REPEATING TIME

REPEATING TIME
Menyelamatkan Kanna 6



Salah satu polisi telah mengikuti anak buah penjahat itu dengan mengendap-ngendap agar tidak ketahuan. Polisi yang telah dikirim tersebut telah diberi misi untuk mencari informasi tentang penjahat itu.


******


Sedangkan anak buah penjahat itu tidak tahu bahwa sekarang mereka sedang diikuti polisi. anak buah penjahat itu sudah sampai ditempat bossnya berada, segera mereka melaporkan bahwa Near dan Arfi sekarang sedang tidak bersama guru-gurunya.


"Maaf, boss. kami mau melaporkan bahwa anak-anak itu sekarang tidak berada didepan " ucap salah satu anak buahnya yang kehabisan nafas setelah berlarian


"Apaa... mereka tidak berada didepan. Apakah benar informasi tersebut " ucap bossnya yang tidak percaya akan berita itu


"Iya boss kami sudah memastikan bahwa tidak ada tanda bahwa mereka sekarang berada disana " anak buahnya menjelaskan mengapa mereka percaya ucapan guru-guru tersebut


Bossnya sedikit yang mendengar akan hal itu dia jadi senang. "Hahhaha, bagus bagus sekali. Ini berita yang bagus sekali. Tidak kukira kalian seberguna ini, hahahaha(tertawa gila)"


Salah satu anak buah polisi tersebut datang untuk mengintip dan menguping pembicaraan para penjahat itu.


(jadi disini tempat mereka sembunyi) ucap dalam hati polisi yang telah mengikuti penjahat itu


*******


"Semuanya, segera pergi cari kedua anak itu dan tutup jalan menuju keluar sekarang juga. Kita harus cepat bergerak sebelum mereka mengetahui bahwa berita tentang adanya bom disekolah ini bohong. Ayo segera cari mereka, cepattt " ucap boss penjahat itu dengan senang


"Siaaap laksanakan.. " ucap anak buahnya sigap


Polisi yang mengikuti penjahat itu terkejut mendengar berita bahwa bom yang selama ini dicari polisi tidak ada dari tadi.( apaaa, mereka berbohong soal berita adanya bom disekolah ini. Ini harus saya laporkan kepada komandan ini) ucap dalam hati


Mendengar informasi bahwa tidak adanya bom disekolah ini. Sesegera dia beranjak mau pergi melaporakan. Tapi ketika mau melangkah pergi, polisi itu secara tidak sengaja telah menginjak ranting pohon[krekkkk]


polisi itu hanya bisa diam membeku berharap tidak ketahuan karena jika polisi itu sendirian menghadapi mereka pasti polisi tersebut akan kalah .


******


Para penjahat yang mendengar suara itu, dengan cepat mereka menoleh kebelakang yaitu ketempat suara itu berbunyi. "Siapaa disana "


"kamu segera check, apakah ada orang diluar. Pembicaran ini jangan sampai ada orang yang tahu" Bossnya menunjuk salah satu anak buahnya menyuruh untuk mengecek


"Siaap boss" ucap anak buahnya mematuhi perkataan bossnya


Salah satu dari mereka yang telah ditunjuk secara perlahan datang menghampiri sumber suara tersebut.


"Tidak ada apa-ap bos disini" ucap anak buahnya yang telah melihat sekitar tempat bunyi itu berasal


"Apa kamu yakin tidak ada siapa-siapa disana. Cepat kamu lihat sekali lagi" ucap bossnya menyuruh, agar anak buahnya melihatnya lebih teliti


Anak buahnya menuruti apa kata bossnya, dia menoleh kekanan kekiri tapi tetap tidak ada orang disana."iya boss, Tidak ada orang disini "


"Emm... aneh, bagaimana mungkin tadi ada suara tapi kok tidak ada orangnnya " ucap bossnya curiga dengan bunyu suara itu


"Mungkin tadi, itu suara ranting jatuh boss dan bisa saja juga tadi itu kucing lewat barusan " ucap anak buahnya yang mencari alasan kenapa ada bunyi tersebut


