
09.00
Near terbangun dibawah pohon besar dibelakang sekolah. Ia melihat sekeliling dan mulai mengeluarkan handphone nya. Near melihat waktu handphonenya.
"Harinya sama dengan kegiatan itu diadakan dan jamnya menunjukkan pukul 09.01. Sepertinya aku berhasil, sekarang waktunya untuk menyelamatkan Kanna. " Ucap Near serius.
****************
Near dengan cepat bangun dan segera berlari keruangan klub persahabatan untuk melihat Kanna masih ada disana atau tidak.
"Bodohnya aku tidak membuat persiapan sebelum datang kesini "
Near masih belum mengetahui kejadian yang sebenarnya. Karena mengalami shock, Near tidak bertanya hal yang sebenarnya terjadi waktu itu. Dengan perasaan kesal terhadap dirinya sendiri ia berlari menuju ruangan klub.
****************
Near Sampai didepan ruangan klub persahabatan. Ia mencoba mengintip dijendela, untuk menengok Kanna ada atau tidak. Perasaan Near lega karena Kanna masih dalam ruangan. Jika Near memilih waktu yang salah. Terpaksa Near harus kembali lagi Kemasa lalu.
"Untung saja Kanna masih ada didalam, sekarang tinggal bagaimana cara agar Kanna tidak keluar dan mengalami kecelakaan tersebut " Near sedang berjongkok memikirkan caranya.
Near ingin membantu Kanna agar ia tidak mengalami kejadian itu. Tapi Kanna tidak boleh mengetahui kalau dirinya yang membantunya. Karena ia sudah berjanji kepada orang tuanya Kanna agar ia tidak bertemu dengan Kanna dahulu. Near takut kalau ia ketahuan oleh Kanna mungkin itu akan berdampak buruk baginya. Mengingat bagaimana Kanna merasa sakit ketika namanya disebut. Oleh karena itu Near seminimal mungkin untuk tidak berinteraksi atau bertemu dengannya.
Selama beberapa menit berfikir akhirnya ia sudah menemukan caranya....
"Jika aku tidak bisa membantunya, tapi mungkin saja Hana bisa mencegah Kanna untuk pergi dari ruangan tersebut. Oke kalau gitu aku kirim pesan kepadanya "
Near akhirnya mengirim pesan kepada Hana.....
*****************
Dan pesan itu akhirnya tersampaikan ke Hana. Karena terlalu asik berbincang, jadi Hana tidak membuka handphonenya sama sekali sekarang.
"Sudah terkirim tinggal tunggu Kanna buka handphonenya "
30 menit kemudian
Sekarang waktu 9.43
"Hana tidak buka handphone nya sama sekali. Mungkin beberapa menit lagi ia akan membukanya "
.
-------Beberapa menit berlalu-------
Waktu : 10.20
"Dasar Hana punya Handphone gak dibuka-buka sama sekali. Kalau gitu jangan bawa Handphone sekalian " Near menjadi kesal sekali karena ditunggu-tunggu Hana tidak membuka handphonenya.
"Apa yang harus aku lakukan ya. Biar Hana buka handphone nya. Otakku, tolong beri aku jawaban " Near berfikir sangat keras agar Hana membuka Handphonenya..
Dan akhirnya ia menemukan ide, untuk membuat Hana membuka handphonenya. Ia menelfon Hana pada saat itu juga karena nanti nada deringmya akan terdengar oleh mereka.
Tapi ketika ia menelfon tidak terdengar suara nada dering telfon didalam ruangan klub. Ia mencoba untuk menelfon berkali-kali tapi tidak ada suara didalam. Ternyata Hana tidak mengaktifkan handphone saat itu, jadi Hana tidak bisa berbunyi.
"Aku harus bagaimana ini, apakah aku harus mencegahnya sendiri. Tapi....nanti malah terjadi sesuatu yang lain. Lebih baik aku pantau situasi nya terus dan memutuskan saat itu juga. " Fikir Near setelah lama berfikir
*****************
Didalam ruangan waktu 10.30
Kanna akhirnya pamit untuk mengambil bekalnya dalam kelas sama seperti sebelumnya.
