The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 101 "Outbound 2"



Seketika Andromeda mendekatiku sambil berbisik.


"Aku tak akan berulah lagi,aku janji!"Katanya sambil memelas agar luluh dan membiarkan dia ikut serta dalam memberi contoh.


"Aish....Ckkk...baiklah awas sekali lagi kau tak akan ku ampuni,"kataku kepada Andromeda sambil menatapnya tajam.


"Baiklah,jangan terlalu garang gadis lamban, nanti kecantikanmu bertambah," godanya sambil mengedipkan matanya sebelah.


"Dasar pria ini,"kata Putih sambil melotot dan menyeringai.


Lain halnya dengan semua murid yang hadir di lapangan saat ini,semua mata mereka tertuju pada Prince Charming Andromeda.


Selain ketampanannya kehadiran Andromeda di dalam lapangan,membuat bersemangat dalam menonton pertunjukkan outbond yang di peragakan oleh beberapa anggota OSIS.


Dan juga membuat adrenalin para siswa membuncah,terdengar riuh semua murid ber tepuk tangan kepada Pangeran Chraming Andromeda,prok....prok...prok...prok.. karena Andromeda bisa memprovokasi Ketua OSIS, sehingga menimbulkan kesan lebih seru dan menantang dalam acara outbound tahun ini.


Berbeda dengan Erick saat ini dadanya di penuhi dengan kemarahan,dan kedengkian karena merasa Andromeda mempermainkan Putih,dan mempermainkan organisasinya.


Akupun menenangkan semua siswa agar bisa terkendali dan kondusif seperti sedia kala.


"Baiklah dengarkan baik-baik kali ini saya akan memperagakan game outbond yang selanjutnya yaitu taman meteor,para adik-adik lihat dengan baik-baik!"Kata Putih dengan tegas dan menatap mata para siswa yang berada di lapangan.


"Baik kakak... Siap...!!!! "Jawab serempak dari siswa baru kami yang hadir di lapangan.


Aku,Deni,Aline,Shinta,Riko,Leo,Erick,dan Andromeda akan memperagakannya.


"Andromeda kemari!,kau bagian menerima bola dan membawa keranjang,seriuslah kalau tidak kau akan ku hajar!"Kata Putih menyuruh Andromeda untuk bagian menerima bola dari semua anggota tim OSIS, dan membawa keranjang di tempat yang sudah di siapkan.


"Baiklah,"kata Andromeda namun sebelum ia membawa keranjang, dia pun maju di depan para murid baru meminta dukungan layaknya artis yang akan sedang konser.


"Ayo....!tepuk tangan dulu mana suaranya?" Teriakan Andromeda yang narsis sok cool dan keren itu di hadapan para murid baru.


Sambil tanganya di ayunkan untuk memberi aba-aba para siswa baru agar kompak.


"Ayo kakak tampan semangat!"Teriak beberapa siswi perempuan.


"Kau sangat kereen...!"Teriak beberapa murid laki-laki.


"Aish...sialan berandal ini kurang ajar,"kata Putih mengumpat sendiri melihat kelakuan Prince Charming Andromeda.


Sesaat kemudian Andromeda pun membawa keranjang kosong untuk menangkap bola dari para anggota OSIS yang akan memperagakan game outbound taman meteor.


Aku,Deni,Aline,Shinta,Riko,Leo,dan Erick berbaris rapi dan memulai melempar bola kedalam keranjang Andromeda,aku yang pertama melempar bola dan masuk.


Kemudian Deni melempar bolanya masuk,


Aline melempar bolanya dan masuk, Shinta juga melempar bola dan masuk, dan Riko melempar dengan tenaga penuh namun Andromeda bisa menangkapnya dengan mudah dan masuk ke dalam keranjangnya.


Leo sangat bersemangat karena nampaknya Andromeda tak main-main dengan perannya


menangkap semua bola yang di lempar para anggota OSIS.


Leo melempar bola dengan sekuat tenaga sekencang-kencangnya,agar dia tidak bisa menangkapnya untuk memberi peringatan Andromeda agar tidak menjadi pria yang terlalu sombong.


Ternyata lemparan bola dari Leo masih bisa di tangkap Andromeda dengan mudah.


Seketika semua para murid baru kegirangan karena Andromeda tak bermulut besar namun sangat kompeten dengan kata-katanya.


Akhirnya di barisan terahir ada Erick terlihat mata Erick menyala bewarna merah, dan merah padam karena geram Andromeda menguasai area Sekolahnya.


Erick tak main-main melempar bolanya ke arah wajah Andromeda dengan sekuat tenaga dan sekencang-kencangnya.


agar wajah Andromeda tergores


Wussssshhhhhh....dan ternyata Andromeda bisa mengatasinya dan bola masuk kedalam keranjang tanpa sisa .


