
"Semoga sifat serampangan, amburadulnya segera sirna,dan tak muncul lagi."Kata Putih dalam hati sambil memandangi wajahnya yang super duper tampan maksimal dan tersenyum.
Ternyata benar-benar Andromeda tertidur lelap seperti bayi,aku masih setia menunggu sampai dia terbangun.Dan memandang langit biru dan menikmati suasana yang nyaman ini.
Aku tidak bisa tidur dan memejamkan mataku sama sekali karena mungkin memakai rok mini ini,karena aku sudah terbiasa memakai celana panjang,maka dengan memakai rok/span mini ini menghalangi gerak-gerikku.
Jam menunjukkan pukul 17.30 sore pun akan di usir oleh sang malam,Andromeda mulai membuka kelopak matanya.Karena sangat lelapnya tertidur di hamparan rumput,dengan AC alami buatan Yang Maha Kuasa,tak terasa waktu pun akan berubah menjadi petang.
"Ayo kita kembali,apa kau masih mengantuk?" Tanyaku pada Andromeda kemudian sambil mengamati ekspresi wajahnya,kulihat mata agak merah karena saking terlelapnya tidur.
"Apakah nyaman tidur di hamparan rumput di Alam terbuka?"Tanyaku kepadanya dengan penasaran.
"Tentu saja,aku merasa berada di surga."Kata Andromeda dengan tersenyum.
"Hei,ayo kita kembali apakah kau tak lapar?" Tanyaku kepada Andromeda.
"Ayo kita cari makanan,kau mau makan apa?" Tanya Andromeda sambil bangkit dari tidurnya.
Dan menarik lenganku membantuku berdiri,
suaranya terdengar semakin berat,parau dan serak karena baru bangun dari tidurnya.
"Ayo kita jalan-jalan cari makanan yang dekat- dekat sini."Kata Putih kepada Andromeda sambil tersenyum.
"Baiklah..."Jawab Andromeda menggandeng tangan Putih menuju tempat parkir mobil,dan membukakan pintu mobil sambil memegangi kepala Putih takut terbentur mobilnya.
Mereka pun memutar kemudi mobilnya untuk mencari makanan,untuk makan malam hari ini.Dan Putih pun mengamati sekeliling area sekitar apakah ada makanan yang enak bisa di makan.Putih pun melihat orang berjualan sate di pinggir jalan yang biasanya ia beli.
"Berhenti kita makan itu saja."Kata Putih kepada Kekasihnya itu.
"Apa itu orang jualan makanan?"Tanya dari Andromeda sambil mengamati penjual sate.
Yang sedang asyik mengipas satenya itu di tungku arang,dan memutar tusukan sate agar matang merata.
Mereka pun menghentikan mobil di samping penjual sate,dan memarkir cantik.
"Sate ya pak,2 porsi sama nasi minumannya es jeruk segarnya 2 ."Kata Putih memesan sate untuk Andromeda juga .
"Iya mbk."Jawab Pak penjual sate itu.
Sambil menunggu sate matang kulihat mata Andromeda mengamati sekeliling tempat itu.
"Kenapa,kau tak pernah makan di luaran seperti ini?"Tanya Putih kepada kekasihnya tersebut.
"Iya baru kali ini,aku kencan denganmu makan di luaran,di sembarang tempat."Kata abang Andromeda sambil tersenyum dan menggaruk kepala,terus menggelengkan kepalanya.
"Cobalah kau harus bisa bersosialisasi dengan rakyat biasa,anggap saja misi penyamaran seorang pangeran menjadi seorang rakyat jelata,bagaimana?"Tanya Putih kepada Andromeda sambil mengamati ekspresi wajahnya.
"Terserah kau,jangan kau beri aku makan makanan yang ada lada dan cabainya aku tidak suka." Protesnya sambil memandang wajah Putih.
"Ehm,kau tak menyukainya tapi beberapa hari lalu kau makan pangsit,dan capjai buatanku itu memakai lada,malah sangat banyak."Kata Putih kepada Andromeda dengan polosnya sambil tersenyum melihat kelakuan aneh Andromeda.
