The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 83 "Gombalan"



Kami pun minum teh botol dingin di sore hari yang sangat indah itu.Kami berkumpul hanya untuk bersenda gurau bercerita dan saling bertemu.


Daniel,Anggara,Persi,Luna,dan Aku masih melanjutkan menanam bunga di teras toko Bibiku.


Sebenarnya mereka merencanakan jauh-jauh hari,rencana mereka adalah untuk menemaniku menjaga toko Bibiku,namun karena supaya aku tidak terlalu sungkan kepada mereka.


Mereka membuat alasan untuk menanam beberapa bunga di depan teras,dengan begitu ada alasan untuk membantuku, dan mengisi waktu luang di hari minggu kami yang ceria dan indah ini.


Mereka mengira aku tidak akan paham tentang rencana mereka itu,namun aku sangat paham dengan tindakan mereka kepadaku yang sangat tulus,dan aku sangat menghargainya. Karena bagiku adalah hal yang sangat luar biasa, bisa menemukan teman-teman yang sangat baik dan setia kepadaku.


Awan biru yang berkumpul di atas langit saat ini seperti yang sedang menjalin hubungan pertemanan,lihatlah mereka sangat indah.


Menggumpal berbentuk seperti kapas,ada yang berbentuk seperti kue awan,ada juga yang berbentuk hati ,seperti hatiku yang sedang berbunga-bunga.


Ada juga yang berbentuk seperti bunga,


seperti bunga yang kutanam dengan para sahabatku ini.


Mereka membawa beberapa macam bunga,


ada bunga mawar, bewarna-warni ada merah


putih, kuning, pink,orange, dan itu perpaduan beberapa warna.


Ada juga bunga lavender warna ungu, seruni dengan warna putih,ungu,pink,dan merah.Ada juga bunga krisan yang bewarna putih,bunga petunia bewarna ungu,merah, dan putih.


tililit...tililit...tililit...suara ponsel lamaku.


"Hallo Bi,ada apa?"Tanyaku kepada Bibiku.


"Daniel dan Anggara suruh bantu Bibi,untuk membawa makanan dan minumannya.Bibi sudah menyiapkan tinggal membawannya, karena terlalu banyak jika Bibi membawanya sendiri kurasa tidak bisa."Kata Bibiku agar menyuruh Daniel dan Anggara untuk pergi mengambil makanan yang sudah disiapkan Bibiku.


"Baiklah"Jawabku,dan Bibiku menutup ponselnya akupun juga.


"Daniel,Anggara cucilah tanganmu dahulu, kau di panggil oleh Bibiku, untuk mengambil makanan ayo kita makan bersama di gudang"


Kataku kepada Daniel dan Anggara.


"Ok"Jawab Daniel dan Anggara,sambil pergi ke kamar mandi,setelahnya mereka pergi ke rumah Bibiku untuk mengambil makanan kami.


Persi,Luna dan Aku pergi menuju ke kamar mandi,untuk mencuci tangan kami,setelah itu kami melebarkan tikar dan setelah itu kami juga merapikannya.Sekarang kami bersiap untuk makan tinggal menunggu Daniel dan Anggara tiba.


Beberapa menit kemudian Anggara dan Daniel sudah tiba membawa makanan untuk kami.


"Wah...Aku sudah lapar."Kata Persi sambil menahan air liurnya yang akan menetes.


"Apakah Bibi kesini juga."Kataku kepada Daniel.


"Iya masih dalam perjalanan sebentar lagi dia akan kemari."Jawab dari Daniel.


"Hei ,ini piring dan minumannya Bibi sudah bawakan" Kata Bibi sambil menaruh piring dan minuman di atas tikar,ternyata Bibi sudah sampai.


"Aku mau makan yang banyak."Kata Anggara sambil mengambil nasi tingginya hampir seperti gunung semeru.


"Hahahahaha."Semua serempak tertawa melihat tingkah laku Anggara.


Kami pun makan bersama duduk melingkar


hari ini Bibiku sedang memasak ayam bakar membuat sambal pedas manis,dan membuat es blewah yang segar dan mantul.


Aku sudah selesai makan dan meninggalkan piringku.


"Aku kedepan dulu."Aku berpamitan kepada mereka dan mencuci tanganku.


Kemudian menuju teras toko kulihat masih ada banyak kotoran dan tanah bekas yang tersisa.


Aku pun mengambil sapu dan menyapu serta membersihkannya.Aku pun melihat seperti ada orang yang mengintaiku dari belakang


Akupun melihat sekeliling jalan ternyata tidak ada seorangpun sama sekali, aku kira hanya perasaanku saja.


Aku pun kembali ke dalam tokoku,dan ada beberapa pelanggan yang masuk berbelanja.


