
"Tapi bagaimana kalau itu gagal " tanya sekali lagi dari kepala sekolah.
"Hmm... aku akan mengulangi waktu dan memperbaikinya hingga ia bahagia. Walaupun berapa kali kulakukan " ucap Near penuh tekad.
**************
Esok harinya......
Pak guru datang dan memberitahukan kondisi Kanna sekarang dan ia tidak bisa masuk hari ini. Sontak hal itu membuat teman-teman berbisik-bisik kalau ada yang membawa Kanna kemarin tapi mereka tidak tau siapa dia. Karena kutukan Near mereka jadi tidak ingat kalau dirinya yang membawa Kanna.
Tapi ditengah kebisingan itu ada seseorang yang senang Kanna tidak masuk.
"Hmmm, baguslah. Hal itu membuatku semakin senang " gunam Andi sinis.
Near melihatnya dari belakang, ia tahu kalau Andi makin senang karena Kanna tidak ada.
*************
Bel istrirahat berbunyi,
Tampak Andi mau pergi keluar kekantin bersama teman-temannya. Tapi Near dengan sengaja menghentikannya.
"Ada apa? " ucap Andi
"Bisa kita bicara sebentar " tanya Near.
"Siapa dia, aku gak pernah melihatnya" tanya salah satu teman Andi
"Entahlah aku juga tidak pernah melihatnya, kalian pergilah dulu. Nanti aku akan menyusul " ucap Andi kepada temannya tersebut
"Baiklah kami pergi dulu, tapi jangan lama-lama " ucap temannya mulai pergi menjauh.
"Baiklah ." Ucap Andi
*******
Mereka tiba, ditempat dimana Andi berbicara dengan Kanna sebelum. Mereka berbicara disana karena tempat itu jarang dilewati orang-orang.
"Apa kau tau, keadaan Kanna sekarang " tanya Near menatap tajam Andi.
"Entahlah, aku tidak tau. Dari yang kudengar dia sedang sakit. Tapi baguslah itu membuatku semakin senang. " ucap Ardi ketus.
Belum sempat Near berbicara Andi mau pergi karena tidak nyaman dengan topik obrolannya.
"Jika kau tanya tentang Kanna. Sana tanya sama orang tuanya. Jika hanya ini yang mau kau bicarakan. Baiklah aku akan pergi ." Andi berbalik mau pergi.
"Kanna memiliki masalah dengan ingatannya " bentak Near memberitahu Andi.
Andi tampak sedikit terkejut dan berbalik.
"Ingatan..."
"Iya, ia memiliki sedikit masalah pada ingatannya. Dia tidak bisa ingat apapun setelah tidur kecuali beberapa hal seperti orang tuanya dan hal lainnya. Hal ini terjadi ketika ia mengalami kecelakaan dimasa kecilnya " ucap Near memberitahu Andi
(Maafkan aku Kanna terpaksa aku harus memberitahu Andi kebenaran ini tanpa izinmu. Ini demi kesembuhanmu, jika saja Andi tahu kejadian yang sebenarnya mungkin saja ia bisa mencoba membantu memulihkan ingatanmu itu ) dalam hati Near
************
Andi agak terkejut dengan perihal tersebut. Tapi karena ia benci dengan Kanna oleh karena itu ia biasa-biasa saja mendengar hal tersebut.
"Terus hubungannya denganku itu apa. Bisa saja itu adalah hal yang ia buat-buat agar orang-orang merasa simpati padanya " tanya Andi biasa seolah tidak terkejut.
Mendengar ocehan Andi tadi membuat Near sedikit kesal dan marah. Karena ia melihat Kanna selama ini tersiksa dan selalu menangis mencoba untuk menyembuhkan ingatannya. Bahkan ia ingat Kanna yang sempat merasa iri kepada orang lain karena bisa berteman dengan biasa.
Near mengepal tangannya dan menatap tajam Andi. Dia marah kepada Andi karena kebodohannya yang tidak bisa mempercayai Kanna sedikitpun.
***********
Dengan perasaan kesal itu Near mendekat kepada Andi dan menatap tajam Andi. Tiba-tiba ia mengangkat kerahnya dengan keras.
"Kau belum tau apa yang terjadi, tapi akan kubuat kau mengerti dan menyesali perkataanmu barusan " ucap Near kesal
"Hmmm. Terserahlah..." ucap Andi biasa.