
Near dan Ardi yang sedang lari menuju kebelakang menghindari boss itu dan anak buahnya. Near sekarang telah separuh jalan menuju kebelakang sekolah tapi tiba-tiba anak buahnya bos tersebut muncul. Dengan cepat Near dan Ardi pergi menghindari anak buah boss tersebut dan menahan nafasnya tegang.
"Ada perintah baru dari boss. kita harus bantu boss menemukan anak perempuan yang hilang itu beserta teman-temannya yang telah diperlihatkan boss dalam foto " ucap salah satu anak buah boss memimpin grub kecil itu.
"siaap " ucap teman yang lain mengikuti
[Duk...dukk..dukkk] anak buah boss tersebut berlari melewati Near dan Ardi yang bersembunyi dibalik semak-semak
Setelah agak jauh anak buah boss itu pergi. Near dan Ardi akhirnya bisa bernafas lega karena tidak ketahuan oleh anak buah boss itu.
"Wahhh...kenapa mereka banyak sekali. Tidak didepan dibagian belakang sekolah, mereka juga ada " ucap Near bisa bernafas lega seperti terhindar dari maut
"Sepertinya mereka sudah menyadari bahwa Kanna sudah hilang. Aku dengar mereka tadi" ucap Ardi yang sempat mendengar percakapan anak buah boss yang baru lewat
"Emm...sebaiknya kita harus bersembunyi dulu sejenak ditempat ini. Karena secara strategis pasti mereka tidak akan membuka tempat ini " Near menyarankan setelah sejenak berfikir
"Apa sebaiknya kita tidak lari saja langsung menuju kedepan " ucap Ardi menyarankan
"Jangan, karena pastinya seluruh tempat keluar pasti sudah dijaga oleh anak buah penjahat itu, apalagi Kanna masih dalam keadaan tertidur sehingga kamu akan kesusahan dalam berlari nanti " ucap Near menjelaskan tentang kenapa dia menolak untuk langsung lari kedepan.
Setelah mendengar pernyataan yang logis tersebut, Ardi menyetujui rencana bahwa mereka akan berhenti sejenak disebuah kelas. Lagian Ardi juga sudah tampak lelah karena berlarian menghindari anak buah boss itu.
"Ayo kita tidurkan saja Kanna disini" ucap Ardi sambil meletakkan tubuh Kanna dilantai
Dengan sedikt terengah-engah Ardi juga duduk mengistirahat dirinya yang kelelahan habis mengangkat Kanna."lalu apa yang harus kita lakukan saat ini "
"Kita tunggu saja apa yang terjadi sekarang " ucap Near mencoba berharap agar penjahat itu menyerah mencari mereka.
*****
"Maaf boss kami telah mencari anak tersebut tapi tidak ketemu juga." Ucap salah satu anak buahnya yang melaporkan situasinya
Bossnya sedang kesal karena rencananya berantakan semua yang disebabkan oleh Ardi dan Near.
"Siaaaal...(membanting barang disekitarnya). Mereka berdua selalu membuat rencanaku gagal" bossnya marah besar dengan meremas foto Near dan Ardi yang berada dimeja
Melihat bossnya membanting barang anak buahnya hanya bisa mundur ketakutan, menghindari bossnya dengan ketakutan setengah mati.
[plakkk] boss menampa salah satu anak buahny dengan marah
"Jika saja kalian tidak mengacau, sekarang pasti aku sudah menghabisi mereka " ucap bossnya dihadapan anak buahnya penuh amarah menampar salah satu dari mereka
Anak buahnya hanya bisa terdiam ketakuatan menerima perlakuan begitu oleh bossnya
"Semuanyaa, segera informasikan ini kepada orang yang berkumpul didepan bahwa jika mereka tidak menmunculkan Near dan Ardi maka akan kuhancurakan sekolah ini dengan bom " ucap bossnya yang sudah dipenuhi amarah tak terkendali
anak buah boss itu, sekarang mereka berlari dengan membawa informasi yang diberikan boss itu kepada orang yang berkumpul diruang guru.
