
Di sore hari yang cerah seperti biasanya Daniel sedang membenahi mobil sport pelanggannya, nampak dia sangat fokus di bengkel miliknya.
Dia menikmati mendalami dunia otomotif, menyelam dan mendalami tentang servis mobil sport ataupun motor sport.
Tiba-tiba datang seorang gadis dia adalah Violette gadis yang sedang pendekatan bahasa gaulnya dia nampak sangat tertarik dengan pria yang berbau oli ini.
Ini adalah visual dari karakter Daniel di Novel The Power Of Ice Girl.Berkulit sawo matang cool,jenjang,berbahu tegap,pinggang kuat, pecinta sepak bola,dan ahli dalam bidang otomotif spesial mobil dan motor sport.
Ini adalah visual dari karakter Violette yang ada novel The Power Of Ice Girl,bermata biru, berambut Violette,putri tunggal pemilik mobil sport terbesar di dunia. Berjiwa petualang, berani,supel,cantik,unik,dan anggun .
"Woah...!kau sangat seksi sekali Blue."Kata Violette sambil duduk di kursi bengkel Daniel dan mengamati Daniel yang sedang fokus menyervis mobil sport pelanggannya.
"Apakah,kau sibuk Blue?"Tanya Violette kepada Daniel sambil mengamati .
"Kenapa kau kemari ?,disini kotor masuklah dalam rumah,"Kata Daniel kepada Violette namun dia tetap fokus dalam menyervis mobil sport pelanggannya.
"Disini saja aku ingin mengamatimu,maukah kau ku bantu?"Tanya Violette kepada Daniel.
"Hemmm,apakah kau bisa?"Tanya Daniel penasaran.
"Tentu saja,mana ada putri tunggal pemilik mobil sport tidak mengerti dunia otomotif." Kata Violette kepada Daniel dengan antusias.
"Benarkah,aku rasa perempuan akan jijik, dengan cairan bernama oli ini."Kata Daniel kepada Violette.
"Ckkk...itu hanya perempuan bodoh,aku rasa bau oli sangat harum,karena bau oli yang sangat harum itu,Papaku bisa sukses seperti sekarang."Kata Violette menjelaskan kepada Daniel kalau dia seleranya berbeda dengan gadis lainnya.
"Tidak usah kau tunggu di situ saja?"Kata Daniel kepada Violette.
"Oh ya,aku ingin tanya kenapa temanmu itu berpacaran dengan pria seperti Andromeda?"
Tanya Violette kepada Daniel dengan sangat penasaran.
"Aku tidak tahu itu privasinya."Jawab Daniel dengan tenang dengan ekpresi datar.
"Kau tahu pria seperti apa Andromeda itu?"
Kata Violette pada Daniel sambil menyeringai dan mengerucutkan bibirnya yang seksi dan menawan.
"Mana ku tahu."Jawab Daniel kepada Violette.
"Jika di dunia ini hanya ada pria bernama Andromeda saja maka aku akan memilih menjadi perawan tua."Kata Violette sambil memincingkan bibirnya,tanda ia tak menyukai Andromeda sama sekali.
"Hahaha,memangnya kenapa?"Tanya Daniel sambil membenahi mobil sport pelanggannya.
"Pria brengsek selalu merepotkan semua para penghuni Gedung Sekolahan Elite!" Protes Violette kepada Daniel sambil menyilangkan tangannya.
"Berandal itu,selalu membuat ulah pernah saat SMP dia menghajar adik kelas hingga babak belur,dan remuk tulangnya,setelahnya semua murid di suruh pulang tiba-tiba."Kata Violette sambil melamun membayangkan masa lalu.
"Padahal hari itu akan ada Olimpiade Sains, maka mau tidak mau,Olimpiade di batalkan dan di pindah ke Sekolah Negara lain."Kata Violette sambil menggelengkan kepalanya.
"Benarkah,separah itu?"Tanya Daniel sambil mengambil kunci lainnya untuk membenahi mobil sport pelanggannya.
"Ckkk, tidak itu saja pas waktu makan siang semua para murid sudah berbaris rapi untuk makan di kantin Sekolah,dia menyerebot dan membuang semua makanan."Kata Violette kepada Daniel sambil menggelengkan kepalanya.
"Kenapa memangnya?"Tanya Daniel kepada Violette.