"Bingo!"Teriak Andromeda dengan lantang dan penuh percaya diri.


"Suit....suit...suit..."Suara siulan para adik kelas.


Andromeda menikmati kemenangannya bak atlit internasional, yang telah menang dan akan mendapat medali,kemudian ia maju di depan semua siswa baru sambil dengan gaya yang percaya diri itu mengangguk-anggukkan kepalanya itu.


"Sialan berandal ini !"Aku pun mengumpat karena tindakkannya yang berlebihan,namun anehnya semua para murid baru itu sangat mengidolakannya.


Bak Kim woo bin yang berada di lapangan ini


semua siswa baru adalah para fans nya,ingin rasa hati ini menjitaknya namun apalah daya karena masih ada game lagi yang perlu di demonstrasikan aku menahannya.


"Hei kemarilah!,apa yang kau lakukan dasar berandal gila?"Kataku memanggil Andromeda agar mendekatiku.Dia pun mendekatiku.


"Baiklah apa lagi sekarang?"Tanyanya dengan serius dan berdiri di sampingku.


"Sekarang kita akan memperagakan game lingkaran mahkota ,kau bagian membawa peluit !"Kataku kepada Andromeda.


"Nanti setelah kami mebuat lingkaran lalu menyanyi,beberapa saat tiup peluitnya dengan memberi jedah untuk para pemain masuk kedalam lingkaran itu paham!"Kata Putih kepada Andromeda sambil menunjuk lingkaran yang akan dimasuki semua anggota OSIS.


"Aku tak mau,itu peluit bekas,ada banyak virus bakteri dan kuman bersarang di peluit itu,aku ikut main saja yang lainnya saja memegang peluit."Kata Andromeda menolak karena peluit itu tidak higienis sambil menyeringai.


"Baiklah kalau kau tidak mau ." Kata Putih sambil memanyunkan bibirnya karena sebal karena tingkah laku Andromeda semakin menjadi-jadi.


"Deni kau saja yang bagian meniup peluitnya!" perintahku kepada Deni dan memberikan peluitnya.


"Baik Ketua OSIS." Kata Deni padaku sambil menerima peluit.


Bersiap-siap mendemonstrasikan game outbound lingkaran mahkota .


"Adik-adik lihat kami akan memperagakan game oubound berikutnya,yaitu lingkaran mahkota lihat baik-baik ya."Kataku kepada semua para siswa baru yang hadir di lapangan.


Karena kami harus melakukan dengan banyak anggota,agar lebih seru aku mengajak siswa baru sekitar 5 orang untuk menjadi anggota kami juga.


Kamipun melingkar sambil berpegangan dan menyanyikan lagu lingkaran.


"🎶 Lingakaran kecil-lingkaran kecil ,lingkaran kecil, lingkaran besar-lingkaran besar ,


lingkaran besar🎶,"Suara kami menyanyikan bersama-sama beberapa kali.


Sambil menyanyi kami bergerak melingkar membuat lingkaran kecil dan merapat,jika lingkaran besar kami pun meregang agak memperbesar.


Dan terdengar suara peluit dari Deni priiiiit.... tanda bahwa kami harus masuk kedalam lingkaran dengan diameter sekitar 1,5 meter itu ,dan harus kompak saling berpegangan erat dan berpelukkan.


Agar kami muat dalam lingkaran tersebut dan tak ada yang keluar garis.


Namun karena Andromeda kurang menyukai permainan ini,dia pun menarik lenganku dan memelukku erat agar tidak ada yang bisa menyentuhku,maksudnya dia tidak mau ada beberapa pria yaitu anggota OSIS dan para adik kelas menyentuh tubuhku.


Kemudian kaki Andromeda pun menendang semua para pria yang ada agar keluar dari lingkaran tersebut,yang tersisa hanya para perempuan,Aline,Shinta, Andromeda dan Aku yang sedang berpelukkan.


Alhasil semua murid tampak sangat senang dengan pertunjukan Andromeda.


Padahal seharusnya bukan begitu semua harus kompak masuk dalam lingkaran saling menjaga satu sama lain,karena tindakan Andromeda tersebut membuat Erick murka karena dia juga jatuh tersungkur di bawah.


"Sialan ...!"Erick mengumpat dan matanya merah menyala.


"Horeeee....kakak kereeeeennnn!" Suara dari para siswa laki-laki.


"Co cweeet....!" Teriakkan dari siswi perempuan.


"Astaga naga..."Kata Putih.


Andromeda nampak memerah pipinya namun berbeda dengan Erick yang sudah tidak tahan akan kelakuan Andromeda,yang seenaknya sendiri telah menendang semua pria yang seharusnya kompak masuk dalam lingkaran.


Bersambung...