil menendang kaki jenjangnya.


"Awwww sakit sekali,kau ini kenapa kuat sekali tendanganmu!" Erangan Andromeda karena tendangan kekasihnya tersebut sambil memegangi kakinya.


"Jika kau berulah sekali lagi,jangan masuk ke dalam Sekolahanku aku muak denganmu!" Kata Putih kepada Andromeda yang marah saat ini karena kelakuan Andromeda yang seenak jidatnya.


Aku pun kembali ke lapangan,kemudian memberi arahan kembali untuk para siswa baru yang hadir di lapangan.Ternyata ada seorang murid baru, pria itu maju ke depan dan berkata kepadaku.


"Hai... kakak kenalkan namaku Pleidas, oh ya


biarkan kakak yang tadi ikut memberi contoh aku rasa akan lebih seru jika dia ikut dalam permainan ini"Kata siswa yang mengaku bernama Pleidas tersebut kepadaku.


Beberapa saat Andromeda masuk ke dalam lapangan lagi ,walau dia sudah ku tendang namun masih belum jerah sama sekali.


Erick yang tahu perangai Andromeda tersebut semakin geram ,mata , wajah Erick seketika merah padam,seperti gunung merapi yang akan meletus. Kemarahanya seolah sudah tidak bisa di bendung lagi, siap akan meluap kapan saja . Andromeda hanya diam namun tak mengabaikannya .


Bersambung...