
Andromeda pun dengan semangat membalas pesan dari kekasihnya tersebut.
"I see my future in your eyes."Pesan dari Andromeda untuk kekasihnya tersebut lalu di kirim.
Drrrt...drrrt...drrrt... Putih pun membuka ponselnya dan membalas pesan Andromeda.
"Aku melihat masa depanku di matamu."
Jawab Putih dan di kirim ke Andromeda.
Drrrt...drrrt...drrrrt... Andromeda membuka ponselnya dan melihat pesan balasan dari kekasihnya tersebut, terlihat matanya pun berbinar dan memancarkan kebahagiaan.
Dan mengetik pesan lainnya untuk Putih.
"I feel so lucky to have you."Pesan Andromeda dan dikirim ke Putih.
Drrrt...drrrt...drrrt...dan Putih membaca pesan dari Andromeda sambil keluar toko untuk melihat teman-temannya .
"Hei,apakah kalian membawa pot bunga,tadi kalian tidak mendengarku saat aku bertanya?" Tanya Putih kepada teman-temannya.
"Iya kami sudah membawanya."Jawab Persi sambil mengamati sahabatnya tersebut.
Persi menghampiri Putih sambil mengangkat tanganya karena kotor terkena tanah dan pupuk,dan mendekat kepada Putih sambil melirik Putih yang sedang asyik mengetik jawaban di ponselnya.
"Kau ini,membuatku iri,lihatlah kau sedang apa? oh.... kau saling melontarkan gombalan dengan kekasih barumu itu."Kata Persi sambil menatap Putih dan mengerucutkan bibirnya yang seksi itu.
"Hemmm kau ini kapan aku begitu?"Kata Persi kepadaku dengan iri.
"Ckkk aissh...kau ini iya nanti pasti akan ku atur pertemuanmu dengan Erick."Kata Putih kepada Persi,dan melanjutkan menjawab pesan Andromeda.
"Ya sudah aku kembali menanam lagi."Kata Persi sebal dan tersenyum masam karena sampai sekarang dia masih menjomblo,namun sahabatnya sudah lebih dulu sold out.
"Aku beruntung memilikimu."Jawab Putih kepada Andromeda dan di kirim.
Drrrt...drrrt...drrrt...Andromeda memalingkan pandangan dari laptopnya dan membuka ponselnya,kemudian tersenyum sambil mengetik pesan berikutnya.
"I love you,only you, it will only ever be you." Pesan Andromeda dan di kirim ke Putih.
Drrrt....drrrrt...drrrt...Putih melihat ponsel
seketika terkejut namun dia tetap mengetik balasan untuk kekasihnya tersebut dan merona pipinya.
"Aku mencintaimu,hanya kamu,hanya ada dirimu."Balas Putih kepada Andromeda dan di kirim.
Drrrt...drrrtt...drrrrt...
Andromeda membuka ponselnya berteriak "Bingoooooooo!" kemudian melemparkan ponsel ke kamarnya dengan serampangan.
Sambil meloncat kegirangan menari-nari dan sambil meliuk-liukkan badanya.
Seketika para pelayan yang lewat di depan kamarnya terkejut mendengar teriakkan tuan mudanya itu.
Putih dan Andromeda sama-sama merona pipinya, tersenyum karena bahagia saat ini
hanya beberapa gombalan dengan modus memperbanyak kosa kata ,Andromeda pun berhasil membuat Putih mabuk kepayang oleh kata-kata nya tersebut.
Andromeda mengambil ponselnya kembali dan memberi pesan baru untuk Putih.
"Thruth is,I miss you. All the time and every second, every minute,every hour,every day." Pesan Andromeda kepada kekasihnya dan di kirim sambil tersenyum dan merona pipinya.
Drrrt....drrrt...drrrt...
Lalu Putih membuka pesan dari Andromeda sambil membuka pintu tokonya pergi ,lalu ia meninggalkan teman-temannya yang sedang asyik menanam bunga.
"Dasar laki-laki ini kenapa sangat ahli sekali dalam menggombali para gadis?,berapakah banyak gadis yang ia gombali,karena terlihat sangat mahir." Batin dari Putih dalam hatinya sambil menatap pesan, tersenyum,mengetik balasan untuk Andromeda.
"Kenyataanya , aku merindukanmu, setiap saat,setiap detik, setiap menit, setiap jam
setiap hari."Balas Putih ke Andromeda dan dikirim.
