REPEATING TIME

REPEATING TIME
Chapter 159



Dengan perasaan kesal itu Near mendekat kepada Andi dan menatap tajam Andi. Tiba-tiba ia mengangkat kerahnya dengan keras.


"Kau belum tau apa yang terjadi, tapi akan kubuat kau mengerti dan menyesali perkataanmu barusan " ucap Near kesal


"Hmmm. Terserahlah..." ucap Andi biasa.


***************


Setelah mengatakan hal tersebut Near langsung pergi keruangan klubnya dengan marah dan cepat.


Sementara itu Andi masih melihat kepergian Near dari jauh. Tampaknya cerita Near tadi, membuat Andi kepikiran berbeda dengan yang diucapkannya tadi.


*********Flashback*******


Andi dan Kanna adalah teman masa kecil yang bahagia. Mereka selalu bersama sejak kecil sampai masuk sekolah. Hal itu membuat Andi memiliki perasaan khusus untuk Kanna . Disekolah dengan Kanna yang cantik dan Andi yang tampan hal itu membuat banyak orang iri.


Hingga suatu hari


Andi mau pindah sekolah beberapa hari lagi karena pekerjaan ayahnya. Hal itu membuat murid perempuan sedih dan murid laki-laki senang karena tidak ada penghalang lagi.


********


Hari terakhir Andi sekolah


Andi mengajak Kanna untuk ketemuan sore harinya untuk pertemuan terakhir.


Sore harinya Andi berangkat lebih awal untuk menunggunya. Tapi tidak ada yang datang hingga tampak hari mau malam. Andi mau pulang karena dia sudah janji untuk tidak pulang terlalu malam.


Andi mengangkat sebuah kalung yang sebenarnya mau jadikan sebagai hadiah perpisan dan ia berniat untuk menembak Kanna pada hari itu. Dengan perasaan lesu ia mau kembali kerumah.


Tapi tiba-tiba ada 3 teman perempuan sekelasnya yang datang menghampirinya.


"Ada apa Andi kok kamu berada disini " tanya teman 1


"Iya, bukannya kamu ma pergi hari ini " tanya teman 2


"Ahhh, itu aku mau bertemu dengan seseorang tapi ia tidak datang, dah aku peegi dulu ya" ucap Andi terpaksa senyum


Ketika Andi mau pergi, teman perempuan tersebut menghentikannya.


"Apa kau ingin bertemu dengan Kanna " ucap teman 3


"Eh " Andi sedikit terkejut mereka bisa tau.


"Sebenarnya... " teman 3 tampak ragu.


Tapi langsung diteruskan oleh teman 1." Ohhh kami melihat ia tadi berjalan bersama-sama laki -laki tadi "


"Eh, itu tidak mungkin " ucap Andi tidak percaya.


"Kalau kau percaya liat saja kami memotretnya tadi " ucap teman 1 menunjukkan kameranya


Melihat hal itu Andi menjadi kesal dan geram. Matanya menjadi merah karena marah, ia mengepal kedua tangannya dengan kesal. Dalam hatinya ia tidak percaya kalau Kanna malah melupakan janji mereka.


*********Flashback End********


"Apakah itu yang membuat ia tidak datang pada waktu itu " ucap Andi kepikiran.


Ia menatap lama Near dengan penuh tanya."hmmm entahlah. Mungkin ini salah satu dari rencananya. "


Andi berbalik pergi kekantin menyusul teman-temannya.


*************


Sementara itu Near merasa malu pada dirinya sendiri karena mengangkat kerah Andi tadi dan mengatakan hal yang memalukan tersebut.


Near makan dengan cepat karena kesal dan malu.


"Kenapa kamu menjadi aneh begini " Tanya Ardi menatap aneh Near.


"Tidak ada apa-apa " ucap Near dengan mulut penuh makanan


Ardi menatap Hana yang disampingnya, ia menggelengkan kepalanya karena ia juga tidak tahu. Mereka berdua sama-sama tidak tahu dan hanya bisa melanjutkan makan saja.


(Aku akan menunjukkanmu , bahwa kau salah Andi. Dan aku akan menyembuhkan hilang ingatan Kanna. Lihat saja...... Andi..) Ucap dalam hati Near


***************


Malam harinya Andi kepikiran dengan kata-kata Near tadi pagi disekolah.


"Apakah ucapannya tadi benar " tanya Andi pada dirinya sendiri.


