
Kemudian Pleidas mendekati Andromeda dan berbisik di telinganya sambil berkata,
"Dengar jika kau masih saja berusaha berkata manis dengan mulutmu itu ku pastikan,video ini akan tersebar!"Ancam Pleidas agar bisa menang di hadapan banyak murid baru yang sedang berkerumun.
Nampaknya semua murid yang berkumpul sangat antusias,mendengarkankan kata-kata dari Pleidas dan Andromeda.
Terutama para sisiwi perempuan,mereka nampaknya ingin memberi dukungan penuh kepada Andromeda,agar tidak kalah dalam pertandingan kata-kata manis saat ini.
Aku pun melihat Andromeda sangat bangga karena sudah bisa menguasai emosinya,yang biasanya meledak-ledak.Dan sekarang ia bisa sedikit mengendalikannya, agar suatu saat jika ada musuh yang menyulut emosinya dia tidak akan mudah terpancing.
"A****ku cinta kamu."Kata Pleidas kepadaku sambil mendekatiku.
Andromeda saat ini diam tidak berbicara lagi seperti biasanya, dan menutup rapat bibirnya sambil menundukkan wajahnya.
"Ayo kak balas...!"Kata salah satu siswi baru untuk memberi dukungan kepada Andromeda.
"Ayo kakak tampan aku menunggu kata-kata manismu...!"Kata Salah satu sisiwi lainnya.
Namun Andromeda tetap diam,dia memilih kalah karena takut jika video dia baku hantam dengan Erick tersebar, maka Putih akan di hukum.
"Kamu cinta terahirku." Kata Pleidas kepadaku lagi,dan membawa coklatnya di sampingku.
"Wah,kakak tampan kenapa tidak membalas aku kecewa...!"Kata salah satu siswi lainnya lagi kepada Andromeda.
"Huuuuuu...!"Suara siswi lainnya.
"Aku mencintaimu sepenuh hati."Kata Pleidas sambil tersenyum penuh kemenangan karena bisa mempermalukan Andromeda.
"Kamu di hatiku selamanya."Kata dari Pleidas padaku lagi sambil mengamati kekalahannya pertama sang Andromeda yang angkuh dan sombong itu.
"Kamu adalah jiwaku."Kata Pleidas kepadaku sambil menarik tanganku agar aku berdiri di sampingnya.
"Kita lahir dari cinta."Kata Pleidas kepadaku sambil membungkukkan badannya, memberi coklat yang berbentuk buku padaku, seperti pangeran yang memberi hadiah pada sang putri.
Andromeda pergi meninggalkan lapangan karena muak dengan Pleidas.
Memegang tanganku karena Andromeda sangat tahu jika ia berulah maka aku akan terkena sanksi Sekolah.
"Terima cokelat nya ya,karena aku sudah menang melawan Andromeda." Ujar dari Pleidas kepadaku sambil menatap wajahku.
"Suit...suit...suit...!Prok... prok...prok...!"Suara riuh siulan tepuk tangan para semua murid baru di lapangan semua mata tertuju kepada kami,Aku dan Pleidas.
"Sorry I can't accept it,because I already have one soulmate of mine.Maaf aku tidak bisa menerimanya karena aku sudah punya satu belahan jiwaku."Kataku pada Pleidas menolak coklat pemberiannya,serta ungkapan cinta monyetnya itu.
Dan pergi menyusul Andromeda.
"Horee....kakak tampan menaaaang!"
Teriakkan riuh adik kelas.
"Fuuu**...!"Pleidas mengumpat.
Aku pun melihat Andromeda duduk di bawah pohon beringin dan merajuk.
"Hei apa kau marah kepadaku?"Tanyaku pada Andromeda dengan suara lirih dan lembut, sambil tersenyum manis karena dia bisa mengendalikan emosinya saat ini.
"Aku sangat sebal,dengan bocah tengik yang sedang ada di lapangan itu,rasanya aku ingin menghajarnya!"Kata Andromeda kepadaku sambil memalingkan wajahnya.
"Biarkan saja,itu tak berperpengaruh sama sekali denganku kemarilah aku ingin melihat wajahmu itu."Kataku kepada Andromeda.
Dia pun membalikkan wajahnya kepadaku sambil menekuk wajahnya yang tampan nan rupawan itu.
