
Aku pun yang sudah sampai di depan rumah Daniel langsung menuju bengkelnya, Akupun melihat Daniel sedang membenahi motor sportnya dengan teliti sekali .
"Hei, Daniel apakah kau sudah siap?"Kataku kepada Daniel.
"Tentu saja, ini sudah lebih dari siap,aku juga meminjamkan motorku untukmu, sedikit lagi akan selesai tunggu aku di situ saja, jangan kemari disini kotor banyak olinya!"Kata Daniel kepadaku agar tak mendekatinya.
"Baiklah aku akan menunggumu disini!"
Kataku kepada Daniel sambil melihat-lihat lingkungan sekitarnya.
"Ternyata disini tetap sama,aku sudah lama tak kemari?"Kataku kepada Daniel dan juga sambil mengamati sekelilingku.
"Apakah Ayahmu itu tak pernah berkunjung?"
Tanyaku kepada Daniel sambil melihatnya sangat fokus membenahi motor sportnya.
"Dia sibuk dengan keluarga barunya, juga tak pernah datang mengunjungiku!" Kata Daniel sambil membenahi motor sportnya.
"Bagaimana Ibumu, apa sama dia juga tak pernah mengunjungimu?" Tanyaku kepada Daniel dengan penasaran.
"T**entu saja seperti biasanya,dia tak pernah kemari sama sekali** !" Daniel pun menatap,
serta membenahi motor sportnya dengan sangat fokus lagi .
"Dunia ini memang penuh kejutan setiap dari kita selalu mendapatkan hal yang tak terduga dan mempunyai cerita masing-masing,jangan khawatir aku akan selalu mendukungmu,aku menganggapmu sebagai saudaraku!"Kataku pada Daniel sambil memandanginya karena dia tetap fokus dalam membenahi motor sportnya.
"Aku heran,kenapa kau tak keluar lagi dengan pacarmu yang waktu itu pernah kau kenalkan padaku,apakah dia meninggalkanmu?" Kataku kepada Daniel dengan penasaran.
"Dia...,kau tahu kan wanita selalu mencari pria yang lebih kaya!"Ucap Daniel padaku sambil tersenyum manis.
"Benarkah?,apa dia mencampakanmu,berani sekali ckkk?"Kataku pada Daniel tersenyum setelahnya.
"Suatu saat kita beri pelajaran,agar dia tahu apa artinya kehidupan ini yang sebenarnya"
Kataku kepada Daniel, dan menghiburnya supaya dia tak terlalu berlarut-larut dalam kesedihan.
"Hahaha,kau ini ada-ada saja,aku rasa semua wanita memang seperti itu,tak akan ada yang setia jika berhubungan dengan uang!" Daniel pun menghampiriku.
"Sudah selesaikah kau boleh mencobanya ." Ujar Daniel kepadaku sambil memberikan kuncinya.
"Hah... bersabarlah kawan!"Kataku kepada Daniel dan menghela nafas sambil menepuk pundaknya.
Akupun mencoba bianco dengan mengelilingi jalan dia sekitar rumah Daniel,walaupun tidak berkecepatan tinggi namun kurasa bianco lebih baik,karena sudah di benahi oleh Daniel.
Kemudian akupun mencoba motor Daniel ternyata motor Daniel lebih bagus,dan sangat nyaman mungkin karena sering di kendarai oleh Daniel,dan setiap hari di rawat dengan baik olehnya.
"Aku rasa sudah lebih dari cukup Daniel,kita siap bertempur malam ini!"Seruku kepada Daniel.
"Yang utama adalah keselamatan paham!"
Kata Daniel memperingatkanku dengan tatapan penuh makna.
"Baiklah aku paham,lagipula ini akan menjadi malam yang indah, kita akan bermain-main hari ini hahahhaha!"Kataku kepada Daniel sambil tertawa lepas.
🍁🍁🍁🍁🍁
Disisi lain Andromeda sedang fokus dengan ketiga bukunya, sambil duduk benar-benar memikirkan apa yang di maksud dengan kata Buku Tebal dan memusatkan fikirannya agar bisa segera memecahkannya . Dan pasti dia akan bisa meluluhkan hati kekasihnya itu .
kemudian mengingat-ingat kata Papanya saat di telepon,kemudian memejamkan matanya.
