
Ibunya Near bingung dengan sikap mereka berdua. Dia juga masih bertanya-tanya dalam hatinya kenapa Ardi dan Kanna mencari Near padahal dia ada disekolah dan ia juga berpamitan tadi.
"Aku bingung dengan pemikiran anak jaman sekarang." Ibunya Near memegang dagunya keheranan.
Tapi mengingat Kanna yang selalu dibicarakan anaknya yaitu Near membuat dirinya bersyukur.
"Kelihatannya dia sudah sehat kembali dan ceria. Sepertinya aku tidak perlu khawatir soal Near punya pacar lagi atau tidak. Apalagi pacarnya cantik seperti dia." Ibunya tersenyum sambil bergunam bahagia.
*********
Kanna sekarang tampak sedang pergi menuju sekolah kembali dengan berlari. Dia berlari sangat cepat dan wajahnya tampak sangat khawatir seolah seseatu akan terjadi.
Ardi yang terlambat berlari, akhirnya sudah bisa mengejar Kanna. Karena Ardi laki-laki maka dia pun dengan gampang mengejar Kanna.
"Apa yang terjadi. Mengapa kamu tiba-tiba berlari begitu saja." Tanya Ardi khawatir dengan Kanna.
"Aku tahu maksutnya." Kanna menunduk sambil melangkah menuju sekolah
"Maksut apa " tanya Ardi benar-benar kebingungan dengan maksut Kanna sekarang.
"Maksut dia akan pergi jauh. Mungkin dia akan pergi dan tak kembali " Kanna menangis membayangkan Near akan pergi.
"Apaaa, itu pasti tidak mungkin " Ardi terkejut dengan pemikiran Kanna barusan, karena Near yang ditemuinya kemarin tampak bahagia dan tidak terpikirkan akan melakukan hal itu.
"Aku harap itu juga bohongan tapi mengingat dia..." Kanna tak sanggup mengatakan lagi.
Begitupun dengan Ardi dia juga tak sanggup menjamin apakah Near akan melakukan itu. Mereka berdua saling diam sekarang.
Dalam diam mereka, mereka tahu tempat Near sekarang berada. Near sekarang berada dibelakang sekolah, karena tidak ada tempat lagi selain disana yang bisa tepikirkan.
************
Dan benar Near sekarang berada dibelakang sekolah sendirian, menikmati angin yang berhembus. Tampak dia juga mengenggam jam antik pengulang waktu.
"Apakah kamu yakin akan pergi " jam antik itu bertanya kepada Near.
"Hmmm...sepertinya begitu. Ini untuk membuat dia bahagia." Near tersenyum, meskipun tersenyum tampak kesedihan juga dalam wajah Near.
FLASHBACK ON
Near kemarin malam.
Dia datang digudang dengan tangan kanan diperban. Dia langsung menuju ke peti tempat jam itu disimpan lagi setelah peristiwa bos penjahat.
Jam itu telah disimpan oleh orang tuanya. Karena waktu itu Near sedang dalam keadaan koma makanya jam itu diambil oleh orang tuanya untuk disimpan.
Sebenarnya Near sudah mendapatkan ijin oleh orang tuanya untuk menggunakan jam itu. Karena apa yang dipilih oleh Near adalah keputusannya maka mereka menyetujui Near menggunakan jam itu.
****************
Pagi harinya Near tampak biasa saja. Dia sarapan seperti biasanya, Near tidak memberi tahu orang tuanya agar mereka tidak terlalu khawatir dengannya.
Selesai sarapan Near langsung pergi sekolah.
"Hahhh, aku sebenarnya ingin lihat Kanna sekali lagi sebelum pergi." Near menetapkan tujuannya untuk pergi kesuatu tempat selain sekolahnya.
Tapi ditengah pemikiran itu, tanpa sadar Near berjalan kerumahnya Kanna.
"Eh kenapa aku bisa datang kesini padahal aku kan sudah janji pada diriku sendiri." Near tampak terkejut karena saat dirinya tidak fokus entah kenapa hatinya membawa dirinya untuk pergi kerumah Kanna.
Tepat berhenti didepan rumah Kanna. Tiba-tiba ada suara Kanna dari dalam rumah.
"Aku pergi dulu " ucap Kanna pamit pergi kepada ibunya.
