
"Jika kamu tidak keluar kotak dimana kamu di besarkan,kamu tidak akan pernah mengerti betapa besarnya dunia ini" Angelina Jolie.
"Coba dulu baru bercerita,pahami dulu baru menjawab,pikirkanlah dulu baru berkata,
dengarkanlah baru beri penilaian,bekerjalah dulu baru berharap."Socrates.
🍁🍁🍁🍁🍁
Flash back
Siang ini adalah siang yang sangat cerah Mutiara Putih dan Persi hendak akan pergi berjalan-jalan mereka saat ini masih kelas 3 SMP.
Karena Mutiara sedang berlibur maka mereka berencana untuk menghabiskan masa liburan dengan bersama-sama.
Karena mereka jarang sekali bisa berkumpul seperti saat ini.
Saat mereka dalam perjalanan melewati gang rumah Putih,Daniel pun ternyata menghampiri Putih.Dan berbisik ke telinga sahabatnya itu.
"Dengar maukah kau menggantikanku?"Kata Daniel berbisik di telinga Putih sahabatnya tersebut.Dan terlihat sangat terburu-buru.
"Ckk...kenapa harus sekarang karena aku mau jalan-jalan besok saja!"Tukas Putih menolak ajakan Daniel.
"Hei,yang benar saja aku bertaruhnya hari ini, uangnya untukmu semua ok,aku akan malu jika aku kalah!"Kata Daniel kepadaku sambil mengernyitkan alisnya yang tebal,dan juga terlihat gugup sekali.
"Berapa banyak orang yang bertaruh?"
Tanyaku pada Daniel untuk memastikan pendapatan hari ini, jika aku menang sambil tersenyum penuh intrik.
"15 orang dan mereka itu bertaruh semua bagaimana?" Tanya Daniel kepadaku sambil menatapku untuk mengetahui aku mau atau tidak.
Dan tanpa banyak tanya aku pun langsung bersemangat oleh ajakan Daniel tersebut.
"Aku pamitan dulu sama Mutiara dan Persi." Kataku kepada Daniel karena aku fikir bisa mendapatkan uang agak banyak hari ini kuputar haluan untuk bermain game.
"Dengarkan tunggu aku ya,nanti kutraktir makan enak di Mall biasanya."Pamitku pada Persi dan Mutiara kemudian mengikuti Daniel ke tempat biasanya dengan tergesa-gesa.
"Dasar!,kita kan mau keluar!,kenapa gadis gila itu mau bertaruh lagi mencari uang?"Ucap dari Persi sangat sebal sambil memanyunkan bibirnya yang seksi.
"Sudah kita tunggu saja,beli es degan dulu yuuk."Kata Mutiara mengajak Persi membeli minuman agar tidak marah lagi kepada gadis penggila taruhan itu.
Karena mereka tak bisa menghentikanku jika sudah berhubungan dengan taruhan.
Disisi lain Putih saat ini sedang asyik bermain PlayStation bersama teman-teman prianya
mereka semua sudah bertaruh uang sebesar Rp1.500.000,.lumayankan.
Let's Check it out...
Game Resident Evil 4,game yang merupakan serial game yang bergenre action dan survival horor dimana karakter utaman memiliki misi penyelamatan.
Dalam perjalanan menyelesaikan misinya,ia harus bisa menghadapi berbagai rintangan serta melawan musuh.Yaitu berupa makhluk zombie.
Pada game Resident Evil,Leon Scott Kennedy yang kita kenal di serial game menceritakan bahwa,Leon ini di berikan sebuah misi yaitu untuk menyelamatkan Ashley Graham.
Putri President Amerika saat itu.
Maka Leon hari ini di kirim ke sebuah desa yang sangat terpencil yang tepatnya ada di Negara Spanyol itu.Dalam perjalanan Leon di hadapkan dengan musuh sekte berbahaya dan kumpulan penduduk desa yang tentunya akan menghalanginya.
Dia adalah berupa makhluk zombie.
Jika kita melakukan aksi menembak dengan pembaharuan gaya kamera, danmenjadi salah satu game terbaik yang mempelopori revolusi genre game action shooting serta menjadi contoh standart game sejenisnya.
