REPEATING TIME

REPEATING TIME
Chapter 133



"Itu bukan serangan mendadak. Serangan ini hanya agar mulutmu bisa diam sebentar, karena kau berisik sekali sekali. Menganggu pembicaraan kami saja " ucap Near tersenyum mengejek.


(Apa yang kamu lakukan Near. Itu akan membuatnya marah dan semakin serius melawan kita berdua. Aku tau Near bisa embuat rencana tapi, rencana apa yang akan kau lakukan dengan membuatnya marah.) Dalam hati Jason terkejut dan bingung dengan perbuatan Near yang membuat lria tua itu marah.


************


"Kauuu....beraninya kamu mengejekku " mata pria tua itu molotot tajam kearah Near, dia marah karena telah dipermainkan oleh Near seperti ini.


Tapi saat pria tua itu melototinya dengan sengaja Near mendorong perut pria tua itu dengan kakinya secara cepat dan keras, hingga membuat pria tua itu terdorong kebelakang. Pria tua itu tidak bisa menduga serangan itu dari Near apalagi dengan tangan yang sedang menahan Near dia makin tidak bisa bertindak apa-apa dengan serangan mendadak Near.


Pria tua itu hanya terdorong beberapa langkah dari jaraknya tadi dihadapan Near. Pria tua itu jatuh terlentang kebelakang karena dorongan Near yang kuat dan pria tua itu tidak sempat menghentikan serangan itu.


************


Jason terkejut dengan beberapa serangan yang telah dilancarkan oleh Near. Melihat pria tua itu terjatuh tidak bergerak dari tempatnya. Jason melihat itu sebagai kesempatan untuk melarikan diri dari tempat itu.


"Kesempatan, ayo kita lari Near. Sepertinya dia sudah tidak sadarkan diri." Ucap Jason untuk mengajak Near pergi keluar.


Tapi Near tidak bergerak dari tempatnya dia masih menatap tajam kearah pria tua itu dengan serius. Jason itu langsung memegang pundak Near untuk menyadarkannya, karena Near seperti orang yang melamun.


"Ayo Near. Kita pergi..." ajak Jason lagi.


"Tidak Jason, dia hanya sedang menunggu kesempatan kita keluar untuk berlari sehingga dia dapat menyerang kita menurut rencananya " ucap Near melepaskan tangan Jason dari pundaknya.


"Apa maksutmu Near " tanya Jason kebingungan dengan maksut Near.


"Kenapa kamu diam saja, apa kamu sudah lelah atau kamu sedang menunggu kami untuk lari sehingga kamu dapat bersenang-senang mengejar kami "


**********


Tiba-tiba pria itu bangun dan berdiri. Pria tua itu tampak sedang merenganggkan tubuhnya dengan malas.


"Kedua alasan itu sebenarnya benar. Hahhhh, jika saja kau lari tadi. Permainan akan jadi semakin menarik. Tapi tampaknya kau sedikit berbeda dari mereka bertiga yaitu temanmu tadi. Sepertinya ini akan jadi lebih menarik" ucap pria tua itu tampak mulai serius dengan mulut tersenyum.


"Sial baru saja kita sudah tenang. Tapi dia masih bangkit kembali. Apakah tubuhnya monster. Oke Near ayo kita serang bersama-sama " ucap Jason melangkah maju kedepan dengan kesusahan.


Near yang melihat itu segera menghentikan Jason dengan tangannya.


"Sebaiknya kamu istirahat saja. Biarkan aku yang menghadapinya " ucap Near.


"Apa yang kamu katakan. Bahkan saat kita bertiga, dia tetap bisa bangkit kembali dan mengalahkan kita. Apalagi jika kau melawan sendiri, mungkin kau tidak akan selamat " ucap Jason khawatir.


"Tidak masalah jika hal seperti itu terjadi. Ketika kau juga tau itu, tadi kau tetap membiarkan aku pergi. Padahal sudah tau akan kalah. " ucap Near menjelaskan.


"Ituuu..."


"Jadi tolong biarkan aku pergi untuk melawannya sekarang. Jangan membuat aku seperti pencundang yang tidak berani melawannya sendiri. Aku mohon biarkan aku melawannya, seperti kamu dan Ardi. Aku mohon " ucap Near tersenyum sedih.