
"Apa kau tau tentang Jam ini " ucap Near serius.
Ardi mengangguk
"Aku pernah melihat kau membawa ini berkali-kali. Bukankah ini hanya jam lama saja, awalnya aku berfikir begitu. Tapi entah kenapa saat aku memikirkan kondisimu, dimana semua tidak mengingatmu dan hanya aku dan Hana. Itu membuatku berfikir kalau terjadi sesuatu padamu entah apa itu.... "
Ardi tiba-tiba berhenti berbicara, tapi setelah beberapa menit ia kemudian tersenyum sedikit.
"Dan hari ini, hal yang paling aneh adalah kamu tidak datang dengan Kanna tidak seperti biasanya. Awalnya aku percaya kalau Kanna sedang urusan. Tapi kau sangat aneh hari ini, kau tidak memakan bekalmu....."
"Eh...." Near terkejut.
[Pikiran Near seolah sedang kacau pada waktu istirahat sebelumnya. Sehingga ia tidak makan bekalnya, saking kacau pikiran Near bahkan Hana dan Ardi mencoba memanggilnya guna menyadarkannya. Karena ia tidak bergerak sama sekali ]
"Aku dan Hana mencoba memanggilmu tapi kau tidak menjawab. Karena kami pikir kau sedang bercanda kami mencoba membiarkanmu, Tapi kamu sampai jam istirahat masih diam saja. Hal itu membuat kami khawatir, tapi kau tiba-tiba berdiri mendengar bel masuk pelajaran berbunyi seolah kamu sudah tahu akan sesuatu "
*************
"Jadi aku mencoba mengikutimu, aku melihatmu membawa Kanna. Seolah kamu tahu Kanna akan pingsan disana. Dan sekarang aku belum tahu pasti, tapi sekarang aku yakin itu ada hubungannya dengan jam ini. Entah itu membalikkan waktu atau mengetahui masa depan dan dalam penggunaanya ada hal yang harus dikorban yaitu hawa keberadaanmu. " ucap Ardi serius.
Near sempat terkejut karena Ardi mengetahui samai sejauh itu. Tapi Near tiba-tiba tersenyum dan mengangguk.
"Kamu memang temanku ya....Memang benar ini ada hubungannya dengan jam ini. Hal ini dimulai sejak kecilku....."
Near mulai menceritakan kejadian masa kecilnya ketika ia menemukan jam itu hingga akibatnya.
************
"Oleh karena itu aku tidak memiliki teman dan tidak ada yang mengingatku. Tapi disaat aku melawan bosnya Jarwo waktu itu entah kenapa ketika aku merasa putus asa. Aku melihat sekilas kejadian Kanna pingsan...."
Saat Near tidak ada pilihan waktu itu. Entah kenapa Near tiba-tiba berada disebuah ruangan yang gelap tidak ada cahaya sama sekali. Near berteriak sekencang-kencangnya tapi tidak ada yang menyaut.
Hingga beberapa detik terdengar suara Jam antik itu.
"Hehehe, apakah kamu terkejut " ucap jam Antik itu.
Near terkejut dan berdiri mencari sumber suara tersebut, tapi apa daya yang ia lihat hanyalah kegelapan tanpa henti.
"Siapa kau " teriak Near takut.
Jam antik : "apa kamu lupa denganku Near."
Near : "Eh, suara ini bukankah kamu adalah jam Antik. Kenapa aku bisa disini dan dimana ini ?..."
Jam antik : "Engkau berada didalam diriku. Inilah kekuatanku yang sebenarnya, kau yang sekarang masih belum bisa menggunkan kekuatan ini. Tapi aku hanya mau menunjukkan takdirmu di masa depan secara sekilas sesuai dengan kekuatanmu yang sekarang "
"Eh, takdirku" Near tidak mengerti.
Tiba-tiba ada sebuah cahaya didepannya. Dimana itu menampilkan kejadian dari masa lalu Hana dengan Andi hingga mereka bertemu secara tidak sengaja diSMA yaitu masa sekarang saat Kanna pingsan hanya sampai itu saja.
"Sudah hanya itu saja yang bisa aku tampilkan sesuai kekuatanmu yang mengendalikanku. Dan ini peringatan untukmu, hal yang kau lihat diterakhir itu adalah dimana kutukanmu mulai berjalan dengan cepat. Ada hal yang membuatmu akan memakai kekuatan ini, entah kamu mau atau tidak " ucap jam Antik itu.
Near hanya bisa diam terpaku, tapi ketika melihat hal itu Near bukannya semakin tidak semangat malahan hal itu membuanya ingat. Ingat bahwa dia memiliki teman yang harus ia lindungi.
"Terima kasih telah memperlihatkan hal itu kepadaku. Sekarang aku sudah sadar bahwa ada hal yang masih harus aku lindungi. Tolong bawa aku kembali biar aku hajar yang menghalangiku " ucap Near mengepalkan tinjunya dengan mata berapi api.
"Ohhhh, baiklah. Berjuanglah.... Near" ucap Jam antik.