Aku sangat antusias karena jika berhubungan dengan yang namanya taruhan,aku sangat tertarik dan pasti akan memenangkannya.
Saat ini Leon memasuki sebuah desa,mulai melangkahkan kakinya itu kedalam sebuah rumah.
Hendak bertanya pada seseorang terlihat seperti seorang manusia,dia sekarang berdiri membelakangi Leon,tangannya memasukkan beberapa kayu kedalam tungku api itu.
Tap...tap...tap...
"Tuan apakah kau tahu gadis ini?"Sambil memperlihatkan foto Ashley Graham,Putri President Amerika Serikat.
Sebenarnya game ini Bahasa Inggris dan tidak ada subtitlenya untuk sementara ini.
Orang itu tidak memperhatikan Leon malah asyik memasukan beberapa kayu ke dalam tungku dan masih membelakangi Leon saat ini.
Beberapa detik ternyata orang itu berbalik ke arah Leon sambil memegang kapak,kemudian mengayunkan ke arah Leon.
Akupun dengan sigap menghindarinya,karena adalah game permainan strategi berperang, serta ketepatan, kecerdasan, kelincahan.
Serta pemilihan tembak yang tepat untuk bisa mengalahkan musuh yang kalian hadapi saat ini,cocok bagi kalian semua para reader yang berjiwa petualang seperti Aku.
Aku pun menarik pelatuk dan menembakkan pistol jenis revolver,ke arah yang tepat yaitu kepalanya."Dooooor" Dan dia pun tumbang seketika tanpa hitungan detik sekalipun
Aku melanjutkan misiku dengan menyusuri desa,yang terlihat pemandangan sekitarnya sangatlah mencekam,aura dingin agak gelap serta berkabut,menambah suasana semakin menakutkan,karena aku sudah terbiasa maka aku tidak takut sama sekali.
Ada beberapa zombie yang menghadangku saat ini,maka kaki kananku menendang dan tangan kiriku menggorok leher zombi.
Sambil tangan kananku menembak zombie yang lainnya "Dooor",jadi tangan dan kakiku semuanya mulai kugunakan untuk melawan zombie-zombie ini.
"Bravo...!!!"Teriak Daniel sambil loncat-loncat karena aku bisa mengalahkan semua zombie itu.
"Dasar,kenapa anak ini bisa mengalahkan dengan semua tangan beserta kakinya itu?"
Gerutu seseorang yang tak rela jika aku bisa mengalahkan para zombie ini.
Karena mereka takut uang masuk kedalam sakuku tanpa tersisa sedikitpun.
Akupun meneruskan misi dengan menyusuri bukit melewati beberapa pohon dan berjalan agak cepat,karena agar misi ini secepatnya kuselesaikan dan pergi jalan-jalan bersama Persi dan Mutiara.
Mataku yang jeli bak elang mengamati sekitar aku gunakan agar tak ketinggalan hanya satu zombie pun dalam misi ini.
Sambil berlarian menuju tempat misi lainnya
aku saat ini berada di atas tebing yang sangat curam,di bawahnya ada sungai yang mengalir deras dan ada beberapa mobil terbalik dalam sungai itu.
Aku rasa mobil orang yang sudah di makan dan di terkam oleh para zombie, meneruskan perjalanan ada akses jalan yaitu jembatan sudah rusak.
Tak bisa di gunakan lagi,mungkin itu karena bekas bom dari orang yang bermain sebelum aku.Aku pun menuju bukit yang terjal.
Akupun mengitari bukit ini dan mendapatkan beberapa koin emas,kulihat ada dua burung gagak zombie bermata merah menyala,di depan mataku,seketika kutembakkan ke arah yang tepat dua kali tembakan.
"Dooor...dooor"
Dua burung gagak zombie itu pun mati dalam seketika,darahnya itu terciprat dimana-mana sambil mengisi amunisi pada pistolku jenis revolver ini.
Dan mengambil ancang-ancang kembali aku bersiap menyusuri tempat agar bisa secepat mungkin mengalahkan semua zombie dan menyelamatkan Putri Ashley.
"Ceklek"
Bersambung....