
Aku pun beranjak dari tempat dudukku untuk segera mandi,karena badanku terasa lengket.
Saat dalam perjalanan pun para pelayan tuan muda Andromeda sudah rapi berbaris mereka mengenakan seragamnya, menyapaku.
"Selamat siang nona?"Sapa salah satu dari pelayan sambil membungkukkan badan.
"Selamat siang."Jawabku menundukkan badanku dan berlalu meninggalkan mereka.
Aku pun menuju kamar dan masuk kedalam kamar mandi yang sangat berkelas,bergaya Eropa dengan warna cream di padu padankan warna putih.
"Wah,memang kalau banyak uang enak sekali bahkan kamar mandi saja bisa bergaya haaa seperti ini."Gumamku sambil tersenyum dan kemudian menggelengkan kepalaku.
Akupun membersihkan badanku rambutku, setelahnya,aku pun mengganti pakaian serta berencana memasak sarapanku sendiri.
Ternyata saat aku keluar kamar ini ternyata Andromeda sudah bangun dari tidurnya,saat ini ia ada di depan pintu ruang kamarnya.
Berdiri sambil memandangiku yang baru saja mandi.
Rambutku basah terurai dan mengenakan celana jeans biru,serta kaos warna kuning.
Namun kulihat dia melamun dengan tatapan kosong serta berdiri mematung entah apa yang di pikirkanya. Dia mematung dan hanya berdiri di depan dinding serta entah apa yang ia bayangkan sehingga bisa menjadi seorang pendiam, aneh dan juga tak biasanya.
Benak Andromeda sekarang sedang liar dan berimajinasi, otaknya itu berlarian marathon
Karena dengan imajinasi yang sedang pergi rekreasi, dari pulau satu ke pulau lainnya,dan bisa saja dari daerah satu ke daerah lainnya.
atau bisa saja travelling pergi ke kutub utara naik, pesawat dan tak pulang-pulang, karena saking suka nya dengan hawa dingin .
Membayangkan kekasihnya yang polos itu berubah drastis menjadi gadis yang sangat lihai dalam menggoda Andromeda berganti pakaian yang sesuai keinginan Andromeda.
Menjadi dewasa sebelum waktunya, walau ini hanya imajinasi dia sangat sulit membedakan antara kenyataan dan juga hanya, ilusi, fiktif, dan juga imajinasi saja.
Karena sinyal dari fikirannya itu memberikan pemahaman yang berbeda dengan apa yang ia rasakan kali ini.
Jantungnya mulai berdesir berdentum tidak karuan. Dan membuat tubuhnya itu semakin panas dingin, membuat kacau tak bisa lagi di ungkapkan dengan kata-kata.
Jantung tuan Andromeda sekarang sedang terpompa dengan sangat cepat karena fikiran yang liar itu membayangkan gadis yang ia sukai,menjadi gadis yang sudah dewasa.
Dan mampu menggoda iman sang tuan muda ini membangkitkan gairahnya, daya tarik yang sangat sensual. Seksi dan menantang .😍☺
"Hai Andromeda auooo,bagaimana kalau kita bersenang-senang hari ini?"Ucap dari gadis dalam imajinasi Andromeda dan tersenyum.
Di telinganya sambil berbisik dengan nada menggoda serta mengedipkan sebelah mata nya , menggigit sudut bibirnya agar semakin on fire.
"Ya Tuhan apa ini?"Ucap Andromeda dalam hatinya, bayangan itu lenyap di susul dengan bayangan lainnya.
"Bagaimana kalau aku saja,bisa membuatmu melayang di udara seperti naik jet pribadimu." Tukas gadis liar dalam imajinasi tuan muda Andromeda yang kedua sambil menatap wajah tuan muda ini,serta memperlihatkan badanya yang seksi terbalut busana yang menggoda iman para lelaki sejagad raya.
Andromeda menelan selivanya,mengusap kelopak matanya,dan tak kuat lagi menahan gairah yang semakin membuncah dalam diri seorang pria,karena jiwa muda berapi-api.🔥
"Apa lagi ini!aku semakin kacau."Ujar tuan muda Andromeda sambil menggaruk rambut.
