Never Not

Never Not
Sayonara!



Jadi gays, novel ini termasuk kisah yang lahir tiba-tiba. Ide cerita ini tidak pernah ada dalam perencanaan novel yang akan aku kerjakan.


Nah, waktu nulis always remember, aku pernah bilang mau Hiatus. Benar-benar mau Hiatus, karena pandemi dah berakhir. Pekerjaan dah kembali seperti sedia kala. Tapi karakter Rai seakan mengajakku untuk menciptakan novel baru. Begitu cintanya gua sama karakter yang ngeselin ini, terciptalah novel ini, menggandeng Yamazaki Shohei dengan maksud menarik perhatian pembaca novel GA 🤭, karena GA bisa dibilang novelku yang paling sukses.


Setelah sudah ada dua karakter utama. Gua bingung, bagusnya mereka ini dibikin cerita apa, ya? Tiba-tiba gua pingin bikin cerita tentang kepahlawanan. Ya, udah gua bikin rumusan ceritanya. Tapi bingung, konflik penghubungnya apa. Secara aku dah bikin cerita tema pencurian, tema gangster dan penipuan. Gua pilih tentang korupsi. Alasannya sederhana, karena banyak contoh kasus yang bisa aku ambil.


Sulitnya bikin novel ini, karena gua harus menciptakan masalah lebih dulu, abis masalah dibikin, eh gua mesti beresin lagi masalah yang gua buat. Dan sialnya, bukan cuma satu masalah yang gua bikin, tapi ada lima masalah karena ada lima misi yang harus diselesaikan BS di novel ini. Ini sama kayak pas gua mesti ciptain sandi buat diciptain Ren, terus bikin jawabannya buat dipecahin Jun. Puyeng-puyeng dah!


Dan seperti yang aku bilang, chapter negosiasi hingga chapter meninggalnya Seto Tanaka, menjadi chapter yang lebih dulu aku tulis walau masih secara acak. Karena itu bagian dari klimakks novel. Bikin kliimaks novel itu susah loh. Kalian pernah baca cerita yang konfliknya seru banget, tapi pas klimakss eh malah biasa aja, kan? Trus kalian pasti bakal bilang klimakssnya gak dapat. Ya, karena itu puncak cerita.


Dari awal aku dah ngasih tahu ya kalau novel ini romance-nya itu cuma sebagai selingan dari cerita petualangan Shohei dan Rai. Ada yang waktu itu ngotot banget, "ini kan pemeran utamanya Rai, bukan shohei!" Padahal dari bab 2, aku dah bilang pemeran utamanya Rai dan Shohei. Gak selamanya cerita itu pemeran utama diisi oleh pria dan wanita. Dan di novel ini, gua dah merasa cukup adil buat ngebagi porsi cerita antara Rai dan Shohei.


Btw, mungkin ada yg kurang setuju dengan ending novel ini. tapi menurut aku, inilah ending terbaik untuk mereka semua. Mereka berpisah untuk melanjutkan hidup masing-masing. Kenapa gak bersahabat aja? Susah! Rai memilih masuk dunia politik, sedangkan Shohei tetap berdiri sebagai seorang penegak hukum. Dari awal, mereka hanyalah partner kerja, makanya ada surat perjanjian. Tapi seiring berjalannya waktu, persahabatan malah terbentuk secara alami, hanya saja mereka sungkan untuk saling mengakui.


Kenapa Rai malah masuk politisi? Bukan kerja yang lain. Ya, biar masih nyambung dengan jalan cerita. Lucu kan kalo tiba-tiba di penghujung cerita Rai turun tahta jadi pegawai biasa, atau tiba-tiba jadi CEO, lebih aneh lagi kalo dia jadi polisi kek Shohei. Dengan kemampuan Rai berstrategi, alumni universitas Today jurusan komunikasi, pintar ngomong, dan ditambah lagi pernah menjadi Black Shadow, dia cocok jika masuk di lingkungan birokrasi.


Mungkin juga ada yang kecewa kenapa Rai gak jadian sama Seina, atau kenapa Shohei gak sama Yuriko, istilahnya bertukar pasangan seperti yang kalian duga di awal cerita. Gini, karena pemeran utamanya itu Rai dan Shohei, jadi aku ingin kedua tokoh utama aku ini berjuang untuk cinta mereka, bukan mereka yang diperjuangkan. Inti cerita ini kan tentang perjuangan gays, entah perjuangan keadilan, perjuangan bertahan hidup, dan juga perjuangan cinta tentunya.


Andaikan alur cerita aku buat Rai juga ternyata diam-diam menyukai Seina tapi terpaksa mengalah demi keutuhan persahabatannya. Terus suatu saat Shohei menyadari Seina bukan untuknya dan mengikhlaskan Seina bersama Rai. Itu klise banget gays. Aku udah punya cerita dengan alur seperti itu.


