The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 76 "Misi Penyelamatan 2"



Daniel yang sudah masuk duluan ke dalam gudang botol bekas,kemudian menghampiri Putih,serta melihat keadaan Putih yang penuh luka gores dan berdarah di tangannya, juga di beberapa tubuhnya,sambil melepaskan ikat tali di kakinya.


"Cepat...berikan jaket dan sarung tanganmu itu kepadaku!" Ujar dari Putih kepada Daniel karena dia tahu Andromeda akan mengikuti Daniel dari belakang.Jika Andromeda sampai melihat Putih berdarah maka Hemophobianya akan kambuh dan sangat merepotkan.


Daniel melepas jaketnya, sarung tanganya ,


dan di berikan kepada Putih.Dengan secepat kilat Putih memakainya agar tak terlihat oleh Andromeda, dan menyeringai kesakitan.


Karena tanganya tergores oleh pecahan kaca botol, yang dia gunakan untuk membuka tali di tangannya.


"Siaaal!" Putih mengumpat.


"Apa yang terjadi denganmu ,kenapa kau sampai di sekap Diego?"Tanya dari Daniel penasaran karena Putih bisa membela dirinya selama ini,tak pernah tertangkap siapapun.


"Nanti saja ceritanya, apakah kau kemari dengan Andromeda ?" Tanya Putih pada Daniel.


Namun belum sempat Daniel menjawab Andromeda sudah masuk kedalam gudang botol bekas itu ,dan menghampiri Putih.


"Hei ,apa kau baik-baik saja."Kata Andromeda kepada Putih sambil mengamati apa ada luka di tubuhnya.


Karena Putih memakai jaket sarung tangan Daniel ,maka Andromeda tidak mengetahui luka-luka di tubuh dan di tanganya.


"Iya aku tidak apa-apa."Kata Putih sambil menahan sakit tanganya yang tergores pecahan botol.


Daniel mengetahui jika Putih ingin menutupi dan menyembunyikan, semua luka di tubuh tanganya tersebut pada Andromeda.


kemudian menundukkan badanya dia hanya


Berpura-pura tidak tahu.


"Apa yang kau lakukan,kenapa kau ini selalu membahayakan dirimu sendiri ,Diego sering membunuh orang di Manhattan kau harus berhati-hati denganya,apakah kau tahu aku sangat mencemaskanmu!"Kata Andromeda sambil memeluk Putih dengan erat karena sangat khawatir.


Daniel pun mengalihkan pandanganya, karena ada adegan romantis sepasang kekasih yang sedang menghawatirkan satu sama lainya.


Ada seseorang dari balik pintu gudang botol bekas tersebut membuka kunci pintu,Ceklek


Ternyata Diego dan anak buahnya semua sudah mengetahui Andromeda dan Daniel menyusup kedalam kawasan mereka.


Terlihat Diego pun menyeringai dengan mata merah menyala ,seperti serigala yang akan menerkam mangsanya.


"Wah... kalian sudah berkumpul rupanya!"Kata Diego sambil duduk di bangku, menyalakan rokok cerutunya.


Andromeda yang melihat Diego,sangat murka sekali karena berani menyekap kekasihnya.


"Beraninya kau,menyentuh gadisku ,apa kau sudah bosan hidup!"Kata Andromeda kepada Diego sambil menatapnya tajam dan menyeringai.


"Kau sangat sombong dan percaya diri,sama seperti aku bertemu denganmu di Manhattan


aku hanya bermain-main dengan gadis ini!"


Kata Diego sambil melirik ke arahku.


"Hei,seharusnya jika kau pria jantan jangan memukul dari belakang,ingat ya permainan harus sportif,tanpa adanya kecurangan!"


Kataku kepada Diego sambil mengambil ancang-ancang untuk menghajarnya.


"Oew... aku takut sekali."Diego meledekku.


"Kalian pasangan pas, keduanya sangat percaya diri,dengar aku sudah membunuh banyak orang ,jadi sangat mudah jika aku membunuh kalian disini!"Kata Diego kepada kami sambil memberi tanda kepada anak buahnya.


Beberapa saat Chelsea di bawah kedalam gudang ,untuk diperlihatkan padaku sebagai tawanannya.


Dia tahu bahwa aku akan menuruti segala permintaannya jika Chelsea di jadikan tawananya.


Kulihat Chelsea di ikat dan mulutnya itu di plester.


"Hei,apa kau gila ,kemarilah biar aku saja yang menghajarnya !"Kata Andromeda,namun di halangi oleh Daniel, karena Daniel paham betul Putih selalu melakukan tindakan yang sudah ia rancang dengan sematang mungkin.