******
"Aneh sekali mengapa tidak ditemukan bom sama sekali padahal suda dicek berkali -kali. Apakah mungkin ini bohongan " ucap pimpinan polisi penuh curiga karena tidak percaya dengan ucapan penjahat itu.
"Ya pak kami tidak menemukan sama sekali bom tersebut apakah kita perlu mencari lagi." Ucap anak buahnya mempertimbangkan
"Iya segera cari bom itu dan terus awasi saja penjahat itu " ucap pimpinan polisi menberikan perintah tegas
Dalam diskusi yang berada dalam ruangan terkunci tersebut mereka mendengar ada keributan diluar.
Segera pimpinan polisi itu pergi melihat apa yang terjadi. "Ada apa ini"
"anuu ini ada anak buah penjahat itu yang memberikan ancaman " ucap salah atu guru menjelaskan kepada pimpinan polisi situasinya
Anak buah boss itu dengan songong memberi tahu informasi yang telah disampaikan bossnya.
"Segera keluarkan Near dan Ardi sekarang juga kami akan memberikan waktu sepukuh menit karena jika kalian tidak memberikan anak itu sekarang juga maka kami tak segan-segan akan meledakkan sekolah ini" ucap salah satu anak buah boss itu memajukan dirinya dari beberapa orang anak buah lainnya, mewakili apa yang sudah diucap bossnya tadi.
Terlihat guru-guru yang mendengar itu terkejut dan ada yang pingsan mendengar itu. Karena Near dan Ardi dari tadi pergi mencari Kanna, apalagi mereka tidak kunjung datang dari tadi.
"Jangan minta hal yang konyol. Kami saja tidak ketemu mereka dari tadi." Ucap salah satu gurunya yang panik mendengar hal yang diucapkan oleh anak buah boss itu.
Mendengar hal itu, anak buah boss itu tidak percaya apa yang dibicarakan oleh guru itu."apa kau pikir aku akan percaya yang kau ucapkan. mana mungkin mereka tidak kemari. Jika kalian ingin selamat maka jangan menyembunyikan mereka dan bawa mereka dari hadapanku sekarang juga"
Pimpinan polisi tersebut mendengar akan hal itu. segera dia mencoba menyakinkan mereka dengan tampilan lagi penyamaran, sehingga pimpinan polisi itu tidak dikenali. "Mohon maaf pak, tolong beri kami beberapa waktu. karena kami bahkan belum menemukan mereka dari tadi. Tolong percayalah dan tolong urungkan niat anda untuk meledakkan sekolah ini " ucap pimpinan polisi itu menyela
Mendengar ucapan pimpinan polisi dengan samaran yang menyakinkan itu, anak buah boss yang sempat tidak percaya itu, sekarang menjadi percaya bahwa Near dan Ardi sekarang tidak berada bersama mereka. Yang dapat disimpulkan bahwa Near dan Ardi masih terjebak dibelakang.
"Okeee, aku akan percaya jika keadaannya seperti itu. Sekarang aku percaya, tapi awas saja jika kalian berbohong, maka akan kuledakkan sekolah ini" ucap perwakilan dari anak buah boss tersebut
"Iya percalah kepada kami. Kaki bahkan belum bertemu mereka dari tadi " ucap salah satu guru menjelaskan
Karean urusan mereka telah selesai, segera anak buah penjahat itu berbalik kembali dengan cepat menuju ke tempat bossnya berada.
*****
Mendapatkan kesempatan itu , segera pimpinan Polisi tersebut memberikan perintah kepada anak buahnya untuk mengikuti anak buah penjahat itu."kalian segera kirim polisi yang lain untuk mengikuti pasukan penjahat itu."
"Siaap laksanakan " ucap anak buahnya hormat kepada pimpinanya
"Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Karena kita telah mengorbankan informasi bahwa Near dan Ardi masih belum kemari, maka kita harus menggunakan kesempatan ini dengan bagus. Segera regu 2 cepat cari Ardi dan Near " ucap pimpinan polisi mengkomando anak buahnya