
Jason terkejut dengan ucapan Near barusan. Ia tercengang dengan ucapan Near barusan. Mendengar kata-kata itu ia teringat dengan Jarwo yang lari melarikan diri melawan Ardi karena saking takutnya untuk melawan Ardi.
Mengingat kenangan itu Jason jadi tersenyum dan menyetujui Near melawan Pria tua itu sendirian.
"Baiklah lawanlah pria tua itu sendirian dan menanglah " Jason menjulurkan lengannya.
"Baiklah aku akan memenangkan ini dan mengakhiri peristiwa tidak jelas ini " Near juga tersenyum meraih tangannya Jason.
(Mendengar katamu mengingatkanku akan Jarwo, Near. Jika saja aku menarik lengannya dan memaksa dia bertarung denganku melawan Ardi. Apakah ia tidak akan jadi seperti ini. Hal itulah yang membuatku jadi penasaran diwaktu ini, didetik ini. Oleh karena itu aku ingin kau membuktikkan padaku apakah aku harus membiarkannya pergi atau tidak. Jika aku kembali pada masa itu. Near tunjukkanlah padaku pilihan yang tepat) dalam hati Jason bertanya-tanya.
**********
"Baiklah aku pergi dulu " Near melepaskan tangannya dan berbalik pergi menuu kearah pria tua tersebut berada.
Jason yang ada dibelakangnya hanya bisa tersenyum dan duduk dilantai karena sudah tidak kuat berdiri lagi. Jason melihat punggung Near yang berjalan pelan-pelan kearah Pria tua tersebut.
(Hahhhh, apa yang akan terjadi dengan pertarungan ini. Apakah kita akan kalah lagi atau memenangkan pertarungan ini. Hanya kamu yang bisa menentukannya sekarang, Near) Jason juga sempat melirik kearah tempat Jarwo berada dan dia hanya tersenyum.
*********
Near berjalan menuju kearah lria tua tersebut dengan pelan-pelan. Karena tampak pria tua itu seolah sedang bersiap-siap menerkamnya. Oleh karena itu dia sedikit berhati-hati ketika berjalan kearahnya.
"Kemarilah...lawan aku " tantang Near sambil memasang kuda-kuda.
Pria tua itu hanya bisa tersenyum dan tertawa ketika ditantang oleh Near. Tapi tiba-tiba pria tua itu dengan cepat berlari kearah Near. Hal itu membuat Near terkejut dan sedikit takut.
Tapi karena jarak mereka sedikit jauh, Near bisa sedikit tenang dan mempersiapkan dirinya. Dengan cepat pria tua itu sudah sampai didepan Near.
Pria tua itu langsung menyerang secara brutal kearah Near. Near menepis semua serangan pria tua itu dengan kedua tangannya. Pria tua itu langsung menyerang kewajahnya Near. Near tidak menduga kalau serangan pria itu tiba-tiba berubah.
Hal itu membuat Near hampir tidak bisa mengelak. Dengan aerangan mendadak pria tua itu, mereka masih berlanjut menyerang satu sama lain. Dengan Near yang masih menepis semua serangan dan diakhir serangan mendadak lagi dari pria tua tersebut. Tapi karena Near sudah mengetahui hal tersebut, dengan mudah Near mengelak kali ini.
Serangan mereka terus berlanjut hingga beberapa detik. Serangan mereka terhenti ketika Near gagal menepis satu serangan pria tua itu. Pukulan pria tua yang gagal ditepisnya, serangannya mengenai tepat diperut Near.
"Near..." teriak Jason yang kaget Near kena pukulan.
Pria tua itu meneruskan serangannya secara bertubi-tubi dan cepat kearah Near. Near terlihat kesakitan dengan pukulan itu, tapi tampaknya Near bisa mengatasi rasa sakit itu dan mulai menepis lagi. Tapi kali ini Near tidak hanya menepis serangan itu.
Ia juga mempersiapkan serangan kearah perut pria tua itu untuk membalaskan serangan pria tua itu. Saat ada kesempatan Near langsung melancarkan serangan balasan kearah pria tua itu dengan tangan kanannya. Tampak serangan pria tua itu berhenti karena terkejut dengan serangan Near. Near tidak membiarkan jeda untuk pria tua tersebut, serangan Near berlanjut dengan cepat kearah perut pria tua itu.