
Langit juga ikut bersedih karena , Bumi yang sudah memberi kode Alam buat makhluk ya seperti kita ini manusia , agar kita mau saling menjaga kebersihan serta kehijauan Alam semesta ini , setidaknya walau kita ini tidak berkonstribusi ya, menjagalah agar Bumi kita ini bisa hijau untuk selama-lamanya, memberi kita yang namanya tempat bernaung.
Agar kita tidak di cap oleh Alam semesta ini sebagai makhluk perusak dan juga makhluk yang tidak bertanggung jawab,bukankah jika kita saling berteman saling menjaga maka Bumi yang kita tinggali ini mau memberi kita udara yang bersih, air yang bersih, dan juga semua hasil Alamnya benar kan.
Alam akan memberikan kita hal yang baik jika kita memberinya hal yang baik, namun akan memberikan hal yang buruk jika kita tak mau menjaganya, contoh apa tentunya jika misal ada banyak sampah yang masih saja, ada di sana-sini air tidak akan meresap dan tak bisa
di proses secara Alami, apa yang terjadi maka akan ada banjir bandang, dan membuat para warga kehilangan rumah, harta, benda, sanak, dan juga saudara. Ini hanya contoh saja ya.
Apa yang terjadi jika Alam tidak kita jaga, ya contohnya misalkan ada hutanlah ternyata semua pohon yang berumur puluhan tahun bahkan ribuan tahun di tebang, lahan-lahan yang seharusnya banyak untuk paru-paru dunia tak ada, dan hanya beberapa , banyak lahan digunakan untuk pembangunan, pohon yang mau berkonstribusi mengeluarkan O2 nya atau oksigenlah ya, terus mau gimana.
Semua orang telah sibuk hanya memikirkan materi dan materi mereka,namun mereka pun melupakan bahwa Alam yang mereka tinggali sudah sangat lelah, tak mendengar bahasa mereka. Aku adalah author amartir namun aku sering pergi ke tempat-tempat yang bisa membuatku tenang, misalkan sebuah pantai ini tempat favoritku.
Ombaknya yang bergulungan hadir memecah kesunyian, serta suara kicauan burung yang merdu bukankah itu sebuah berkah, iya kan.
Deburan ombak di pantai saja bisa membuat aku sangat tenang, melebihi mendapatkan uang atau materi apapun, aku juga biasanya menitipkan kepenatanku disana lalu pulang .
Karena pantai mempunyai sejuta rahasia yang tak kita ketahui dalam kedalamannya.
Maka dari itu jagalah Alam kita, sebelum dia tak mau lagi berteman dengan kita, aku akan selalu berteman dengan Alam walau aku tak bisa berkonstribusi banyak, hanya menggores kan tinta ini untuk sebagai media perantara.
Alam akan memberikan semua hal yang baik, selama kita memberikan kebaikkan kita pada Bumi Pertiwi kita ok, inilah alasan aku kenapa membahas sedikit tentang Alam ini.
Masih dengan Alam karena author juga masih belajar, kita semua di Bumi ini alangkah baik dan juga harus mau memberikan beberapa perubahan untuk menjadi lebih baik, misalkan ya untuk Bumi kita ini, mereka ada bukannya ia tak bisa bicara namun kita yang tak paham akan bahasanya iya kan, maka dari itu kita harusnya lebih peka lagi dengan hal yang bernama teguran dan juga hal kecil disekitar kita, inilah yang di namakan empati atau juga bisa di sebut batin kita akan terasah jika kita mau mempelajarinya.
Author akan memberi ulasan sedikit tentang Paru-Paru Dunia, saat ini mereka yang banyak berkonstribusi dan memberikan Oksigen dan juga hal yang bernama udara bersih untuk semua makhluk hidup tak terkecuali, untuk hewan ,tumbuhan, makhluk yang bernama manusia juga, ini hanya contoh jadi bisa juga untuk acuan agar kita juga bisa merefleksikan kalau hutan di Negara kita harusnya di jaga dengan baik jangan sampai hutan kita ini berkurang , dan kadar Oksigen pun menurun.
