The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 70 "Bagaikan Bumi dan Langit 2"



Kemudian aku dan Andromeda melangkahkan lagi ketempat lainnya,aku melihat Ruang Seni dan Ruang Musik saling berdampingan


Seperti Novel karya William Shakespeare itu jika Romeo pasti bersanding dengan Juliet.


Walaupun Aku tidak begitu menyukai Novel tersebut, kenapa ada orang yang sangat mencintai rela mengorbankan nyawanya sendiri, hanya untuk pasangannya saja.


Dan rela menenggak racun agar bisa saling menemui di Alam lain.


Tidakkah ini sangat konyol sekali, bagaimana perasaan orang disekitarnya saat mengetahui jika ia mati.Perasaan orang selain kekasihnya Misalkan kerabatnya , pamanya, bibinya, atau neneknya ,kakeknya, ibunya ,ayahnya juga sahabatnya.


Akupun menggelengkan kepalaku. Ataukah mungkin pemahaman nilai seniku sangatlah rendah,hingga tak mengetahui maksud karya besar William Shakespeare itu mohon maaf.


Ada beberapa patung, dan lukisan nampak dari depan Ruangan tersebut.Serta beberapa alat musik di Ruang musik ini,terlihat piano, pianika , harmonika, akordion, drum, biola gitar,seruling,simbal,dan kawan-kawannya.




Andromeda menarik lenganku agar aku, bisa di persilahkan aku duduk.Ternyata dia ingin memainkan tuts pianonya untukku.Akupun duduk dengan sabar untuk mendengarkan suara alunan piano yang akan di hasilkan jari jemarinya tersebut.


Kemudian dia duduk memulai menggerakkan jari-jemarinya yang aku kira dia tak akan bisa memainkannya.


Namun ternyata aku salah besar.Terdengar alunan tuts piano mendayu-dayu di telingaku walau dia tak menyanyi hanya memainkan pianonya saja.


lagu dari Christina Perri yang berjudul


A Thousand Years.


(Verse 1)


Heart beats fast


111


Colors and promise


321111


How to be brave


54311


How Can I Love when I'm afraid to fall


543237,111


But watching you stand alone


321111


All of My doubt


5431


Suddenly goes away somehow


543237,16


Dan seterusnya,sampai dia menyelesaikan permainan pianonya,Aku pun heran berandal tengik ini ingin membuat Aku luluh hanya dengan menyogok lagu yang di mainkanya kepadaku,aku berpura-pura tak tahu menahu akan lagu tersebut, namun aku akan tetap mendengarkan alunan piano yang di mainkan untukku.


Dan aku mendekatinya,dia mengira aku akan memujinya saat itu.


"Hei lagu siapa itu?",tapi lumayan kau belajar sendiri?"Kataku sambil penasaran kenapa suara piano ini sangat merdu.


"Sialan...gadis lamban,apakah kau tak tahu lagu itu,bahkan anak TK saja tahu!"Tanya abang Andromeda sebal karena aku tidak mengetahui maksud dia memainkan lagu itu untukku .


Padahal aku hanya berpura-pura tidak tahu,


agar kepalanya tidak semakin membesar.


Tapi tak di ragukan lagi hal itu menyentuh hatiku. Kulihat ekspresi wajahnya sebal.


"Ayo kita keliling lagi, hari ini Kau menjadi pemandu tour untukku!" Ujarku lagi kepada Andromeda sambil menarik lengannya untuk keluar dari Ruang Musik itu.


Kami pun melanjutkan perjalanan,ternyata di sampingnya ada kelas Multimedia,kelas ini terdiri dari beberapa Kamera, Mic pembesar suara,Toa dan lain-lain, mungkin ini untuk kelas yang ingin membuat film dokumentasi.


"Hei,apakah Kau lelah?"Tanyaku kepadanya.


"Gadis lamban,kau ini suka sekali membaca tapi pengetahuanmu tentang musik rendah sekali!"Kata Andromeda kepadaku sambil melotot dan menyeringai terlihat kecewa raut wajahnya.


"Iya-iya maaf,aku akan belajar musik suatu hari nanti!" Ujarku padanya sambil tersenyum menyaksikan ekspresi kecewa dan sebal di wajahnya.


"Aku tadi belum sarapan,ayo kita kekantin saja!" Ujar Andromeda, Kami pun bergegas menuju kantin.


