REPEATING TIME

REPEATING TIME
Chapter 139



Mereka semua siap bertempur untuk memenuhi tujuan mereka masing-masing. Dengan kelompk Jarwo yang memiliki tujuan untuk membalaskan dendam kepada Ardi dan keempat orang di kelompk Ardi, mereka memiliki tuuan untuk bertahan hingga akhir.


Dengan tujuan mereka itu, pertarungan akan diadakan kembali didalam gedung. Dengan hawa mencengkam dari dalam gedung itu. Tanpa basa basi lagi Jarwo menyuruh anak buahnya untuk segera menyerang mereka berempat.


"Ayo apa yang kalian tunggu. Kemenangan ada didepan kita, kesempatan kita selagi mereka kelelahan. Kita akan habisi mereka hingga tidak ada yang tersisa " ucap Jarwo tersenyum licik.


"Siap boss " anak buahnya menjawab bos Jarwo.


**********


(Akan berapa lama kita akan dapat bertahan. Tapi aku tidak takut akan kalah lagi, karena disini aku akan melindungi orang yang penting bagiku) ucap Near tersenyum optimis.


"Tanpa banyak kata lagi. Serangggggg " teriak Jarwo menyuruh anak buahnya


"Iyaaaaaaaaa " teriak uga anak buahnya penuh semangat menanti kemenangan yang mudah itu.


(Entah siapa yang telah membuat mereka babak belur begitu. Aku akan bererima kasih nanti. Tapi ini akan menjadi kesempatan bagi kita untuk memenangkan pertandingan ini ) dalam hati Jarwo tersenyum puas.


*************


Semua anak buah Jarwo bergerombol mau menyerang mereka berempat dengan kesempatan itu. Jarwo ada di belakang gerombolan itu sebagai pembimbing mereka untuk melawan mereka berempat. Walau gerombolan Jarwo tidak begitu kuat seperti mereka berempat tapi mereka menang jumlah dan stamina.


Hingga tidak heran kalau mereka berempat akan kalah dengan gerombolan Jarwo yang banyak dan sudah bangun dari pingsannya.


**********


Sesaat mereka mau bertarung melawan anak buah Jarwo. Terdengar suara dari pintu gedung itu, yaitu suara langkah yang berlari datang menghampiri mereka.


"Yoo(sapaan), lama tidak bertemu. Tampaknya kau sedang kesusahan " ucap orang itu melangkah masuk gedung.


"Hmm(tersenyum), lama sekali kamu ini " ucap Ardi tersenyum lega.


**********


"Apa yang terjadi kenapa kalian diam, cepat serang mereka berempat " ucap Jarwo dari belakang.


Jarwo bilang begitu karena ia tidak tau kalau ada yang datang. Setelah berkata seperti itu, anak buah Jarwo masih diam saja sehingga ia penasaran ada apa didepan.


"Kenapa kalian diam, ini akan menjadi kemenangan kita. Apa kalian takut, bukannya kalian lihat badannya sudah babak belur tadi " ucap Jarwo sambil menerobos kedepan untuk melihat kenapa mereka(anak buah Jarwo) tidak menyerang.


Setelah Jarwo sampai didepan an melihat apa yang membuat mereka berhenti bergerak. Hal itu juga berlaku dengan Jarwo, setelah melihat ada yang datang ia menjadi terkejut dan mulutnya terbuka lebar tidak percaya.


"Po...po..polisi... kenapa bisa ada disini " teriak Jarwo terkejut sambil mengeluarkan ludahnya setiap berbicara saking tidak bisa menahan terkejutannya.


"Bos, bagaimana ini. Mereka ada banyak sekali " ucap anak buahnya yang mulai melangkah mundur ketakutan.


Ternyata yang datang adalah pimpinan polisi yang pernah membantu Ardi dan Near dibelakang sekolah untuk melwan bos penjahat.


Dengan kedatangan polisi, Jarwo lupa kalau ada polisi yang akan datang nantinya. Polisi itu membawa banyak pasukan dibelakangnya, sehingga membuat Jarwo patah semangat dan terkejut.


"Hahaha, kenapa kalian mundur begitu. Ketika kalian menyerang seseorang bukannya kalian harus siap untuk diserang juga " ucap pimpinan tertawa keras.