Central Park New York City Amerika Serikat itu terdapat empat juta pohon dengan 1.500 spesies di taman, di Central Park sehingga membuat tempat rindang layaknya hutan.
Membuat kota New York bagaikan Negeri Surga ya, dengan sejauh mata memandang banyak hamparan pohon menjulang tinggi dan amat sejuk sekali di mata ini. Nyaman dan juga membuat tubuh terasa dingin tak itu saja kaya akan Oksigen bisa membuat para penduduk lebih betah dan juga bisa piknik sederhana dengan keluarga, sahabat, dan juga orang terkasih.
Ini contoh gambar dari Central Park New York City hijau dan juga sejuk di mata.
Karura Forest Nairobi Kenya itu yang memiliki luas 1.063 hektar dan menjadi tempat tinggal bagi beberapa 200 spesies burung, ini juga salah satu Paru-paru dunia yang amat banyak menyumbang Oksigen untuk semua makhluk hidup di muka Bumi ini.
Ini adalah gambar contoh dari Karura Forest
Dan ada juga Tijuca Forest, di Rio de Jeneiro Brazil .Taman Nasional perkotaan yang letak nya ada di Pegununangan kota Rio de Jeneiro Brazil. Taman merupakan bagian dari Cagar Biosfer Hutan Atlantik di kelola Institut Chico Mendes untuk Konservasi, Keanekaragaman.
Ini gambar dari Tijuca Forest ya, agar bisa menvisualisasikan dengan mudah.
Dan aku yakin sedikit ulasan tentang Alam ini bisa sebagai penopang, dan juga untuk ujung tombak kehidupan ini kita jaga bersama ya.
Semoga kedepannya banyak hutan dan juga taman kota bisa lebih di tingkatkan, untuk memperbanyak Oksigen yang bisa juga kita nikmati, dengan mudah hemat dan juga bisa memberikan sejuta manfaat iya kan.
Tanpa bersusah payah lagi dan bisa saling menjaga kehidupan, antara Alam, tumbuhan, hewan, air, udara, dan makhluk lainnya, tentu nya kita ya manusia ini yang mempunyai akal fikiran dan juga perkataan, harus punya moral dan intergritas , agar kita bukan perusak lagi namun makhluk yang bertanggung jawablah juga menjaga Alam Bumi Pertiwi kita tercinta ini Saranghae para readerku semuanya ❤🤗.
Kembali ke cerita novelku ya, teman-temanku sekarang pasti sangat bahagia sekali, karena mereka bisa berkumpul saling bisa bercanda bergurau,mereka amat semangat hari ini kami memang berencana mau berpiknik bersama.
"Hei, bagaimana kalau kita pergi ke pantai yang dekat-dekat saja."Ujar Persi pada kami.
"Kemana?"Tanya Anggara sambil melihat kedua bola mata Persi yang cantik jelita itu.
"Pantai pink saja ,di Lombok mau tidak?" Ujar Persi lagi sambil tersenyum ala Princes Snow White.
"Bagaimana gadis lamban?"Ujar Andromeda padaku.
"Terserah, boleh juga aku rasa akan sangat seru."Jawabku pada mereka semua.
"Aku juga setuju, aku akan menyiapkan semua untuk kalian."Ujar Violette sambil tersenyum sangat manis dan memandang Daniel.
"Kau mau kan Daniel?"Tanya Violette pada Daniel.
"Baiklah, terserah kalian."Jawab Daniel dengan singkat.
"Ok lah, bagaimana denganmu, Mutiara dan Rion apakah usul kalian?"Tanyaku dan juga menatap mereka berdua sambil mengamati wajah mereka.
Mereka berdua hanya menganggukan kepala saja lalu tersenyum setelahnya.
"Baiklah, kalian sangat hemat sekali dalam berkata-kata."Ujarku sambil menggelengkan kepalaku.
Bersambung...