
Bel waktu istirahat berbunyi
Near berangkat lebih dahulu seperti biasanya kebelakang sekolah. Tapi sebelum pergi ia melihat Andi dan Kanna dengan mata berkaca-kaca.
"Sepertinya kalian cocok berdua. Tapi sekarang adalah harinya, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi aku percaya dengan apa yang aku pilih ini akan membuatmu bahagia " gunam Near mencoba menahan air matanya dengan meremas jam antik disakunya.
Tampak Near telah mengetahui sesuatu tentang hubungan Andi dan Kanna, yang bahkan orang lain tidak tahu.
Setelah bergunam sebentar Near melanjutkan jalan kebelakang sekolah dengan terburu-buru.
************
Setelah Near keluar kelas, Kanna langsung bersiap seperti biasanya untuk mengikuti Near dari jauh untuk datang kebelakang sekolah. Dengan terburu-buru ia mencoba mendekati Near setelah melewati beberapa kelas. Tapi entah kenapa Near tidak menunggu Kanna malah ia makin mempercepat jalannya.
"Ada apa dengan Near, kenapa ia cepat sekali tidak seperti biasanya. Biasanya ia menungguku dengan berjalan lambat " gunam Kanna mempercepat jalannya.
Karena Near semakin jauh, Kanna mencoba memanggil Near untuk menghentikan langkahnya. Tapi saat itu tiba-tiba Andi datang dari belakang memanggilnya.
"Kanna " ucap tegas Andi
Seketika langkah Kanna berhenti dan berbalik. Ia sangat terkejut karena Andi mengikutinya karena ia kira selama ini tidak ada yang mengikutinya.
"Ada apa " ucap Kanna bertanya biasa.
"Ada yang ingin kubicarakan padamu " ucap Andi tajam.
************
Near dengan tergesa-gesa sudah sampai ketempat ruangan klubnya. Disana sudah ada Hana dan Ardi. Mereka terkejut dengan Near yang datang dengan tergesa-gesa.
"He'em kenapa kamu terburu-buru. Apakah ada sesuatu yang terjadi?. Dan dimana Kanna sekarang bukankah kamu sering datang bersamanya. "
Near tidak menjawab ia masih berdiri di depan pintu. Melihat hal itu membuat Ardi menjadi sedikit khawatir dan mencoba berdiri menghampirinya. Tapi ketika Ardi mencoba menghampirinya seketika itu Near mengangkat kepalanya dan tersenyum.
"Tidak ada apa-apa kok. Aku hanya sedang lapar sekali jadi aku datang buru-buru. Ah untuk Kanna ia ada sedang urusan jadi ia datang terlambat. " Ucap Near dengan tersenyum terpaksa.
"Oh begitu, kamu ini membuatku khawatir saja " ucap Ardi bernafas lega
Tapi Hana tidak percaya dengan ucapan Near barusan karena itu tampak ia sedang berbohong dimatanya. Dia masih curuga dengan omongan Near tadi. Tapi ia tidak bisa berbuat banyak dan memilih melanjutkan makannya.
***********
"Apa yang ingin kamu bicarakan denganku " tanya Kanna kepada Andi.
"Hmm(senyum sinis), walaupun hanya kita berdua kau tetap berpura-pura tidak mengenalku sama sekali. " ucap Andi kesal terhadap Kanna
"Eh " Kanna tidak tahu apa yang sedang dibicarakan Andi.
"Aku disini memberitahumu sesuatu. Bahwa mulai hari ini jangan berbicara denganku. Karena aku mulai membencimu sejak kau melupakan janji kita dan malah pergi dengan orang lain. Kau melupakan janji kita tapi kau malah asik bersenang-senag. Apa kau tidak memikirkan perasaanku " bentak Andi melampiaskan kekesalannya.
Kanna hanya diam menunduk tidak mengerti apa yang terjadi dia mencoba mengingat sesuatu itu.
"Sekarang kau melupakanku, tapi aku sudah tidak heran lagi bila kau melupakanku. Malah itu bagus dan mulai sekarang jangan berbicara atau berhubungan denganku lagi. paham " bentak Andi
Kanna diam menunduk sedih.
"Dirimu ini, membuatku sangat benci terhadapmu " ucap Andi berbalik pergi meninggal Kanna yabg terdiam mematung mendengar ucapan Andi itu.