The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 14 "Penyakit jantung"



Mereka pun sudah kembali ke rumahnya masing-masing.


Di rumah Andromeda,dia pun masih sangat bingung kenapa jantungnya,bisa berlarian dan juga menimbulkan percikan api.


Berdentum-dentum seperti tabuhan dari gendrang.


"Ahhh...aku akan menahklukanmu sekarang jantuuuung!!!"Teriakan Andromeda sambil melompat ke dalam kolam renang miliknya terlihat riak gelombang air meliuk-liuk dari atas.


Beberapa jam kemudian.....


"Tuan Muda,apa kau belum lelah kau sudah berenang dua jam?,aku khawatir kau nanti terkena flu."Kata Hendrik pelayan Andromeda.


"Oh iya hendrik,panggilkan Sharon kesini,aku mau ia memeriksa keadaanku?" Kata tuan Andromeda sambil menyembul dari air setelah menyelam.


"Baik Tuan Muda,apa Tuan Muda sakit?"Tanya Hendrik lagi kepada tuan mudanya itu.


"Cepat bawa Sharon,tak usah banyak tanya?"


Kata Andromeda dengan tegas dan suara lantang.


"Baik,Tuan muda."Kata Hendrik pelayan ini sambil menundukkan kepala dan pergi.


Beberapa menit kemudian Andromeda keluar dari kolam renangnya.


"Kenapa jantungku?,Aku rasa sudah berhenti, baguslah Aku tau penawarnya!!! j aku hanya perluberenang."Kata Andromeda senang karena detak jantungnya normal kembali.


Selang beberapa saat Andromeda berganti baju dan menemui seorang wanita dia adalah Dokter Sharon.


"Bagaimana keadaanmu?"Kata Dokter Sharon kepada Andromeda.


"Aku tidak baik-baik saja?"Ucap Andromeda dengan lirih sekali.


"Oh ya aku mau tanya kepadamu,apa ciri-ciri orang terkena penyakit jantung?"Tanya Andromeda,dan sembari duduk di samping Dokter Sharon.


"Kenapa kau menanyakannya?"Tanya Dokter Sharon.


"Hei kau ku kan bayar mahal hanya untuk menjawab itu,kenapa kau keberatan seperti itu?"Kata Andromeda sambil memanyunkan mulutnya.


"Baiklah aku akan menerangkannya,pertama dadamu akan terasa tidak nyaman, kedua ada nyeri hingga sampai lengan , ketiga ada sakit menjalar kebagian rahang sampai punggung,


keempat detak jantung kerap tidak teratur,


kelima...." Ujar Dokter Sharon pada tuan muda Andromeda.


Belum sampai yang ke lima Andromeda sudah memotong pembicaraan,yang di terangkan Dokter Sharon kepadanya.


"Bagaimana detak jantung yang kerap tidak teratur itu?,apakah ia bunyinya seperti detik jam yang sedang berjalan?"Tanya Andromeda yang menimpali kata Dokter Sharon dengan sangat penasaran.


"Aish,dasar berandal kenapa?,kau sangat aneh hari ini mana ada hal seperti itu."Ucap dari Dokter Sharon pada tuan Andromeda.


"Hei aku serius,jika kau tak mau menjawab, jangan harap aku kasih tau alamat rumah Pamanku."Kata Andromeda mengancam.


"Hei,kau kira aku takut,aku bisa mencarinya informasi tentang pamanmu sendiri tanpa kau beri tahu."Kata Dokter Sharon tidak takut ancaman Andromeda.


"Sial wanita ini,kau makan gaji buta,kau tak melakukan tugasmu sebagai Dokter."Tukas Andromeda dengan sebal.


"Kalau begitu aku akan memeriksamu,dan melakukan tugasku pasien bandel?"Kata Dokter Sharon pada Andromeda dengan sangat sebal.


Stetoskop Dokter Sharon di tempelkan di dada Andromeda.Sambil mendengar dengan teliti. Dokter Sharon pun sudah memahaminya.


"Ehm...tidak ada apa-apa nomal-normal saja."


Kata Dokter Sharon sambil menagamati ekspresi Andromeda.


"Kau yakin,tapi kenapa aku tadi merasa tidak karuan?,seperti ada yang merasukiku."Kata Andromeda sambil menerangkan.


"Kau habis olahraga?"Tanya Dokter Sharon.


"Tidak."Jawab Andromeda dengan tegas.


"Kau darimana?"Tanya Dokter Sharon.


"Apa perlu sedetail itu?"Tanya Andromeda agak malu.


"Aku bertanya kau darimana dan apa yang kau lakukan?"Tanya Dokter Sharon penasaran kepo


"Aku bertemu temanku,dan mengajak bermain tembak."Kata Andromeda dengan sangat jujur.


"Ehm.menurutku mungkin bukan serangan jantung melainkan jantung lemah,kau mau melakukan CT Scan di tubuhmu?"Kata Dokter Sharon sambil mencatat keluhan Andromeda.


"Boleh,tapi apa harus pergi ke Rumah Sakit sekarang?"Tanya Andromeda dengan polosnya.


