I LOVE YOU BOSS

I LOVE YOU BOSS
17# Ada Cinta Dibalik Udang



 


Senin pagi Tesya telah sampai di rumah , pagi ini rumahnya tampak sepi papa mamanya baru saja berangkat ke Surabaya untuk urusan bisnis.Hanya ada Tia di rumah.


Karena hari ini masih cuti,Tesya hanya bermalas malasan di kamar.Bolak balik mengecek semua akun media sosial yang ia punya.Saat sesang asik tiba tiba ada notivikasi pesan dari salon langgananya,Tesya senangnya bukan main karena dapat voucher gratis perawatan full body khusus hari ini.


"Dek,baru ngapain jalan yuk mumpung masih libur,teriak Tesya."


"Kakak apaan sih teriak teriak,gangguin orang lagi asik nonton aja.Lagian tumben ngajak aku"


 


"Ayolah dek ,mumpung kakak lagi seneng nih."


"Kakak baru menang lotre ya atau punya pacar baru,kata Tia."


" Ga dua duanya, udah cepetan sana siap siap kakak tunggu di depan."


"Kakak yang aneh,kalau lagi ada maunya aja baiknya masyaallah tapi kalau lagi galak udah kaya singa,gerutu Tia."


 


Tesya melajukan mobilnya menuju salon langgananya.Sedangkan Tia bersenandung mengikuti irama musik yang di dengarnya.


"Sebenarnya kakak mau kemana sih,tanya Tia penasaran."


" Kepo banget sih dek ,udah ngikut aja.Kakak jamin kamu pasti seneng,kata Tesya."


Tesya memarkirkan mobilnya di depan salon.Tia yang semula penasaran kini terjawab sudah.Senyum Tia pun mengembang,tapi ga biasanya Tesya mengajak jalan Tia.


" Selamat datang di salon kami ada yang bisa kami bantu,kata resepsionis."


" Mau perawatan mbak,kata Tesya sambil menunjuakan voucher online yang di dapatnya."


" Untuk berapa orang mbak,tanya resepsionis lagi."


" Buat dua orang ya mbk,kata Tesya."


"Mari mbak saya antar ke ruang perawatan,ajak resepsionis tadi."


Tesya dan Tia berjalan mengekor dibelakangnya. Sesampainya di ruangan mereka berganti pakaian satu demi satu perawatan selesai di lakukan.Wajah dan tubuh mereka kini telah fress.


 


Selesai perawatan Tesya mengajak Tia makan di caffe tempat biasa makan.Tahukan kalau habis perawatan suka lapar.


 


" Kakak itu kenapa sih tumben tumbenan ngajak jalan,aneh tahu ga?"


"Aneh gimana maksudmu dek,"


"Habis kakak tiba tiba ngajak jalan,perawatan dan sekarang makan,awas aja kalau ada udang di balik bakwan".


Mendengar kata udang membuat Tesya ingat janjinya kepada pak Kevin. Dengan cepat Tesya mengajak Tia pergi dari caffe menuju pasar tradisional untuk berbelanja.


" Tu kan pasti kakak ada maksud tertentu,sudah tahu aku malas berbelanja di sini masih di ajak juga."


" Sstttty,udah jangan bawel tinggal anterin juga yang pentingkan tadi udah perawatan udah makan juga kata Tesya."


Setelah semua terkumpul Tesya dan Tia meninggalkan pasar dan jalan menuju rumah.Tia masih kesel sama kakaknya,sepanjang perjalanan ia memilih tertidur dari pada berdebat.


Pagi ini Tesya sibuk memasak makanan yang telah di janjikan kepada bosnya.Mulai udang tepung, ayam tepung tumis dan beberapa sayuran bahkan sampai dengan nasinya.


Setelah semua siap dimasukannya kedalam tempat makan.Kemuadian ia bersiap siap menuju kantor.Selesai sarapan Tesya memasukakan bekal dan oleh oleh buat teman temannya.


 


Sebelum ke kantor,Tesya terlebih dulu mengantar Tia ke sekolah,buat hari ini saja sih karena papanya keluar kota.


 


Kantor Tesya


 


" Selamat pagi ,sapa Tesya kepada dua rekan kerjanya yang sudah duduk di meja kerja masing masing."


 


" Wah yang habis liburan mukanya fress bener,cela Intan."


" Ledek terus,sampai puas kalau udah ini oleh oleh ga bakal tak kasih ,kata Tesya."


" Iya deh maaf,mana oleh olehnya,kata Intan."


" Dasar Intan kalau sama oleh oleh pasti langsung semangat ,cela Lia."


 


" Biarinlah yang ngasih saja ikhlas kok,ngapain elu yang sewot."


 


"Udah udah nie satu buat Intan yang satu buat Lia,semoga kalian suka,kata Tesya."


 


" Makasih sayang ,kata Intan sambil memeluk Tesya."


Kini mereka kembali bekerja ,khusus Tesya hari ini pekerjaanya double karena kemarin habis cuti.Sampai jam istirahatpun ia masih sibuk dengan berkas berkasnya.


" Ga istirahat dulu Sya ,tanya Lia."


" Kalian duluan saja kebetulan aku bawa bekal kok,kata Tesya."


" Tumben bawa bekal,tanya Intan."


" Lagi males ke kantin jawab Tesya bohong."


 


Sebenarnya hari ini dia cuma mau menepati janjinya kepada pak Kevin.Bahkan ia sampai harus bohong ke teman temannya karena takut kalau mereka tahu ia sempat jalan bareng bosnya itu.