"Siapa yang akan membaca buku setebal ini,
siapa yang akan mau berlama-lama dasar ah menghabiskan waktu hanya untuk membaca buku ini?"Kata Andromeda sambil berfikir.
Dan Andromeda membalik bukunya beberapa kali masing-masing, dan melihat sinopsis dari buku tersebut.
Namun tetap saja tak dapat ide yang brilian, yang ia tahu hanyalah membaca adalah hal yang sangat membosankan, kenapa dia itu kan pria yang cerdas, berdedikasi, tampan amat rupawan dan tak bisa di tandingi oleh siapapun.
"Kenapa aku harus bersusah payah?, lagipula buku apa bisa setebal ini, haaa, lebih baik aku tidur." Gumamnya sambil melihat ketiga buku tersebut .
"Ckkk, gadis gila selalu saja dia itu, membuat aku pusing apa dia tak bisa memberiku hal yang menyenangkan saja?" Ujarnya sambil tersenyum ala berandal tengik .
"Apa yang kupikirkan, bagaimanapun juga aku harus tahu arti kata Buku Tebal sialaan ini?" Gumam Andromeda sambil mengernyitkan kedua alisnya dan menggaruk rambutnya itu.
"Haaaa, kenapa di mempersulitku haaaa!"
Beberapa menit kemudian dia pun teringat beberapa kata dari Daniel dan Papanya dan dia pun mulai memahami semua perkataan
Kemudian ia berfikir kembali, seakan ada ilham yang datang dari Yang Maha Kuasa ia telah mendapatkan jawabanya.Ia pun sangat girang dan loncat-loncat serta menari-nari sendirian seperti orang gila....
"Hahahahahah aku tahu Bingo...yess!"Teriak Andromeda sambil tertawa penuh semangat dan kemenangan.
"Hei, tanpa membacanya aku bisa menjawab pertanyaanmu, dasar gadis lamban, kau akan menyerah padaku." Serunya dengan sangat percaya diri, dan tersenyum sumringah bak anak kecil yang di beri permen kapas dan es krim dari Mamanya .
🍁🍁🍁🍁🍁
Kembali dengan Putih , Daniel yang sedang membicarakan tentang pertandingan malam ini.
"Daniel sebaiknya kita itu datang lebih awal sambil mengawasi!"Kataku pada Daniel dan menatap wajah dengan ekspresi datarnya.
"Benar, aku rasa malam ini kita pasti akan beradegan aktion,are you ready?" Seruku kepada Daniel.
"Bagaimana kalau para preman,mengerahkan pasukannya untuk melakukan apa saja dan membahayakanmu?"Kata Daniel kepadaku sambil mengernyitkan alisnya,tanda ia sangat menghawatirkanku.
"Tenang saja aku punya plan B dan C,kita bisa menggunakanya jika dalam keadaan genting!"
Kataku kepada Daniel sambil menatapnya tajam dan menyeringai.
"Baiklah,kita akan bersiap-siap kau pulanglah dulu nanti malam,setelah menutup tokomu kau akan ku jemput!"Kata Daniel kepadaku sambil tersenyum sangat manis.
"Baiklah,mari kita bersenang-senang!"Kataku kepada Daniel dan menepuk pundaknya.
Akupun kembali pulang di antar Daniel karena harus membantu Bibiku terlebih dahulu juga menunggu waktunya tiba bertempur untuk melawan geng motor tersebut.
Malam yang kian larut ini, membuat udara dingin bertambah menggigit,juga menusuk tulang ,detik jam kian bertambah sedikit demi sedikit dentingnya pun terdengar agak keras .
Suasana malam pastinya sangatlah sunyi bahkan suara tetesan air terdengar sangat jelas di telinga, tak ada makhluk satu pun yang masih bangun, mereka semua terlelap dia buai mimpi masing-masing . Dan aku masih tak memejamkan mata karena aku harus bisa menahan kantukku malam ini .
Namun masih ada beberpa motor, dan mobil yang berlalu lalang di depan jalan raya , tak menutup kemungkinan aku di temani suara bising mereka semua malam ini . Malam ini dingin dengan suara bising motor dan juga tetesan air .Udara dingin lampu jalan yang berkedip-kedip seraya meledekku .
Bersambung...
Karya ini hanya fiksi harap bijaksana dalam membaca dan mengambil sisi positifnya ❤