"Benarkah,kenapa aneh sekali?,biasanya lidahku akan terbakar jika makan-makanan yang ada ladanya,aku tidak suka apalagi ada cabainya."Kata abang Andromeda sambil memanyunkan bibirnya yang seksi.
"Belajarlah makan-makanan ada ladanya dan cabai,aku rasa tidak masalah."Kata Putih kepada Andromeda sambil menatap wajahnya.
"Hei gadis lamban,bahkan kau mengetahui kandungan lada dan cabai,ckkk...apakah kau buku yang berjalan yang benar saja?"Kata Andromeda sambil menggelengkan kepalanya.
"Berhentilah membaca buku,aku sangatlah pusing dengan kandungan-kandungan yang kau katakan tadi."Kata Andromeda sebal dan sifat amburadulnya pun kambuh.
"Belajarlah memakai gaun dan rok seperti ini, daripada membaca buku dan membuatmu tahu segalanya,itu membuatku pusing memutar otakku!"Kata Andromeda dengan sebal lalu memandangi Putih yang memakai baju tidak seperti biasanya,baju khusus untuk bermain golf bewarna putih,untuk gadis konglomerat serta rok atau span mini membuat Putih tampak anggun dan elegan.
"Lihatlah kau tampak feminim jika memakai baju seperti ini."Kata Andromeda sambil tersenyum kepada kekasihnya tersebut.
"Tapi aku tidak bisa bergerak bebas."Kata Putih mengeluh.
Beberapa menit pun pesanan sudah terhidang di meja,nampak 2 porsi sate dan nasi beserta minuman es jeruk segarnya siap di santap.
"Ayo kita makan dulu."Kata Putih sambil menatap makanan dengan penuh nafsu.
"Ayo,tampaknya aroma sate ini lumayan."
Tukas Andromeda sambil memasukkan sate dalam mulutnya.
"Wah...lumayan enak."Andromeda menikmati sate serta sambil terlihat ekspresi wajahnya yang sumringah matanya terbelalak, itu pasti
menandakan sate yang ia makan terasa lezat.
Kemudian tak berselang lama di depan kami ada Ibu-ibu berteriak,
"Jambreeeeet.....jambreeeeet!"Teriakan seorang Ibu di depan jalan.
Putih yang mendengar langsung sigap memakai celana panjangnya,di hadapan Andromeda dengan tergesa-tergesa.dengan secepat kilat ia selesai mengenakannya.
"Hei apa yang kau lakukan?,biarkan saja ayo makan sate dulu,biarkan orang lain akan menanganinya."Kata Andromeda dengan egoisnya dan memegangi tangan Putih.
"Tidak akan ku biarkan lari,kau disini saja."
Kata Putih sambil melepaskan tangan Andromeda, dan secepat kilat lari mengejar jambret yang merampas tas ibu yang ada di jalan.
Putih kecil pun larinya sangat kencang mengejar jambret,dia melihat jambret yang lari masuk kedalam gang,dia pun menyusulnya.
"Sialan gadis itu,ccckk...tidakkah dia bisa mengabaikannya untuk hari ini saja apa dia Wonder Women?"Keluh dari Andromeda sambil menaruh uang di atas meja makan dan segera menyusul kekasihnya yang sedang mengejar jambret.
Andromeda pun dengan amat sangat terpaksa meninggalkan sate nya untuk mengejar Putih.
Dia pun celingukkan mencari kemana arah kekasihnya tadi lari.
"Kenapa larinya sangat cepat,gadis ini selalu saja ikut campur urusan orang!"Keluh kesah Andromeda sambil mengamati sekeliling jalan.
"Dasar gadis lambaaaan....!"Teriakaaan Andromeda sebal sambil berlari kencang mengikuti Putih.
Andromeda masuk ke dalam gang dan berlari sekencang-kencangnya,agar tidak tertinggal oleh kekasihnya tersebut.
"Ha...ha...ha..."Suara Andromeda yang yang tersengal,dia melihat Putih sedang mencari celingukkan mengamati sekitar,dengan teliti mencari jambret yang mencuri tas seorang ibu di tepi jalan.
Bersambung...