REPEATING TIME

REPEATING TIME
Near menjemput Kanna di Uks



Sejak itulah, Hana sekarang menjadi salah satu penyuka Ardi. Yang menyukai Ardi dari belakang.


FLASHBACK END.


Hana berlari sekencang-kencangnya untuk membuat dirinya lupa tentang Ardi. Tapi itu sia-sia karena Hana tidak bisa melupakan Ardi sekarang.


"Bodohnya aku berharap bisa dekat dengannya, bahkan saat ini mungkin hanya aku yang ingat tentang kejadian itu "


*************


Dibelakang sekolah Ardi dan Near akhirnya kembali kekelas untuk mengikuti pelajaran saat itu. Ardi dan Near berpisah untuk menuju kelas masing-masing.


Dalam perjalanan menuju kelasnya ia masih kepikiran soal Hana. Tampak ia ingat tentang Hana karena dia bergunam seolah ia mengingat kejadian smp.


"Hana apakah dia temanku SMP ku saat itu "


Ardi masih memikirkan Hana, dia menyadari kalau Hana adalah salah satu yang menyukainya itu dapat dilihat dari foto yang Hana ambil.


************


Sepulang sekolah Near dan Ardi berjanji untuk menjemput Kanna di UKS karena kondisi Kanna sekarang apalagi Kanna yang sekarang tidak mengingat apapun sehingga mereka berdua datang menjemputnya.


Ardi langsung berjalan menuju ke UKS saat ia sudah selesai urusan dikelas. Walau ia masih kepikiran dengan Hana tapi ia masih ingat soal Kanna.


Ketika sudah ada disana tampak Near sudah ada disana terlebih dahulu. Near menunggu didepan pintu, dirinya tampak ragu untuk masuk kedalam UKS.


Ardi tersenyum melihat itu, ia langsung menghampiri Near dengan mengagetkannya.


"Hei Near " bentak Ardi dari belakang.


"Eh " Near menghindar memegang dadanya karena terkejut dengan bentakan Ardi tadi.


"Hahhaha kamu kenapa sih, diam disini padahal kamu bisa saja masuk kedalam." Tanya Ardi heran karena Near tidak masuk UKS padahal sudah didepan pintu.


"Ehhh, itu aku hanya sedang menunggumu saja kok tidak ada alasan lain. Dasar kamu ini kok lama sekali sih " Near bersikap sombong agar ia tidak kalau berbohong.


"Hehehe benarka begitu. Aku harap kamu begitu hehehe " tawa Ardi mengejek.


Near hanya bisa terdiam menerima ejekkan Ardi karena itulah kenyataanya dalam hatinya ia masih merasa takut untuk masuk.


Bukan karena hal lainnya. Ia masih merasa takut kalau dirinya akan meraskan sakit dihatinya. Ia takut kalau Kanna tidak menerima kalau ia sebenarnya adalah Near.


Dan Ardi tahu hal itu, tentang kekhawatiran Near. Makanya ia tersenyum untuk mengejutkan Near agar hilang kekhawatirannya soal Kanna.


************


"Jadi ayo kita masuk " Ardi tersenyum membuka pintu.


"Ayolah, kamu sudah datang disini " Near tampak tidak peduli siapa yang masuk.


************


"Kami masuk " Ardi mengetuk pintu untuk masuk.


Tampak Kanna sudah bangun.dari tidur panjangnya. Dia tersenyum saat Ardi masuk kedalam.


"Kau sudah datang Ardi. Terima kasih telah menjeputku padahal aku bisa pulang sendiri." Kanna tetap bisa mengingat Ardi tetapi kita belum tahu apakah Kanna sudah bisa ingat tentang Near.


"Hehehe iya maaf terlambat" Ardi tersenyum kikuk


Karena kita bisa tahu kalau hari-hari kemarin Kanna bisa mengingat Near karena Kanna sendiri tidak tidur sama sekali. Kanna selalu meminum kopi untuk selalu ingat Near.


Dan kita belum tahu apakah Kanna akan ingat Near, bahkan setelah peristiwa panjang itu yang sudah mereka lalui. Apakah Kanna masih ingat Near???