Aku menyukai tipe ending kayak di NN gini gays, di mana penulis menyerahkan cerita selanjutnya sesuai imajinasi pembaca 😁


Gimana dengan Haru (mantan kekasih Rai)? Sudah jelas ya, haru kabur bersama tim lainnya. Lagian haru bukan cast di novel ini. Pemeran di novel AR yang masuk cast di novel ini tuh cuma Rai, Ryo dan Yuta. Btw, nanti pas ending baru gua sadari kalau novel ini cuma punya dua tokoh perempuan 🤣


Gimana dengan nasib kesepuluh pejabat? Itu bukan urusannya Shohei dan Rai lagi. Tujuan misi itu hanya untuk membongkar kedok mereka di depan publik dan menyeret mereka ke pengadilan.


Novel ini totalnya 155 chapter. Tapi kalau ngikutin cara author-author di sini, seharusnya total novel ini dah tembus 200an chapter. karena 1 chapter di novel ini 1400-2000 kata. Yang gua perhatiin, author-author famous di sini rata-rata nulis 500-1000 kata aja.


Btw, selama nulis novel ini, aku sempat minta editor dan admin buat promosi novel ini. Setelah dua Minggu mereka bilang kalau yang bisa dipromosikan langsung itu karya author platinum ke atas. Ya, udah, gua sadar diri. Jujurly, penghasilan viewers di novel ini tidak lebih dari 30rb dan tidak kurang dari 5rb per bulan. Aku pernah ngasih SS-nya di GC pas memberku pada penasaran. But, aku tetap lanjut nulis, terus update meski terseok-seok dengan pekerjaan RL. karena apa? Karena aku menyukai kisah ini dan aku mencintai karakter-karakter yang ada di novel ini.


Dulu juga waktu aku nulis Don't Forget, 2 bab tiba-tiba novel itu yg dianggap "panas" dihapus sama editor NT tanpa pemberitahuan ataupun teguran terlebih dahulu. Terus, dua kali juga novel itu tiba2 hilang dari top 20 ranking, dengan alasan novelnya mengandung muatan 21++ dan yang masuk top rank ga boleh ada muatan itu. Dan di novel itu juga, gua berasa babak belur dihantam komentar pembaca yang enggak mengenakkan. Apakah gua ngambek? Stop cerita di tengah jalan? Pindah? Enggak, gua tetap lanjutin cerita itu.


Setiap author pasti punya tujuan masing-masing. Ada yang tujuan menulisnya untuk mencari penghasilan, ada yang iseng-iseng, ada juga yang tujuannya untuk menyalurkan hobi dan bakat.


Kalau tujuanku menulis untuk mendapat penghasilan, sudah pasti aku bakal ngejar 60.000 kata/bulan atau pindah platform lain yang memakai sistem buka kunci.


Kalau tujuanku menulis untuk mendapat pamor nama pribadi, pasti aku bakal minta kalian follow akun sosmedku. Dan aku juga gak punya akun sosmed yang dipakai buat promo novel.


Menjawab pertanyaan kalian, apakah aku bakal bikin project novel dengan genre seperti bakal ini? Jawabannya, tentu saja tapi gak di sini. Seperti yang pernah aku bilang, novel ini menjadi novel penutup karya fiktif yang berlatar Jepang dan bergenre romantis misteri di NT. Di aplikasi ini, genre minor seperti novel ini terlalu di underestimate pihak platform dan pembaca. tapi aku gak menyalahkan, platform pasti lebih memilih cerita yang sesuai pangsa pasar, dan readers berhak memilih bacaan yang mereka minati.


Tapi ... aku masih ingin mencoba membuat novel dengan cerita yang berbeda dan berlatar luar negeri. Sebenarnya aku pingin bikin kisahnya Kei Ayano sang jurnalis, dia tokoh favoritku di novel ini dan karakternya sangat cocok dijadikan pemeran utama. .


Terus, proyek setelah novel NN apa? Untuk sementara, aku akan fokus ke DOSA. Meskipun DOSA awalnya misi kepenulisan, tapi sejak chapter 30 ke atas itu dah pake alurku sendiri, hanya mengambil beberapa inti cerita dari editor. Alur cerita di novel itu emang berbeda dengan novelku yang lain. Biasa aja. Tapi, aku punya pesan yang ingin kusampaikan lewat novel itu. Apalagi novel itu ada kaitannya dengan pendidikan yang gua sedikit tahu gimana sistem pendidikan di Indonesia karena pernah berkecimpung di dalam. Dan di novel ini pun aku gak mau panjang2.


Dalam waktu dekat ini aku bakal rilis cerpen di sini. Entar ada cerpen latar belakang Jepang juga. Wait aja!


Terakhir, terima kasih telah setia bersamaku. Beberapa pembaca setiaku sudah banyak yang pamit Hiatus. Tapi kalian masih ada, terima kasih banyak. Menulis itu ada batas jenuhnya, ya. Dan aku gak tahu kapan batas jenuh itu datang sama aku.


Saya, Aotian Yu, mencintai kalian semua ❤️