Ia membuka foto masa kecilnya dengan Kanna. Ia melihat foto dimana, ia berfoto dengan teman sekelasnya dulu. Berbeda dengan ucapannya dihadapan Kanna, tampaknya ia masih memikirkan Kanna.


**************


Esok harinya Near pergi ke ruangan kepala sekolah. Tampak mereka berdua berbicara dengan serius.


"Guru, apakah guru punya data tentang Andi " tanya Near


Near : "Misalnya guru tau info tentang dimana sekolahannya dulu"


Kepala sekolah :" Enggah tau tih. Bukan aku yang mengurus dokumennya "


Near :" Ealah guru. Jangan pelit lah, aku sangat membutuhkan informasi itu " (Near merajuk)


Kepala sekolah :" Tidak, tidak ada informasi seperti itu "


Near :" Ealah guru. Aku mohon guru. Ini demi kesembuhan Kannna "


Saat Near menyebutkan nama Kanna barusan hal itu membuat Kepala sekolah sedikit melunak.


Kepala sekolah :" Aahhhh, baiklah. Nanti jika aku sudah tahu. Aku akan memberitahumu " (Kesal karena diusik mulu)


Near :" terima kasih guru..... "


Near berlari senang dia langsung menuju belakang sekolah tempat ruangan klubnya berada untuk makan bersama dengan Ardi dan Hana.


Ardi :" Habis darimana kau "


Near :" dari ruangan kepala sekolah tadi "


Ardi :" Ngapain..."


Near :"kau akan tahu nanti jika sudah selesai "


Ardi :" Hmmm gitu...." Ardi melanjutkan makannya begitu juga dengan Near.


Hana terkejut dan bingung karena Ardi menerima perkataanNear tanpa ingin tau lebih lanjut Near habis ngapain. Tapi ia hanya diam saja ikut melanjutkan makannya.


*************


Bel waktu masuk berbunyi


Hana kembali dulu dan Ardi sengaja tidak ikut pergi karena ingin berbicara dengan Near dahulu.


Ardi :" Near, Kanna belum masuk sekolah sampai sekarang. Apakah lebih baik kita menemuinya dirumahnya "


Near :" tapi, tampaknya Kanna masih dirumah sakit. Tapi gak papa sih kalau kita coba menemuinya. "


Ardi :" baiklah, jadi jangan pulang dulu nanti. Tunggu aku "


Near :" iya iya, aku mengerti. Hana gak diajak sekalian "


Ardi :" gak usah, kalau Kanna sudah pulang aja. Kan kita belum tau Kannna sudah pulang dari rumah sakit atau belum "


Near :" oalah siap dah. Aku akan kekelasmu nanti sepulang sekolah "


Ardi :" ya siap..."


**************


Bel berbunyi waktu pulang sekolah.


Ardi dan Near pergi kerumah Kanna untuk menjenguknya.


Ardi :" kamu ngapain tadi istirahat keruangan kepala sekolah "( tanya sambil jalan menuju kerumah Kanna.)


Near :" Oalah tadi itu aku tanya Andi sekolah dimana. Untuk membuktikkan bahwa Andi keliru soal Kanna, kita perlu saksi dan bukti"


Ardi :" Hmmm begitu. Jadi sudah dapat info tentang sekolahnnya? "


Near :" Belum.... Kepala sekolah sedang mencarinya tadi " (menunduk sedih)


Ardi :" dah pasti nanti akan tahu. Sebelum itu kita harus mengunjungi rumah Kanna terlebih dahulu. Kita pikirkan itu nanti "


Near :" baiklah......"


Setelah lama berbincang tidak terasa mereka sudah sampai didepan rumah Kanna. Mereka menelan ludah ketakutan karena teringat dengan ayah Kanna yang menakutkan. Dengan gemetar mereka mengetuk pintu rumah itu lama sekali tapi tidak ada respon.


Near :" tidak ada yang menjawab "


Ardi :" Iya tampaknya mereka belum keluar dari rumah sakit. Jadi sebaiknya kita pulang aja..." (Ucap lega)


Near :" iya sepertinya begitu " (Near tampak sedih karena tidak bisa bertemu dengan Kanna sementara waktu.)


Hal itu terlihat saat Near yang memandang rumah Kanna sebelum beranjak pergi.


***********


Tapi saat sudah pergi dan belum sampai 5 langkah terdengar suara orang memanggil Ardi dari belakang dari arah rumah Kanna.


"Ardi...."


Sontak mereka berdua berhenti karena mendengar suara yang tidak terasa asing dan berbalik melihatnya.