Kanna: "Iya, tidak terasa sekali sudah jam segini..... Tapi aku pergi dulu sebentar ya. Sepertinya aku pergi ambil bekal dalam tas dikelas dulu "
Hana: "Iya santai saja. Aku tunggu kok "
Kanna: "Iya makasih. "
Near segera bersembunyi agar ia tidak diketahui oleh Kanna. Sedangkan Kanna ia baru keluar ruangan klub dan segera menuju kelasnya untuk mengambil bekalnya. Saat itu Near mulai mengikuti Kanna dari jauh untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya terjadi.
*****************
Near mulai mengikuti Kanna perlahan-lahan dari jauh. Tapi tiba-tiba Kanna berhenti begitu saja, hal itu membuat Near jadi terkejut dan langsung pergi sembunyi diruangan lain yang dekat dengan posisi Near berada.
Near mulai mengintip lagi dari ruangan tersebut untuk mengetahui kenapa Kanna berhenti. Near melihat Kanna sedang berdiam diri menatap seseorang dari jauh.
Near sekarang berada dalam posisi jongkok karena tidak kelihatan siapa yang ditatap Kanna terpaksa Near berdiri untuk melihat siapa yang dilihat oleh Kanna. Near terkejut untuk kedua kalinya. Ia melihat arah tatapan Kanna menuju arah Nita dan Ardi.
************
Seketika itu Kanna mulai lari pergi dari tempatnya dengan cepat. Melihat Kanna berlari dengan cepat Near ikut berlari mengejarnya.
(Ternyat ini yang membuat Kanna tidak kembali ke ruang klub. Aku harus menghentikan nya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi )
Dengan cepat Near mulai mendekati Kanna. Tapi tiba-tiba ada kerumunan dari depan yang menghalangi jalan Near hal itu membuat jarak Near dan Kanna semakin lebar lagi. Near berusaha untuk bergerak maju tapi dengan adanya kerumunan tersebut kekuatan nya tidak ada apa-apanya. Near dipaksa mundur dan jarak mereka berdua semakin jauh lagi.
"Kannnnnaaaaaaaaaa......" Teriak Near frustasi karena tidak bisa menggapai Kanna.
Dengan teriakan tersebut Kanna mulai hilang dari pandangan Near semakin lama.
*****************
Kerumunan tersebut tiba-tiba menurun sedikit demi sedikit dan Near akhirnya bisa berjalan bebas lagi. Ia berlari mencari-cari Kanna dengan penuh kekhawatiran diwajahnya.
Tapi tidak ada sedikit pun tanda-tanda ada Kanna.
"Kanna kamu dimana?...." Gumam Near khawatir.
Near mencari terus menerus hingga akhinya ia sampai digerbang sekolah.
"Oh aku ingat sekarang, Kanna kan ditemukan dekat gerbang itu. Sekarang jam berapa 11.05 sekitar 30 menitan. Kanna akan ditemukan disana, jadi aku harus menemukan Kanna terlebih dahulu sebelum Kanna kecelakaan "
Near akhirnya memutuskan untuk mencari Kanna diluar sekolah karena di masa lalu. Kanna ditemukan tidak jauh dari gerbang dengan kondisi penuh luka. Oleh karena itu Near mengira kalau Kanna pergi berlari keluar sekolah dan mengalami kecelakaan.
*****************
Tetapi Near tidak menemukan Kanna sama sekali diluar sekolah. Hingga tinggal beberapa menit waktunya Kanna ditemukan tidak jauh dari gerbang dan beberapa telepon di handphone masuk dari Ardi seperti dimasa lalu.
Hingga akhirnya Near dengan berat hati mulai kembali kesekolah dan sedikit mencari Kanna disekitar, Tapi hasilnya Nihil.
*****************
Near sudah mau dekat dengan sekolah, tapi sama seperti sebelumnya tiba-tiba ada teriakan tak jauh dari gerbang dan mulai berkerumun di satu pusat.
Near dengan berat hati, mulai mendekatinya dan sama seperti sebelumnya. Kanna yang tergeletak seolah sedang kecelakaan.
Melihat hal itu membuatnya berlutut tak berdaya mencoba mendekatinya.
"Apa yang salah, Kenapa aku tidak bisa menyelamatkan mu Kanna. "
Air mata mulai menetes di pipinya Near.