I LOVE YOU BOSS

I LOVE YOU BOSS
96# BAB 96



 


" Bagaimana keadadan istri saya dok, tanya Kevin?"


 


" Keadaannya baik kok pak cuma tadi sedikit kaget. Semoga setelah istirahat yang cukuo keadaannya cepat pulih."


 


"Terima kasih dok, kalau begitu saya permisi dulu, pamit Kevin."


 


Kini Tesya sudah di pindahkan ke ruang rawat. Tak berapa lama tampak keluarganya datang.


 


" Sebenarnya apa yang terjadi sih Vin, kok Tesya sampai masuk rumah sakit. Sekarang bagaimana keadaannya,tanya pak Bayu?"


 


" Tesya dan kandungannya baik baik saja,hanya tadi perutnya sempat terbentur. Sebenarnya hari ini untuk pertama kalinya Tesya datang ke kantor pa, terus ada karyawan baru yang genit suka nempel nempel ke setiap laki laki. Terus ga sengaja Tesya lihat pas dia dekati saya, akhirnya mereka berantem. "


 


" Pa ma, titip Tesya sebentar ya Kevin harus kembali ke kantor sebentar ada yang p


 


 


 


mau di ambil, pamit Kevin."


 


" Hati hati Vin, ucap keduanya."


 


--------------------------------


 


Kantor Kevin


 


Hampir semua karyawan yang tahu dengan kejadian di ruangan Kevin masih tak percaya kalau bosnya sudah menikah. Bahkan mereka juga kaget kalau yang jadi istrinya adalah Tesya,salah satu .


 


" Eh itu cari mati ya, kata Lia."


" Bener bener tu anak ga tahu kejamnya pak Kevin kaya apa. Apa lagi menyangkut istri dan calon anaknya pasti langsung keluar tanduknya, ucap Intan."


 


" Itu anak pasti langsung di SP 3 sama pak Kevin. Nanti pulang kerja nenggok Tesya yuk Tan, khawatir aku sama dia, ajak Lia."n


" Besok ajalah Li, hari inikan kita harus lembur, sambung Intan."


 


Saat Intan dan Lia sedang asik dengan kesibukkannya di kejutkan suara gaduh yang datang dari ruangan bosnya.


 


Kevin tampak marah marah dengan karyawan barunya. Karena hampir saja membuatnya kehilangan calon bayinya.


" Mau kamu apa, ribuan karyawan saya ga ada yang kegatelan kaya kamu. Seharusnya kamu itu tahu diri dong ga seharusnya kamu berbuat seenaknya.Mulai hari ini kamu saya keluarkan, kata Kevin."


" Saya minta maaf pak, saya kira mbak tadi bohong. Jangan pecat saya ya pak, tolong banget pak. Saya itu jadi tulang punggung keluarga pak, adik saya masih kecil kecil butuh banyak uang, rengeknya."


" Saya ga mau tahu, silakan kemasi barang barang kamu dan tinggalkan kantor ini sekarang juga, bentak Kevin."


Dengan berlinangan air mata anak baru tadi meninggalkan tempat kerjanya. Padahal ia baru saja akan meniti karirnya . Sementara setelah marah Kevin langsung pergi menuju ke rumah sakit.


 


 


 


 


--------------------------------


 


Rumah Sakit tempat Tesya di rawat, Tesya tampak sudah sadar, ia sedang duduk bersandar di ranjangnya. Wajahnya masih terlihat pucat dan tubuhnya masih sedikit lemas.


 


" Ma, mas Kevin mana, tanya Tesya?"


 


"Tadi balik ke kantor sebentar ada yang mau di selesaika n dulu. Sebentar lagi pasti balik lagi, jelas mamanya."


Dari luar Kevin tampak tersenyum lega melihat Tesya sudah sadar. Setelah menyalami semua yang ada di sana, Kevin mengutarakan keinginannya buat mengadakan pesta resepsi agar semua orang tahu kalau ia dan Tesya sudah menikah.


 


" Pa ma,dan semuanya tolong merapat sebentar ada yang mau Kevin bicarakan. Maaf kalau mendadak tapi ini untuk kebaikan bersama. Pa ma bagaimana kalau Tesya sudah sembuh kita adain resepsi biar ga ada yang salah paham lagi tentang hubungan aku sama Tesya."


 


" Kan dulu mama sudah bilang, tapi kalian sendiri yang menolak, ujar mama Mira."


" Kalau memang itu keputusan yang terbaik papa sama mama pasti dukung, ucap pak Sanjaya."


 


" Terima kasih ya pa ma, udah dukung.ucap Kevin."