"Emm..sepertinya benar katamu itu." Ucap bossnya yang menerima alasan kenapa bunyi itu ada tadi


*******


"haaahhh(menghela nafas panjang), untung saja aku langsung ketempat ini. Jika tidak, bisa mati aku tadi kena penjahat itu " ucap polisi tadi bernafas lega setelah menghindar dari curigaan para penjahat itu


polisi tadi mengintip keadaan diluar, melihat apakah penjahat itu masih mencari dirinya atau tidak. Dengan hati-hati polisi itu keluar dari ruangan persembunyian yang tepat disebelah markas penjahat itu.


"Aku harus beritahukan komandan soal informasi ini, agar masalah ini cepat diatasi" ucap pelan polisi tersebut yang telah bertekad


Tapi ketika hendak mau pergi polisi. Tiba-tiba ada seseorang datang dari belakang dengan tubuh besarnya dia berjalan perlahan-lahan.


Polisi tersebut menyadari bahwa ada seseorang yang datang dari belakang dengan tanggap dia menoleh kebelakang secara cepat. Tapi apa daya dia terlambat menyadarinya sehingga dia dipukulnya. [Buggg]


Polisi tadi pingsan dan mimisan karena badannya dipukul, tubuhnya diseret menuju ke tempat penjahat tersebut berkumpul.


*******


"Apa yang sedang kamu bawa itu " tanya bossnya yang melihat anak buahnya datang dengan membawa orang


"Ini boss aku membawanya karena sepertinya dia telah mendengar percakapan kita. Aku melihatnya mengintip ruangan ini " ucap anak buahnya yang telah membawa polisi tersebut


[Clap...clap...clap] boss itu bertepuk tangan takjub dengan apa yang sudah dilakukan anak buahnya


"Bagus, bagus sekali kerjamu ini. Tak rugi aku telah merekutmu " ucap bossnya memuji


Tampak anak buah yang lain iri dengan teman yang mendapatkan pujian dari boss


"Segera ikat dia. Jangan sampai dia kabur seperti anak-anak itu, kita harus menjaga informasi ini sampai aku bisa membalas perbuatan anak-anak yang telah membodohiku " ucap bossnya yang geram


Anak buahnya menuruti perkataan bossnya. Dengan cepat mereka telah mengikat polisi itu ditempat yang sama saat Kanna disekap."kita harus mengikat dengan erat kalau tidak nanti boss akan marah "


"Oke siap. Tenang saja kalau mengikat itu urusanku" jawab santai temannya


Selesai mengikat mereka melaporkan bahwa tugasnya sudah selesai kepada bossnya."sudah selesai boss, apa yang harus kita lakukan lagi"


"Bagus, sekarang kita hanya perlu mencari anak-anak tersebut. Salah satu dari kalian harus jaga orang itu dan yang lainnya ikut aku. Waktunya kita akan berpesta " ucap bossnya senang karena Near dan Ardi tidak bisa lari kemana-mana sekarang.


Langsung tanpa banyak bicara lagi salah satu anak buah tersebut segera memisahkan dirinya menjaga polisi tersebut dan anak buahnya yang lain segera mengikuti boss untuk mencari Near dan Ardi.


******


Para penjahat itu tidak tahu bahwasannya orang yang telah disekap dimarkas adalah anggota polisi yang menyamar.


Pimpinan polisi yang memberikan perintah untuk mengikuti penjahat tersebut, sekarang dia merasa khawatir karena anggota belum kembali dari tadi. Pimpinan polisi bolak-balik khawatir akan terjadi hal buruk dengan anak buahnya itu.


"Apakah masih belum ada kabar dari polisi tersebut " pimpinan polisi itu bertanya dengan tidak sabarnya khawatir telah terjadi seseatu


"Belum pak. Masih belum ada kabar dari anggota yang telah mengikuti para penjahat itu " ucap anak buahnya melaporkan situasi yanv telah terjadi


"Bagaimana ini...." gunam pimpinan polisi itu bingung apa yang harus dilakukan