Terlihat Kantin Sekolahnya sangatlah luas sekali.Ada Ruang Dapur yang sangat berkilau dan bersih sekali bahkan lalat tidak berani terbang kesini,mungkin dia tahu diri.


Dengan desain yang sangat memukau


Dapur yang hanya dimiliki para Chef hotel berbintang 10.


"Astaga...!!!, makanya berandal tengik ini bermulut sangat pedas,lebih pedas dari cabe rawit!"Kataku namun dalam hati karena di Sekolahannya sangatlah membuat terpana .


Dengan segala desain,interior,filosofi,dan kemewahanya,namun dalam hatiku kecilku,


aku masih lebih menyukai Sekolahku yang sederhana,karena aku sangat nyaman dengan segala kesederhanaannya,entah aku bodoh atau apalah,tapi memang benar aku tidak mau bersekolah sekelas dengannya.karena aku berfikir kami seperti Bumi dan Langit.


Kami pun duduk di meja kantin, Andromeda mengambil beberapa makanan dan beberapa


minuman,setelah itu dia menghampiriku duduk di depanku sambil menaruh beberapa makanan dan minuman yang Ia bawa.


"Ayo kita makan bersama!"Ajakan Andromeda kepadaku sambil memakan makanannya.


Akupun memperhatikan sekeliling Kantin tersebut,sangat tertata rapi,bersih higienis.


Kemudian teringat kata-kata Rion,bahwa dia tidak pernah makan di kantin sembarangan. Ternyata Kantin Sekolahnya yang dulu sangat bersih dan higienis.


Akupun mengangguk-angguk beberapa kali.


Tanda aku paham apa yang dikatakan Rion waktu itu.


"Ayo makanlah,habis ini Aku mengajakmu pergi kekelasku!"Kata Andromeda sambil mendorong satu piring makanan kepadaku,


agar Aku memakannya.


Tiba-tiba ada seorang gadis datang duduk di sebelah Andromeda yang sedang makan


Kulihat dia berparas sangat cantik,mungkin seperti bule atau peranakan silang dari hasil orang tuanya.Body aduhai,sintal menawan


dan kulihat dua bola kehidupanya itu seperti buah semangka yang ranum.Akupun menelan selivaku.


"Astaga...! ,gadis ini makan apa,kenapa bisa sebesar itu?" Tanyaku namun di dalam hati sambil melihat punyaku sendiri yang rata seperti jalanan beraspalt.


Lalu kulihat lagi aku menatapnya dan aku amati ,kuperhatikan dia menempelkan dua bola kehidupanya di lengan Andromeda itu.


Mungkin gadis ini ingin menggoda pria yang sedang makan itu.Aku kira Andromeda akan sangat senang ya,ternyata aku salah besar Andromeda menyingkirkannya .


"Hei... pergilah jangan menggangguku!"Kata Andromeda pada gadis tersebut melanjutkan makanya.


"Hei apa yang kau lihat cepat makan!"Kata Andromeda kepadaku,namun aku masih tercengang melihat gaya pakaian gadis tadi semua bajunya sangatlah prees body dan kancingnya terlihat akan lepas semua.


Bayangkan jika kancing lepas semua apa yang akan terjadi


Jika di Sekolahanku pasti akan langsung di tindak oleh Guru kami.Karena tak baik jika memakai seragam Sekolah yang minim dan press body ,apalagi lambang Almamater .


Yang harus kita junjung ,selain itu Seragam fungsinya untuk menyetarakan strata bahwa Kami masih menjadi siswa SMA ,bukanlah sebagai gadis penggoda .


Tapi gadis tersebut tidak pergi meninggalkan kami,malah duduk di samping Andromeda.


Dan terlihat wajah cantiknya menyeringai padaku.Akupun memperhatikan gerak-gerik gadis ini.


"Hei,kau mau apa ,aku sedang makan dan pergilah... ,atau besok kau tak akan Sekolah disini lagi!" Ujar dari Andromeda kepadanya kemudian melanjutkan makannya.


"I'm Sorry, Hi...,who is she?" Tanya dari gadis tersebut berbisik di telinga Andromeda.


Andromeda yang di bisiki,namun aku yang geli merinding bulu romaku melihat tingkah gadis tersebut.


Bersambung...