The Power Of Ice Girl

The Power Of Ice Girl
BAB 71 "Venus"



Venus adalah Planet yang mirip dengan Bumi kadang-kadang Planet ini disebut sebagai kembaran Bumi"Planet saudara" Bumi.Karena ukuran,gravitasi,dan komposisi yang mirip dengan Bumi.


Namun dalam hal lain sangat berbeda dengan Bumi.Memiliki Atsmosfer terpadat diantara empat Planet kebumian,terdiri dari 96% karbon dioksida.Tekanan Atsmosfer permukaan Venus 92 kali lebih besar dari Bumi.


Dengan rata-rata suhu permukaan sebesar 735K (462°C,863°F).Hal ini cukup untuk melehkan timah,atau logam lainnya.


Venus merupakan Planet terpanas di Tata Surya Planet ini tidak memiliki siklus karbon yang merangkap karbon dalam batuan dan kenampakkan permukaan.Tidak memiliki kehidupan organik yang dapat menyerap karbon dalam bentuk biomassa.Dan hanya memiliki sedikit air.


Venus diselimuti oleh lapisan buram yang terdiri dari awan asam sulfat.


Venus berotasi ke arah berlawanan,jika dilihat dari atas,Venus berotasi pada porosnya dengan arah berlawanan dengan kebanyakan Planet.Ini berarti Matahari di Venus tampak terbit dari Barat dan terbenam di Timur.


🍁🍁🍁🍁🍁


Lanjut pada cerita,


"Hei...,pergilah kau menggangguku!"Kata Andromeda sambil mendorongnya agar menjauh darinya.


"Siapa dia?,apa yang dilakukannya disini?"


Tanya gadis itu kepada Andromeda.


Aku pun berpura-pura tidak mendengarkan percakapan mereka,dan memakan sarapanku sambil melihat pemandang diluar kaca ,


"Waw memang sangat indah pemandangan di taman Sekolah Andromeda."Ucapku dalam hati.


"Namun kenapa anak ini selalu membolos dan pergi ke Sekolahanku yang kecil itu?"


Tanyaku namun hanya dalam hati kecilku.


"Hei Venus,aku sudah bilang padamu pergilah


menggangu kami!"Kata Andromeda kepada gadis itu.


"Kau ingin tahu,siapa gadis ini....! She's my girlfriend ..!"Kata Andromeda kepadanya dengan tegas.


"Apa...!gadis ini,apa penglihatanmu kabur?"


Kata gadis itu kepada Andromeda dengan melotot dan menyeringai.


"Hei,Venus dengarkan kau itu yang kabur,


matamu yang tidak berfungsi dengan baik!"


Kata Andromeda sambil melotot dan juga menyeringai kepada gadis yang bernama Venus itu.


Dia yang merasa,bahwa kecantikan yang dia miliki mewakili sejuta umat,bahkan milyaran umat sekalipun didunia dan akhirat.


Tidak terima karena tergeser olehku.


Dan dia pun duduk di sampingku,sambil mengamatiku seperti ibu-ibu yang sedang belanja di pasar loak.


Dari atas kebawah,dari bawah keatas,sangat teliti dan tak ada satupun yang luput dari pandanganya.


Aku tahu dengan ekspresi matanya itu bisa


menunjukkan bahwa Dia tak senang dengan kehadiranku saat ini.


Kulihat Dia pun sudah siap-siap menghujatku.


"Wajah pas-pasan, pendek,dadanya rata, dan lagipula dia kan Sekolah di sebrang , kenapa kau memilihnya Andromeda!"Protes Venus dengan lantang kepada Andromeda sambil melotot kepadaku dan penuh emosional.


"Apa urusanmu,terserah akulah lagipula,apa


hakmu mengatur aku?"Tanya dari Andromeda kepada Venus.


"Hei,tak bisakah aku saja yang kau pilih kita saling mengenal satu sama lain , dan kita juga sama satu level!"Kata Venus kepada Andromeda karena kesal dia memilih gadis yang tak begitu lama mengenalnya.


Aku rasa Venus ini adalah teman Andromeda mulai kecil dan sangat amat mengenalnya.


dengan kemarahannya yang seperti itu.


"Kita hanya berteman,jangan melewati batas atau jangan pergi ke Sekolah besok!" Tukas dari Andromeda kepada Venus ini sambil memasukkan kedua tanganya kedalam saku celananya dan mengalihkan pandanganya.