Drrrt...drrrt....drrrt...dan Andromeda membuka pesan dari kekasihnya.
"Sial... kenapa aku tadi pulang?,seharusnya aku menempel seharian denganya kalau tidak karena tugas ini." Ujarnya sangat sebal sambil menatap laptop miliknya.
"Having you in my life,makes everything so special,and beautiful.Just like you?"Pesan Andromeda kepada Putih dan dikirim.
Drrrt....drrrt...drrrt... Putih membaca pesan Andromeda berikutnya,sambil menatap ponsel terseyum sumringah.
"Ada kamu dalam hidupku, dan membuat segalanya menjadi begitu spesial dan indah
Seperti dirimu?"Balas Putih dan di kirim.
Drrrt...drrrt...drrt...Andromeda dengan sigap membuka layar ponselnya dan mebaca pesan dari Putih.
"Gadis ini padahal dia bilang tidak terlalu bisa bahasa Inggris kenapa dia bisa mengartikan semua gombalanku?"Kata Andromeda dalam hatinya.Dan melanjutkan mengetik gombalan yang berikutnya.
"I wonder if you smile at my texts like I smile at yours."Pesan Andromeda dan di kirim.
Drrrt...drrrr...drrrt...Dan Putih menerima pesan lagi dari Andromeda,kemudian mengetik jawabannya kembali di layar ponselnya.
"Aku tebak saat kamu ikut tersenyum pada pesanku seperti aku ini tersenyum kepada pesanmu." Jawab Putih kepada Andromeda sambil tersenyum menatap layar ponsel barunya dan di kirim.
Drrrt...drrrt...drrrt.. Andromeda pun membuka ponselnya lagi dan berpikir bagaimana kalau, dia mengganti gombalannya dengan bahasa jepang pasti Putih akan kesulitan menjawabnya.
"Bingo."Kata Andromeda pada dirinya sendiri.
"Anata ni muchuu da."Pesan Andromeda pada Putih dan di kirim.
Drrrt...drrrt...drrrt...
Putih terkejut karena Andromeda memberi gombalan dengan bahasa jepang,Putih yang cerdas tak kehabisan akal,dia pun membuka kamus di googlenya kemudian mengetik jawaban di ponselnya.
"Aku gila karenamu."Balas Putih kepada Andromeda.
"Sudah nanti saja di lanjutkan, aku sekarang mau membantu teman-temanku menanam bunga di depan teras toko,nanti kita lanjutkan
ok." Pesan Putih dan di kirim ke Andromeda
Drrrt...drrrt...drrrt..Andromeda pun membaca pesan Putih ,kemudian dia mengetik balasan .
"Ok "Balas Andromeda,dan dia meneruskan mengerjakan tugas Sekolah di laptop miliknya.
Putih pun keluar menuju teras tokonya dan memasukkan ponselnya tersebut di saku celananya.
"Ayo sini aku bantu, apa yang harus aku lakukan?,kenapa banyak sekali bunganya?Tanya Putih kepada semua teman-temannya.
"Kau membantu menata saja yang sudah kami masukkan dalam pot,dan memberi nama bunga-bunga itu."Kata Daniel kepadaku.
"Baiklah... untuk apa diberi nama?,tidak usah lagian akan terbang tertiup angin" Jawabku kepada Daniel.
"Terserah kau,hei kenapa pipimu merona" ,kau sedang apa?apakah kau demam?" Tanya Daniel kepadaku.
"Tidak "Jawabku.
"Ehmmm..ehmmm "Dan Persi pun berdeham.
"Tentu saja pasti dia malu "Kata Anggara .
"Dengar apa yang membuatmu malu sampai menjadi buah tomat,apa kakak ipar berbuat sesuatu kepadamu?" Anggara menggodaku sambil menggerakan tanganya yang seperti kekasih yang sedang berciuman.
"Kau gila mana mungkin."Jawab Putih kepada teman-temannya,dan semakin memerah pipinya.
"Oi...oi... kau ini."Kata Anggara menggodaku sambil mendekatiku.
"Hei sudah jangan meledekku."Kataku kepada Anggara.
"Kak,bolehkah kami minta minuman yang dingin kami agak haus."Kata Luna kepadaku .
"Ambil saja sesukamu"Jawabku pada Luna.
Luna pun masuk ke dalam toko mengambil beberapa minuman teh botol dingin,setelah itu kembali ke teras, membagi minumannya kepada kami semua.
Bersambung...