"Ayolah,sudah jangan marah kau hanya perlu mengabaikannya saja."Kataku kepada Prince Charming Andromeda sambil tersenyum bangga.
"Kau tak menerima cokelatnya?"Tanyanya sambil mengamatiku.
"Kau kan bisa membelikannya untukku beserta pabriknya juga,kau lupa?" Ledekku padanya agar dia tersenyum.
"Tentu saja."Ucapnya sambil tersenyum kepadaku,dia mendekat dan memelukku dengan erat.
"Kimi wo aishiteru yo."Bisiknya di telingaku sambil memelukku erat.
Akupun tersenyum merekah indah sepanjang masa,karena ulah berandal tengik ini yang dari karakter amburadul dan abstrak,berubah drastis menjadi Pria Bangsawan yang sangat berkelas dan mendebarkan detak jantungku saat ini.
"🎶And all along I belived I would find you,Time has brought you heart to me I have loved you for thousand years,I'll love you for thousand more🎶"
Aku merasa menjadi seorang gadis beruntung saat ini,karena Andromeda memang pria yang serampangan,liar,brutal,egois,keras kepala.
Suka tawuran,tak lunak dengan tata tertib,dan akan menggila jika dia bertemu dengan kata kalah,tapi hari ini setidaknya belajar menjadi pria yang sangat jantan menurutku mundur satu langakah, untuk maju seribu langkah .
"Mundur satu langkah, untuk maju seribu langkah, mengalah tapi untuk kemenangan"
Dia sangat tahu walaupun dia sangat jago dalam tawuran bersama berandal manapun, mampu menurunkun ego nya dan menerima kata kalah walaupun untuk pertama kalinya dalam hidup ini.
"Seperti apakah sifat manusia?"
"Orang baik bermulut kasar,orang jahat itu bermulut manis, orang yang baik hati berani bicara lantang, dan orang yang berani berdebat hatinya bersih dan jujur."
Beberapa saat dia melepaskan pelukkannya padaku.
"Kau tahu arti dari kimi wo aishiteru yo?"
Tanya Andromeda padaku lagi sambil memandang wajahku.
"Tentu saja,itu adalah makna yang sangat mendalam dan sakral di negara Jepang. ungkapan jika menjalani hubungan yang serius seperti melamar seeorang."Kataku kepada Andromeda sambil tersenyum dan tersipu.
"Lalu apa lagi?"Tanya Andromeda kepadaku.
"Tentu itu bukan ungkapan serampangan." Kataku kepada Andromeda .
"Lantas?"Tanya Andromeda.
"Karena kata itu hanya di ungkapkan oleh semua penduduk jepang untuk menyatakan cintanya kepada sepasang suami istri yang menikah bertahun-tahun lamanya."Jawabku kepadanya sambil tersipu malu.
"Dan satu lagi,kata itu juga di ungkapkan untuk sepasang kekasih yang mempunyai perasaan mendalam satu sama lainnya ."
Jawabku kepada Andromeda sambil tersipu malu dan tersenyum manis.
"Bingo."Kata Andromeda dengan bangga.
Andromeda pun tersenyum dan menatap wajahku.
"Bagus,kau sangat berwawasan luas,apakah kau pernah ke Jepang?"Tanya Andromeda kepadaku.
"Tidak pernah,tapi sering membaca tentang keindahan serta budayanya yang sangat disiplin tertata rapi dan bersumber daya manusia sangat tinggi."Kataku kepadanya.
Andromeda sambil menatap wajahnya,yang sangat berseri-seri .
"Apalagi yang kau tahu tentang jepang?" Tanya Andromeda dan mengamati ekspresi wajahku.
"Banyak, tentang penulis yang aku kagumi, dia tinggal di Negara itu." Ujarku lagi dengan tersenyum .
"Pak Gosho Aoyama."
"Iya, karena sangat keren." Jawabku
"Apa lagi?" Tanyanya.
"Ehm, disana walau kecil Negaranya banyak tempat wisata yang indah untuk di kunjungi." Jawabku lagi dan menatap wajahnya yang sumringah.
"Memang kau, tahu aku sering kesana lho." Ujar dari Andromeda lagi dan tersenyum.
"Benarkah?, berarti kau bisa bercerita banyak." Tanyaku dengan sangat penasaran sekali.
"Tentu saja sebanyak yang kau mau." Jawab dari Andromeda.
Bersambung...