Tampak Kanna terlalu murung, membuat Near mengikutinya dari belakang.
Setibanya didepan sekolah Near berniat pergi meninggalkan Kanna mencari tempat untuk kembali kemasa lalu dengan tenang. Tapi niat itu diurungkan karena ada Ardi yang datang dari belakang.
"Oh sial kenapa Ardi ada disana " Near langsung berbalik kembali menuju sekolah.
Membuat Near tidak ada pilihan lain selain kembali menuju sekolah karena salah satu yang menyadari keberadaannya adalah Ardi.
Entah apa yang membuat Ardi bisa menyadari Near padahal Near memiliki kutukan yang membuat hawa keberadaanya tipis.
************
Near sempat melewati kelas yang ada Kanna didalamnya. Dan Kanna tidak menyadarinya Near lewat. Begitu juga dengan Near ia memang sengaja lewat kelasnya agar bisa melihat Kanna lagi.
Tiba dibelakang sekolah Near duduk diam memperhatikan awan.
"Sepertinya tempat inilah yang terkenang dalam hidupku " Near tersenyum sedih.
FLASHBACK END
"Akan aku ingatkan lagi jika kau gunakan aku, maka hawa keberadaanmu akan tipis" Jam itu mengingatkan lagi ke Near.
Menerima peringatan itu bukannya takut malah membuat Near tersenyum.
"Apakah itu akan cukup membuat Kanna tidak menyadariku " Near tanya kembali ke jam antik itu.
"Entahlah aku pun juga tidak tahu itu." Jawab Jam antik itu.
"Wuahhh(merenggangkan tubuhnya)... aku harap itu membuat Kanna tidak sadar aku." Near tersenyum sambil pura-pura baik-baik saja sekarang.
"Hmm(tersenyum)....sepertinya aku tidak bisa menghentikan tekadmu lagi." Ucap jam antik mengira.
**************
Kanna sekarang berjarak hampir 65% untuk sampai sekolah. Dalam perjalanan ia melihat jam tangannya membuat Ardi bertanya penasaran.
"Apakah dia kemarin memberitahumu kapan akan pergi." Tanya Ardi yang kelelahan habis bolak balik dari rumah Near ke sekolah.
"Tidak tapi aku yakin dia akan melakukan hal itu pada jam istirahat." Kanna memberitahu pemikirannya sekarang.
"Kenapa kamu bisa yakin, bisa saja dia sudah melakukan hal itu" tebak Ardi.
"Jangan berbicara seprti itu" bentak Kanna berlari sambil meneteskan air matanya, dia kesal karena pemikiran Ardi bisa saja terjadi.
"Maaf " Ardi menyadari kesalahanya karena seharusnya tidak boleh berbicara begitu apalagi saat ini , yang mana pikiran Kanna sedang kacau.
"Aku juga minta maaf. Tapi aku minta tolong kepadamu, jangan berbicara kalau dia sudah benar-benar mati " Kanna menunduk sedih sambil berlari.
"Iya maafkan aku." Ardi mengakui kesalahnya dengan sedih.
(Near, aku harap kau benar-benar tidak melakukan itu. Karena Near yang kukenal adalah orang yang pantang menyerah dan selalu berusaha keras untuk temannya) ucap Ardi dalam hati sambil memandang langit, mengikuti Kanna.
Begitu juga dengan Kanna dia juga berharap dalam hatinya( komohon, kumohon jangan lakukan itu. Aku ingin tetap bersamamu.)
**************
"Waktu kurang 5 menit lagi sebelum istirahat dan waktu dimana aku akan pergi." Near bergunam setelah melihat waktu di jam antik itu.
Benar kata Kanna tadi, tampaknya Near sekarang sedang menunggu waktu istirahat dimulai sebelum mengembalikkan waktu.
"Kenapa kamu ingin kembali kemasa lalu dijam istirahat sekolah ini. Padahal kamu bisa saja melakukannya sekarang tanpa perlu menunggu." Tanya jam antik itu penasaran dengan alasan Near.
"Yaaa...sepertinya karena aku memiliki waktu yang bahagia dijam istirahat sekolah ini bersama temanku. Dan aku ingin diwaktu yang bahagia ini aku pergi" Near menjelaskan alasannya kenapa harus diwaktu istirahat.