Venus yang tak terima dengan penolakkan Andromeda secara gamblang,melampiaskan kemarahannya kepadaku , dengan cara yaitu menyiramkan minuman ke atas kepalaku.


"Hei,biarkanlah otakmu merasa segar sejenak,


pahamlah posisimu, pergilah dari Sekolahan ini,kau tahu banyak serigala disini, paham...!"


Kata Venus sambil mengancamku setelahnya menaruh gelas minuman tersebut karena puas menyiramku, berharap aku takut dengan gertakkanya.


Akupun berdiri dan menatap wajahnya yang marah dan kesal denganku.Aku menikmati kekesalannya dan menyeringai seperti serigala yang mempunyai maksud untuk membalas serigala yang lainnya.


"Hemmm ...hahahahaa!"Aku pun tertawa seperti Psikopat yang ada di adegan-adegan film thriller.


Andromeda bingung karena kenapa aku tak membalas perlakuan Venus,namun aku pun tertawa seperti orang gila.


Dan Venus yang tahu kalau aku tak merasa terintimidasi olehnya,semakin marah.Kulihat wajahnya seperti gunung merapi yang akan meletus.Raut wajahnya pun semakin merah padam .Sama dengan perangai Planet Venus yaitu Planet terpanas di Tata Surya.


Mungkin suhu tubuhnya akan meningkat sejalan dengan kemarahanya tersebut kepadaku.Namun aku tetap tenang seperti Planet Bumi.Dan mengamati ekspresinya.


"Kenapa harus marah dengan hal seperti itu?"Kataku namun hanya dalam hatiku saja.


Dia pun melayangkan tanganya kepadaku,


namun kutangkis dengan secepat kilat.


Sambil berbisik kepadanya.


"Dengar Planet Venus,belajarlah meredam emosimu itu, ambilah pelajaran dari Ruang Beauty Center Kau pasti sangat memahami maksud dariku!"Aku berbisik di telinga Venus tanpa di ketahui Andromeda,lalu membenahi seragam press body nya itu agar rapi kembali lalu meninggalkanya bersama Andromeda.


Terdengar dari kejauhan pun,ada suara piring melayang kemana-mana,dan meja terdengar "braaaakkk" dan teriakkan serigala yang kehilangan giginya.


"Auuuuwwwww!"Suara Venus melolong.


Akupun tersenyum penuh kemenangan. Andromeda mengamatiku dan takut kalau salah paham dengan Venus.


"Apa Kau tidak apa-apa?"Tanya Andromeda kepadaku sambil menyeka rambutku yang basah kuyub.


"Ha... tentu saja tidak apa-apa,lumayan menyegarkan!"Kataku kepada Andromeda sambil pergi ke kamar mandi perempuan.


Andromeda tetap setia menungguku sampai Aku selesai,membersihkan diriku.Beberapa menit kemudian Aku keluar kamar mandi.


"Ayo ikuti aku kutunjukan,beberapa fasilitas Sekolahanku lainya!"Kata Andromeda sambil menarik lengan tanganku.


Kami berada di dekat Kolam renang indoor yang sangat mewah saat ini.



Dan aku melihat bayanganku yang berdiri di atas kolam renang ini mulai pecah karena,riak ombak air kolam renang bergerak.


Aku pun berdiri mematung merefleksikan diriku sendiri.


Andromeda mendekat dan mulai mengangkat suaranya.


"Venus adalah temanku ya, anak dari Ketua Dewan Komite Sekolahan,kami satu Sekolah mulai dari TK sampai SMA !"Kata Andromeda dengan lirih,Dia menjelaskan kepadaku agar tidak salah paham.


"Kenapa kau menjelaskannya kepadaku?,aku bukanlah orang yang mudah di hasut atau di pengaruhi orang lain,"kataku kepada tuan Andeomeda ini.


"Namun aku melihat dia sangat kecewa dan tidakkah itu merendahkan seorang gadis!"


Kataku kepada Andromeda sambil melihat riak air kolam yang bergerak di atas kolam.


"Kenapa kau masih tetap peduli, tindakannya agak kurang pantas padamu."Kata dari tuan Andromeda kepadaku sambil menundukkan wajahnya karena malu aku diperlakukan tidak pantas saat mengunjungi Sekolahanya.


"Karena wanita itu yang terluka hatinya bisa, melakukan tindakan gila lainya!"Kataku dalam hati sambil mengamati bayanganku dia atas kolam yang terpantul.


Bersambung....