Dan bayangan itu lenyap di susul bayangan lainnya saat ini,
"Bagaimana kalau membaca buku denganku saja,lihatlah aku ini sudah mengenakan baju darimu cantik tidak?"Ujar dari gadis liar dalam imajinasi tuan muda ini .
"Ayolah,Hemm...ah..."Andromeda pun menarik nafasnya karena,gairahnya itu semakin pada level yang membumbung tinggi.
Kemudian Andromeda mulai berusaha mengendalikannya lagi.
Bayangan itu lenyap namun di susul dengan bayangan lainnya.
"Kau bilang mau mengajakku makan malam yang romantis hari ini,apa kau sudah lupa?"
Tanya gadis liar berikutnya dan gadis itu pun meliuk-liukkan badanya yang sangat seksi
Balutan busana pink cerah rambut panjang terkepang sangat anggun dan seksi,tentunya membuat gairah sang tuan muda memuncak lagi pada level tingkat dewa.
"Oh my Goooood!"Teriakan tuan muda namun di dalam hatinya sambil menelan selivanya.
Bayangan itu pun lenyap namun bayangan gadis liar lainnya muncul dalam benak tuan muda Andromeda ini.
"Aku akan menjadi sekertaris pribadimu ok hanya untuk hari ini saja ."Kata gadis liar ini. Mendekati Andromeda yang bergairah dan berhasrat layaknya pria normal lainnya.
"Oh Tuhan,kenapa?cobaanmu berat sekaliiii!" Teriakan Andromeda namun dalam hatinya sambil menahan hawa dan nafsu yang kian membuncah bagaikan bendungan air.
Yang akan segera rusak dan di terjang banjir bandang,nampak nya tuan muda masih juga bertahan dan memusatkan fikirannya agar dia tidak terjerumus dalam keadaan yang lebih lanjut.
"Kemarilah sayangku,aku akan memelukmu, apakah kau kedinginan?"Ujar dari gadis liar lainnya di dalam benak Andromeda membuat fikirannya semakin kacau balau,
Dan tuan muda Andromeda pun menelan selivanya lagi.
"Ayolah Tuuuhan! aku sudah berusaha sekuat mungkin,Hem Ahh!"Suara tarikan nafas sang tuan muda menandakan fikirannya sudah di penuhi hal yang tidak-tidak.
Bayangan liar gadis itu pecah,namun masih di susul dengan bayangan gadis liar lainnya.
"Lihatlah,gaunku sudah menggoda dan seksi belum?"Tanya gadis berikutnya, hanya dalam imajinasi Andromeda,sambil mengedipkan matanya sebelah dan bergelayutan manja di sekitar Andromeda.
Karena gaun ini agak transparan dan terlihat bentuk tubuh gadis liar yang menyerupai kekasihnya itu,kemolekan dan setiap sudut lekuk tubuhnya bisa terlihat dengan jelas.
Warna biru tua yang elegan, juga menawan membuatnya tampak ,seolah bayangan itu adalah nyata, berwujud seperti gadis yang ia cintai saat ini, dia hanya bisa berusaha sekuat mungkin memusatkan fikiran agar fokus bisa membedakan bahwa ini hanyalah imaginasi dan tak nyata baginya.
"Wah...apa lagi ini? astagaaa kenapa aku semakin kacau Ya Tuhan!,kenapa kau beri cobaan yang aku tak kuat lagi menahannya ayolah cukup!" Teriakkan Andromeda yang semakin kacau pikirannya karena beberapa bayangan gadis liar yang bergelayutan dalam fikiran liarnya.
Dan bayangan itu pecah berubah menjadi buih namun disusul dengan bayang liar lainnya.
"Hei,ayoolah tuan muda kita jalan-jalan ok!bukankah kau menginginkannya,come on baby!" Ajakan dari gadis liar berikutnya dan menggoda iman Andromeda yang sudah semakin goyah.
Menimbulkan percikan api,hawa dan nafsu ikut serta dalam hasrat laki-laki normal ini.
"Aku sudah tidak kuat lagi Arrrghhh." Erangan Andromeda.
Bayangan liar itu pun sirna namun di susul dengan bayangan liar lainnya...
Bersambung...