REPEATING TIME

REPEATING TIME
Rencana



hari minggu adalah hari yang menyenangkan. karena pada hari itu semua orang istirahat setelah dari melakukan pekerjaan atau pembelajaran. Sedangkan untuk mereka berdua yaitu kanna dan near hari minggu adalah hari dimana mereka sendirian, kecuali bagi ardi yang malah senang karena pada hari itulah dia dapat bermalas-malasan.


"Hahhhhhh....." near menghela nafas panjang


"Kenapa near ,kenapa near kamu terlihat lesu? " kanna bertanya bingung


"Karena besok adalah hari minggu. Jadi besok aku sendirian tidak ada teman yang dapat diajak pergi karena hawa keberadaanku yang tipis. Emangnya kalau kamu tidak kesepian kanna???"


"Aku memang kesepian, tapi saat aku mulai membaca buku harianku bahwa aku memiliki teman disekolah ini. Aku menjadi tidak sabar bertemu dengannya di hari senin. Entah kenapa kebosananku, jadi perasaan yang tidak sabar ingin bertemu dengannya dan berbicara dengannya. itulah fikirku, yang tertulis di buku harian ini"


Near memalingkan wajahnya tersenyum bahagia dan tersipu malu.


"Kenapa kamu memalingkan wajahmu apakah kamu malu " ardi mengejek


"Bukan urusanmuuu" near menjawab dengan menggerutu


"Jika kau kesepian pada hari minggu. Sebaiknya kau pergi keluar saja bersama "


"emmm aku setuju, tapi kanna...?"


Kanna tampak berfikir sejenak


"Aku setuju... tapi aku harus bilang ke orang tuaku "


"yess akhirnya, tapi kemana kita akan pergi keluar " langsung berdiri


"Kitaaa, jangan bilang kau mengajakku. Aku enggak mau ikut " ardi terkejut


"ayolahhh, jangan malu. Kamu sebenarnya mau ikut kan


"


"Enggakk. Walaupun kamu bertanya beberapa kali, aku tetap jawab tidak ya tidak. Lebih baik aku tidur dirumah dan bermalas-malasan" memiringkan tubuhnya membelakangi near


Near mendekatinya dan mengoyang-nggoyangkan tubuhnya lalu membisikkan sesuatu.


"Ayolah akan terasa canggung jika aku jalan berdua dengan kanna berduaan dan juga kanna sepertinya ingin kamu ikut sebagai temannya " near membisik pelan


"......ya udah tapi hanya sekali ini saja " ardi dengan sedikit tegas


"Benarkah, tapi kami tidak tahu rumahmu??? " near bingung


"..... begini saja bagaimana kalu aku gambarkan disini"


kanna mulai menggambar sebuah denah jalan menuju kerumahnya dalam sebuah kertas. Near menerima dengan senang hati. karena sekarang dia mulai tahu rumahnya.


"Kalau bersama teman biasanya kita ngapain ya pada hari minggu?? " tanya near


"Entah aku juga tidak tahu. Tapi biasanya mereka pergi jalan ketaman"


"Mereka akan pergi ketempat yang sedikit lebih menarik dari taman" ardi menyela


"Mungkin kita bisa tanya ke ardi soal ini ya" near menggaruk kepalanya canggung


"Hehehe iya "


"Aaahhh ya udah sini catat ucapanku. Cepat catat ucapanku agar aku bisa tidur"


mereka bergegas mengambil kertas dan pulpen untuk mencatat. Akhirnya mereka merencanakan perjalanannya untuk besok dengan ardi dengan setengah ngantuk.


*****


[malam harinya di rumahnya kanna]


Kanna berhadapan dengan kedua orang tuanya. Kanna menceritakan tentang perjalanannya dan meminta izin ke ibunya soal dirinya ingin jalan-jalan bersama 2 teman yang pernah diceritakan kanna.


"Bolehh, tapi jangan pulang malam-malam"


"Emmm, kalau ayah" mengangguk tersenyum


"Ayah belum bertemu mereka. Jadi belum bisa mengijinkan?"


"Alah ayah( memelas). Tapi tenang saja mereka besok akan datang kok." Kanna memelas


Kanna akhirnya kembali kekamarnya dan tetap berfikir positif bahwa dia pasti akan dapat izin sehingga dia memutuskan untuk memilih baju untuk besok