"Karena Andromeda tidak suka cabai,dan lada."Kata Violette sambil menarik nafasnya.
"Hemmm...aaaahhhh"...
"Tidak itu saja,Chef yang bekerja di pecat lalu dia ganti yang baru olehnya ."Kata Violette dengan sebal karena ulah makhluk yang bernama Andromeda itu.
"Jadi semua siswa tidak ada yang makan siang hanya karena Andromeda tidak suka cabai dan lada,sial...!"Kata Violette dengan sebal sambil mengepalkan tangannya,tanda ia ingin sekali memukul wajah makhluk yang bernama Andromeda tersebut.
"Separah itu kah?,Tapi kurasa dia tidak seperti itu jika saat bersama kami."Kata Daniel pada Violette sambil mengambil oli dengan ekpresi datar.
"Dia berpura-pura,semua yang berhubungan dengannya pasti sial seumur hidupnya."Kata Violette kepada Daniel dengan sangat sebal.
"Betapa kasihannya nasib temanmu itu."Kata Violette kepada Daniel.
"Pernah juga dia bertengkar dengan Papanya Venus karena hubungan mereka tidak terlalu akur,wah sudah kami satu gedung menjadi bahan pelampiasannya."Kata Violette kepada Daniel dengan penuh amarah dan sangat sebal.
"Mulai dari membuli anak yang dari jalur prestasi,sampai dia menghancurkan dan memadamkan listrik Sekolah,maka semua siswa tidak bisa melakukan kegiatan belajar." Kata Violette menjelaskan ke Daniel dengan secara detail.
"Sialaaannnn berandaaaal tengiiik ...!"Teriak Violette dengan penuh amarah dan sebal.
"Bresngseeeek...!"Kata Violette.
"Beberapa bulan lalu juga tiba-tiba Sekolah di tutup dengan seenak jidatnya,aku tidak tahu penyebabnya apa?"Kata Violette sambil membayangkan wajah Andromeda.
"Kau tahu padahal saat itu semua siswa ada jadwal bertemu mentornya karena akan ada evaluasi dan tatap muka,serta mengetahui kemampuan siswa!"Kata Violette dengan sangat sebal dan penuh amarah tergambar di matanya yang menyala seperti api.
"Hanya ada satu makhluk di dunia ini yang sangat menyebalkan yaitu kekasih temanmu"
Kata Violette pada Daniel sambil menendang meja
"Dak...dak...dak..."Suara tendangan Violette melampiaskan kekesalannya pada makhluk bernama Andromeda.
"Haaaaahhh,tidak itu saja semua para gadis di Sekolahan sangat mengidolakannya,aku rasa otak mereka sudah tidak waras."Kata Violette kepada Daniel sambil mengerucutkan bibirnya tanda ia sebal dengan makhluk yang bernama Andromeda.
"Aku sekarang lebih heran lagi,dia sangatlah sering membolos dan pergi ke Sekolahanmu." Kata Violette kepada Daniel sambil menghela nafas.
"Hemmmm haaaaa"...
"Apakah dia tidak pernah membuat ulah di Sekolahanmu?"Tanya Violette penasaran kepada Daniel.
"Tidak,kurasa dia sudah taubat menjadi pria baik-baik sekarang."Kata Daniel dengan ekspresi wajah datarnya.
"Benarkah?,sangat aneh sekali aku sudah mengenalnya mulai dari kami TK,wataknya yang membuat semua orang tidak tahan!"
Kata Violette sambil memincingkan bibirnya.
"Aku sangat ingin menghajar pria berandal yang selalu menyusahkan orang lain dengan sikapnya itu."Kata Violette dan mengambil kunci,kemudian memukulnya tepat di meja beberapa kali melampiaskan kekesalannya kepada makhluk yang bernama Andromeda tersebut.
"Dak...dak...dak...dak...
Terlihat wajah Violette sedang marah karena dia sedang mengingat-ingat kejadian masa lalunya itu , Andromeda yang selalu bertindak sesuka hatinya saja, dan selalu membesarkan masalah kecil, sehingga banyak para siswa lainnya yang kenah getahnya, karena saat itu dia merasa pemilik gedung sekolahan Elite . Jadi bisa bertindak sesuka hatinya .
Bersambung...