Waktu terus berlalu teman-temanku yang sudah selesai makan pun ikut membatuku saat banyak pelanggan di toko.


Waktu menunjukkan pukul 19.00 wib.


Mereka sangat kelelahan kulihat mereka nampak lesu dan tahu bahwa pekerjaanku sangat menguras tenaga.


"Putih aku pulang dulu ya,aku kelelahan." Kata Persi kepadaku.


"Iya hati-hati."Kataku kepada Persi.


"Aku juga."Kata Anggara kulihat dia kelelahan karena jika hari minggu maka banyak orang yang berbelanja.


"Aku juga kak Putih aku ingin tidur di rumah."


Kata Luna sambil menundukkan wajahnya.


"Ya sudah aku juga pulang,kau ku tinggal dulu"Kata Daniel sambil membuka pintu toko.


"Iya hati-hati semua."Jawabku


"Terimakasih semuanya."


Dan duduk di samping freezer,


Drrrt...drrrt...drrt..


"Apakah masih sibuk?"Pesan dari Andromeda


"Sudah tidak terlalu."Jawabku kukirim ke Andromeda.


Drrrt...drrrt...drrrrrt..Andromeda membaca pesan dariku.


"Aitai naaa."Pesan dari Andromeda kepadaku dan dikirim.


Drrrt...drrrt...drrt.


Akupun membaca pesan darinya.


"Kangen nich."Balasku kepadanya dan di kirim.


Drrrt....drrrt...drrrt... Andromeda membaca pesanku dan tersenyum.


"Zutto issho ni itai."Pesan dari Andromeda dan di kirim.


Drrrt...drrrt...drrt...Akupun membuka pesannya.


"Aku ingin bersamamu selamanya."Jawabku kepadanya sambil tersenyum dan dikirim.


Drrrt...drrrt...drrt...Andromeda membaca pesan dariku dan mengetik balasan untukku.


"Kimiwa hana no youni kirei." Pesan dari Andromeda padaku dan di kirim.


Drrrt....drrrt...drrrt...Akupun membuka pesan darinya.


"Kamu cantik seperti bunga."Jawabku sambil tertawa dan mengirimnya.


Drrrt...drrrt...drrt..Andromeda menerima pesan dariku dan membalas chatku lagi.


"Anata mushi dewa ikite ikenai."Pesan dari Andromeda kepadaku di kirim.


Drrrt...drrrt...drrt..akupun membacanya dan mengetik artinya.


"Aku tidak bisa hidup tanpamu."Balasku kepadanya dan kukirim.


Drrrt...drrrt...drrrt...


Andromeda membaca pesan dariku dan dia pun merebahkan badanya ke tempat tidur mewahnya. Dan membaca pesan dengan kelopak mata yang akan mengatup.


Dia sudah kelelahan karena tugas sekolahnya sangatlah banyak sambil memberi pesan padaku.


"Anata no koto ga daisuki."Pesan Andromeda padaku dan di kirim.


Drrrt...drrrt...drrrt...


Aku yang membaca pesan darinya sambil tersenyum,karena dia sangatlah pandai,aku kira dia seorang pria yang bermulut besar saja,dan aku mengetik artinya di ponselku.


"Aku sangat menyayangimu."Jawabku sambil mengirimnya.


Drrrt....drrrt...drrrt...


Andromeda membaca balasan dariku dan mengetik lagi gombalan super berkelasnya itu.


"Anata wa watashi no taipu da."Pesan Andromeda kepadaku dan di kirim.


Drrrt...drrrt...drrrt...


Akupun membaca pesan darinya,dan mengetik artinya.


"Kamu memang tipeku."Balasku kepada Andromeda sambil tersenyum menatap kakiku yang sangat lelah berdiri berjam-jam dan di kirim.


Drrrt...drrrt...drrrt...


Andromeda langsung membaca jawabanku terlihat matanya akan segera terlelap namun dia mempertahankanya sambil mengetik gombalan bahasa jepangnya.


"Anata ga hajimete de,saigo yo."Pesan dari Andromeda kepadaku di kirim.


Drrrt....drrrt...drrt..


Akupun membaca pesan darinya dan menulis terjemahan diponsel baruku.


"Kaulah cinta pertama dan terahirku."Jawabku atas pesanya dan aku juga mengirim,


"Tidak mungkin,kau pasti berbohong."


Pesanku kepadanya dan kukirim.


Drrrt...drrtt...drrt...


Andromeda pun sudah terlelap kelelahan tidak membaca pesan terjemahannya dari kekasihnya tersebut.


Kemudian Putih mengirimi pesan lagi.


"Oyasumi,iiyume wo mite ne."Pesan Putih kepada kekasihnya yang sedang tertidur dan di kirim.


Hayooo apa artinya?


Bersambung...