*************


Near masuk juga setelah berhenti sejenak karena dirinya ragu. Near memberanikan dirinya untuk masuk kedalam.


Tampak Kanna terkejut dengan datangnya Near, dia seolah masih belum tahu kalau yang dihadapannya sekarang adalah Near.


Near yang melihat eskpersi Kanna yang seolah tidak tahu dirinya ia menjadi sedih karena itu. Near menunduk dengan sedih.


(Sudah kuduga, dia tidak akan ingat denganku. Apa sih yang kuharapkan, padahal Kanna bersusah payah untuk ingat kepadaku walau dia kesakitan. Tapi aku hanya mau egois sendiri begini. Berharap Kanna ingat kepadaku.) Dalam hati Near sedih


(Tidak, tidak boleh begini aku harus memberitahunya. Seprti yang kujanjikan tadi ) Near menguatkan dirinya agar bias tetap tenang.


"Ah anuu. Perkenalkan aku adalah " Near mulai berbicara tapi itu dipotong oleh Kanna.


"Near benarkan " Kanna dengan tersenyum hangat mengucapkan nama Near.


"Eh " Near terkejut dengan Kanna yang masih ingat kepada dirinya padahal ia masih belum menyebutkan namanya, hal itu membuat Near senang sekali


***************


Merasa tidak percaya dengan apa yang barusan didengarkan Near melangkah maju mendekati Kanna denan senang.


"Apakah kamu ingat aku, benarkah hal ini. Apa mungkin kamu belum tidur sama sekali " tanya Near merasa tidak percaya.


"Hehehe, aku tidur kok " Kanna tersenyum kikuk.


"Jadi kamu benar ingat kepadaku " Near tersenyum berharap.


"Emmm, maaf. Tapi aku baca dari buku ini " Kanna menunjukkan buku yang ditingalkan Near tadi.


"Ehhh " Near hilang kembali semangatnya.


"Hahahha, segitunya kamu berharap"tawa Ardi mengejek tapi sebenarnya ia ingin Near semangat lagi tidak sedih.


Mendapat ejekan itu Near menatap Ardi dengan tatapan tajam. Ardi hanya bisa tertawa canggung saja mendapatkan tatapan Near.


"Maaf " melihat Near tidak semangat lagi membuat Kanna merasa bersalah.


"Oh tidak apa-apa kok yang penting kamu jangan memaksakan diri lagi dan ini juga aku yang janji untuk selalu mengigatkanmu" Near mengenggam hangat tangan Kanna.


************


Melihat mereka berdua romantis-romantisan membuat Ardi kesal karena selalu menjadi obat nyamuk disana. "Jadi kalian sudah selesai "


"Eh, tentu kami ini sudah selesai " Near segera melepaskan tangannya kaget karena mereka tidak menyadari keberadaan Ardi tadi.


Begitu juga dengan Kanna ia juga merasa malu dan segera melepaskan genggamannya dari Near dengan segera. Tampak pipinya memerah mengibgat gengaman Near.


"Kalau gitu ayo kita pergi" Ardi mengajak mereka segera pergi.


"Kenapa sih, kamu ini buru-buru aja nih. Kan kasian nih Kanna masih sakit " Near kesal karena Ardi terburu-buru .


"Iya aku mengerti tapi aku juga merasa kasian sama ibu guru penjaga Uks " Ardi menunjuk kearah Penjaga UKS berdiri di belakang Kanna.


"Hehehe. Kalian sudah selesai. Aku akan menutup ruangan ini " ucap penjaga Uks tertawa canggung.


"Oh iya. Maafkan kami tidak memperhatikan " Near segara beranjak berdiri untuk segera membungkuk meminta maaf kepada penjaga Uks dengan hormat


"Iya gak papa kok " penjaga uks masih canggung.


(Bagaimana ini, aku melihat cinta anak muda disini ) dalam hati penjaga uks malu karena telah melihat Near dan Kanna tadi.


***********


Sudah selesai Ardi, Near dan Kanna berpamitan untuk pulang kerumah.


"Maafkan kami telah menganggu. Kami pergi dulu " Near memberikan salam sambil membawakan tas Kanna.


"Iya selamat tinggal. Hati-hati dijalan " Penjaga Uks melambaikan tangan kearah mereka.