
Near berniat membawa Ardi pergi, untuk menyelamatkan diri dari pria tua tersebut. Near takut kalau pria tua tersebut akan memukuli Ardi jika ia tahu kalau Ardi masih sedikit sadar. Tapi sebenarnya itu hanya alasan Near agar bisa kabur dari pria tua tersebut.
Near sekarang tau perasaan ketakutan dengan seseorang yaitu Pria tua tersebut. Tapi dirinya ridak mau mengakui hal tersebut, dirinya tidak sadar kalau ia sedang mencoba kabur. Dengan alasan membawa Ardi pergi ia berniat meninggalkan Jason pergi.
"Ardi apa kau tidak apa-apa. Tenang saja aku akan membawamu dan bantuan segera datang " ucap Near mulai mengangkat Ardi kepundaknya.
Tapi hal tersebut ditahan oleh Ardi dengan tangannya yang sudah berlumuran darah. Tampaknya Ardi sedikit sadar dan ia mulai berbicara dengan nada yang sangat pelan. Karena Ardi sudah tidak kuat lagi untuk berbicara. Near penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh Ardi, sehingga ia mulai mendekatkan telingannya untuk mendengar apa yang dikatakan Ardi tadi.
"Larilah tinggalkan aku sendiri. Se...selamatkanlah dirimu Near dan maafkan aku telah meninggalkanmu dibelakang sekolah waktu itu " Ardi terengah-engah berbicara dengan Near.
Tampak Ardi masih belum bisa melupakan kejadian dimana ia pernah meninggalkan Near sendiri melawan para penjahat. Ia meneteskan air mata saat meminta maaf dan tak lama kemudian ia sudah tak sadarkan diri setelah membisikkan hal tersebut.
Near yang melihat Ardi tak sadarkan diri, Near menjadi tak bisa menahan dirinya lagi. Ia mengeluarkan air matanya memanggil Ardi yang sudah tak membuka matanya itu.
"Ardi...Ardiii... bangun. Aaaaa " Near hanya bisa menangis dan berteriak kecil, dirinya merasa frustasi karena tidak bisa melindungi Ardi dan lainnya.
Ia mulai meletakkan Ardi ketanah, ia hanya bisa memukul dadanya berulang kali untuk menahan rasa sakit dihatinya. Ia merasakan sakit karena melihat temannya yang tidak berdaya itu.
(Apa, apa yang harus aku lakukan. Meskipun aku sudah belajar dari guru tapi aku tetap saja tidak bisa melindungi siapapun. Aku tidak bisa menolong siapa-siapa, jika saja itu Ardi yang belajar dari guru. Mungkin ia bisa melindungi kita semua. Jika saja itu guru mungkin ia bisa melawan mereka tanpa berkeringat. Kanna dimana kamu sekarang?. Pertarungan ini terasa lama sekali, untuk yang terakhir kali aku ingin melihat senyumanmu ) dalam hati Near sudah mulai sedikit pusing tak sadarkan diri dan akhirnya jatuh pingsan disamping Ardi.
Flashback On
Tiba-tiba Near teringat dengan suatu hari dimana ia masih belajar bela diri dengan kepala sekolah. Near bertanya kepada kepala sekolah setelah ia latihan.
"Guru apakah kau pernah merasa tidak sanggup dan ingin menyerah ketika bertarung ?" Tanya Near menunduk sedih.
Near teringat bahwa ia pernah melawan para penjahat dan sempat pernah menyerah untuk bertarung. Tapi entah kenapa ia bisa bangkit kembali dan kepala sekolah tau akan hal itu. Kepala sekolah tersenyum dan mengelus kepalanya.
"Hmmm, pernah "
"Eh, pernah guru " tanya Near kaget karena ia mengira kepala sekolah tidak pernah menyerah.
"Tapi saat itu, guru bangkit kembali. Entah hari itu, guru teringat dengan orang yang kita sayangi dan cintai. Hal itu membuat kita tidak pernah menyerah kan Near " ucap guru tersenyum dan pergi.
Saat itu Near sadar, waktu ia melawan para penjahat dibelakang sekolah. Ia akhirnya mengetahui kalau hal yang membuatnya tidak menyerah melawan para penjahat tersebut adalah karena ingin melindungi Ardi dan Kanna sehingga ia terus bangkit dan melawan.
Flashback End