"Bagaimana kalau kau melepaskan mereka bertiga ,dan aku sebagai tawananmu."Kata Putih kepada Diego.


"Kau benar-benar gadis cerdas,aku sangat menyukaimu ,aku belum menjelaskannya kau sudah paham maksud ku membawamu ke gudang ini Hahahahah!"Kata Diego sambil tertawa puas karena yang dia inginkan akan segera terwujud,namun dia lupa gadis yang ia temui bukanlah sembarang gadis.


"Lepaskan tali Chelsea dan biarkan mereka pergi!"Ujarnya pada Diego sambil dengan tatapan tajam menyala dan menyeringai.


"Apa aku terlibat bodoh,di matamau hahaha!" Diego sambil tertawa meledekku.


"Bagaimana jika aku bisa melawan salah satu dari kalian, ingat pilihlah yang paling terkuat diantara kalian, dan jika aku menang dengan sekali tendang saja ,maka bebaskan kami!"


Ujarku kepada Diego sambil menatapnya dengan tajam dan menyeringai seperti singa betina.


Akupun mengencangkan tali sepatuku dulu. Andromeda yang melihatku bernegoisasi dengan Diego,sangatlah terkejut karena gadis kecil yang dilihatnya,tidak seperti yang dia bayangkan,karena sangat berjiwa pemberani dan tidak takut dengan apapun dan siapapun.


"Bos jangan percaya gadis itu,dia selalu mempunyai tipu muslihat,kami tak pernah menang sekalipun dalam taruhan yang ia buat!"Kata Anak buah Diego agar tidak mau menyetujui taruhan yang aku buat.


"Hemmm,kau takut."Kataku sambil berdiri setelah membenahi tali sepatuku.


"Sayang sekali,hanya badanmu yang besar namun nyalimu tak lebih besar dari seekor semut!"Ujarku dengan memprovokasi agar dia mau menerima tawaranku.


"Gadis tengik,beraninya kau mengatur aku!"


Kata Diego sambil membuang sisa puntung rok** cerutunya, dan memberi tanda agar membawa anak buahnya yang besar tinggi dan berbadan tegap,serta paling terkuat di antara mereka .


"Bagus kau menyetujui tawaranku."Kataku kepada Diego.


Karena tahu aku dalam bahaya Andromeda menarik lenganku dan berbisik.


"Hei,apa kau sudah gila lihatlah lawanmu?" Kata Andromeda kepadaku,namun aku tak menghiraukanya dan maju lagi berhadapan dengan anak buah Diego yang terkuat itu.


Daniel memegangi Andromeda agar dia tidak mengganggu,dan menyuruhnya untuk tetap tenang.


"Percayalah dengan Putih,kau akan tahu apa yang akan dia lakukan?"Kata Daniel kepada Andromeda agar tetap tenang dan tersenyum karena Daniel tahu apa yang akan dilakukan sahabatnya itu.


Dan kami berdua mengambil ancang-ancang untuk saling melawan satu sama lainya.


"Lihatlah dengan baik-baik."Kataku kepada semua laki-laki yang brengsek yang sedang berkumpul di situ.Diego dan anak buahnya.


Dan pertarungan pun dimulai.Aku mengambil ancang-ancang dan mengumpulkan semua energiku untuk melakukan tendangan super.


Anak buah Diego pun beberapa kali sudah menyerangku namun aku hanya menghindar darinya.


Setelah dia lengah aku melakukan tendangan bebas super kuat yang kulayangkan dengan sepenuh tenaga ,pada kedua bola kehidupan untuk para pria sejagad raya.


Dan menghancurkannya tak bersisa seperti telur dadar,agar masa depannya itu hancur berkeping-keping.


Andromeda dan Daniel menatapku penuh ketakutan ,karena gadis polos yang ia lihat berubah menjadi gadis perusak masa depan pria.


Dan anak buah Diego yang tekuat itu pun tumbang, mengerang kesakitan


"Arghhhhhh,, Bruuuuggghhh!!!"


Jatuh tersungkur seperti bison yang sudah kehilangan nyawanya.


Aku berdiri di depan Diego ,"inilah akibatnya jika kau bercita-cita merusak masa depan para gadis, aku seorang gadis bercita-cita merusak semua masa depan para pria disini!" Kataku kepada semua pria di situ dan juga menyeringai


Mereka hanya menatapku dengan pandangan terkejut.Dengan mulut terganga, dan sambil membayangkan yaitu dua bola kehidupanya sudah menjadi telur dadar pecah berantakan tidak menyisakan masa depan.


Bersambung...