"Tentu ayo kalau kau mau,aku antar dengan mobilku saja?"Kata Dokter Sharon pada tuan Andromeda.


Beberapa Dokter terlihat menunduk menyapa tuan muda yang bodoh itu.Di ruang CT Scan Andromeda memakai baju rumah sakit dan mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


Setelah melakukan CT Scan pada semua anggota badan Andromeda,kemudian Dokter Sharon mendiagnosanya.


"Aku kira tidak ada masalah denganmu semua normal-normal saja."Kata Dokter Sharon.


Kalau menurut author yang baik hati rajin menabung dan bercocok tanam ini.


"Andromeda itu bodoh ya,kenapa orang yang sedang jatuh cinta , harus pergi ke Rumah Sakit, harusnya berkonsultasi dengan author


kenapa jantungnya di diskripsikan seperti itu?benarkan reader?"


"Apa benar?, jika terjadi lagi bagaimana, apa aku harus CT Scan lagi?" Tanya serius kepada Dokter Sharon.


"Boleh , jika ada gejala seperti itu lagi kau boleh mampir kesini lagi."Kata Dokter Sharon sangat heran.


Dan curiga kenapa anak bandel seperti dia itu yang biasannya tidak mau dan perduli dengan kesehatan , mau saja menjalani CT Scan segala.


🍁🍁🍁🍁🍁


Disisi lain,di rumah Putih Anggara dan bibinya sudah menunggu.


"Hei,kau pergi kemana?"Tanya dari Anggara dengan penasaran.


"Aku berlatih tembak."Kataku polos menjawab pertanyaan Anggara.


"Apa ? , mana ada orang berkencan berlatih tembak , kau sudah gila Putih , seharusnya kau mengajaknya ke bioskop?, dasar bodoh"


Kata Anggara sambil menggaruk kepalanya.


"Di bioskop ada apa?"Tanyaku pada Anggara.


"Ya ada film,kau aneh-aneh saja,jika aku yang berkencan dengan gadisku,yang dulu-dulu,aku selalu mengajaknya ke bioskop,mall,taman hiburan,game zone,lalu pulanganya candle light dinner,begitu mana ada orang berkencan pergi berlatih tembak,kau sudah gila....." Kata Anggara sambil memonyongkan bibirnya.


"Terserah aku,kenapa kau yang sewot?"Jawab Putih menimpali kata Anggara.


"Jangan bilang kalau kau terobsesi dengan film zombiemu , kau mau perang melawan zombie di masa depan , dasar wanita tidak romantis!!!" Kata Anggara dengan sebal dan memanyunkan mulutnya.


"Hei ,kau akan menyesal , tidak mau berlatih tembak sepertiku,memang suatu saat zombie akan berkuasa di muka bumi ini."Kataku pada Anggara, padahal aku hanya menggodanya .


"Aku kasihan dengan kakak iparku apa tadi dia pulang baik-baik saja,apa dia masih utuh?" Kata Anggara sambil mengernyitkan alisnya.


"Apa yang kau bicarakan aku tidak mengerti sama sekali?"Kata dari Putih polos sambil membuang mukanya.


"Kakak iparku terlalu bodoh,kenapa juga? kenapa membiarkan calon istrinya belajar menembak?,apa tidak suatu hari nanti akan menjadi boomerang bagi dirinya?"Kata-kata Anggara keluar dari mulutnya itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Kau kenapa tumben sekali mau membantu Bibiku?"Tanyaku padanya dengan penasaran.


Namun Anggara melamun membayangkan saat Putih akan di cium Andromeda jurus judo nya pun melayang , dan saat Andromeda ketahuan berselingkuh di tembak oleh Putih tepat di atas kepalanya.


"Dooooor!"Mampus dong Kakak iparku .


"Tamatlah riwayat kakak iparku."Kata Anggara sambil menepuk jidatnya.


Bibiku pun datang menghampiri kami,sambil


membawakan dua mangkok soto ayam.



Penampakan dari soto yang enak dan endul makanan khas yang ada di Negara Indonesia Raya, kita yang tercinta.


"Ayo makan dulu."Kata Bibi pada kami.


"Ayoooo!!Aku sudah lapar sekali."Kata Anggara.


"Kau harus berterima kasih dengannya karena dia sudah mau membantu Bibi, dan menata barang yang sangat banyak hari ini." Ujar dari Bibiku padaku.


Aku lihat Anggara sangat mencurigakan sekali.


"Apa ada yang kau sembunyikan padaku?" Tanya Putih sangat penasaran.


"Tidak ada,ayoo makan lihat soto ini sangat enak!!"Kata Anggara padaku sambil menikmati makananya dan menggeleng-gelengkan kepala.


"Oh iya Putih,pria yang mengajakmu keluar tadi sangatlah santun,dia mengijinkanmu padaku untuk membawamu keluar,sebagai gantinya Anggara membantuku."Kata Bibiku sambil menatap wajahku.


"Benarkah , setahuku anak itu tidak punya sopan santun atau tata krama?"Kata Putih dengan sangat heran.


"Cinta kadang kala bisa membuat bodoh.tapi kebodohan itu terasa sangat manis jika di ingat-ingat, benarkan para reader....


Bersambung....