I LOVE YOU BOSS

I LOVE YOU BOSS
45# BAB 45



 


Selesai mandi Tesya dan Kevin pergi menuju apartemen. Kemudian mereka langsung pergi ke bioskop. Tesya yang menggunakan kaos warna kuning jelana jeans dan jaket warna putih membuatnya tambah cantik. Kulitnya yang putih menambah nilai tersendiri orang yang melihatnya.


 


Intan yang terlebih dulu sampai langsung membeli tiket dan cemilan. Tesya dan Kevin langsung berpisah ketika sampai disana.


 


" Mas Tesya duluan ya, kasihan Intan kalau nunggunya kelamaan."


" Iya, nanti mas nyusul, hati hati, pesan Kevin."


Tesya berlari lari kecil mencari Intan. Karena dia tahu ia sudah telat 15 menit dari jam janjian.


" Udah lama Tan,tanya Tesya begitu melihat Intan sambil mengatur napas."


 


" Baru kok, ini tiket dan cemilan buat mu. Masuk yuk Sya capek berdiri terus."


"Oke, jawab Tesya yang napasnya masih tak beraturan."


Tak jauh dari mereka duduk ada sepasang mata yang tak berhenti memperhatikan. Tak sedetikpun mata itu mengalihkan pandangannya. Kevin tak pernah lelah memandang sosok yang selalu membuatnya jatuh cinta.


 


Pesona yang di pancarkan Tesya membuatnya enggan berpaling.


 


" Sebentar lagi kamu akan menjadi milikku seutuhnya,kata hati kecil Kevin."


 


Film telah selesai diputar Kevin menunggu Tesya di dalam mobil.


" Sya duluan ya, takut jalan sendiri malan malam,pamit Intan."


" Hati hati nyetirnya,salam buat om tante,kata Tesya."


" Maaf ya mas lama,kata Tesya."


" Ga papa asal kamu bahagia,goda Kevin."


"Hemmm mulai lagi gombalnya."


" Langsung aja mas, tadi mama bilang suruh langsung pulang. Kata mama undangan buat rayain ulang tahun pernikahan sama openning cattringnya udah jadi. Tinggal di isi soalnya besok pas ke Solo mau di bawa sekakian."


" Oke deh nanti mas bantuin, coba sekarang bilang sama mama buat bikin daftar penerimanya biar nanti ceper isinya."


Di rumah Tesya beberapa perlengkapaan buat acara besok sudah tertata rapi di ruang keluarga. Tya juga sibuk mengemas beberapa pakaian yang akan dia pakai besok.


" Ma, acara kakak itu sampai sore apa ga,tanya Tya?"


" Sampai siang kok,tapi malamnya ada acara makan makan, jawab mamanya sambil mengingat ingat tamu yang akan di undang buat acaranya besok."


" Ma, besok Tya sekolah dulu atau ga, tanya Tya sambil tiduran di pangkuan mamanya."


" Sekolah dululah kita berangkatnya sore kok. Emang kenapa dek kok kayaknya males gitu,tanya mamanya."


 


" Males ketemu pelajaran kimia ma,gurunya rese' suka tiba tiba ngajak ulangan."


 


" Bukan rese' dek,itukan ngetes semalam muridnya pada belajar ga. Makanya kalau mama suruh belajar jangan males."


" Undangan apa ini ma,kok banyak banget,bukannya ga akan ada pesta disini.tanya Tya penasaran."


" Undangan opening cattringnya kakak sama ulang tahun pernikahan mama papa. Kalau soal pesta pernikahan kakak mama belum tahu soalnya kan kemarin kakak masih belum pengen ada yang tahu soal hubungannya sama Kevin."


" Ma, kalau Tya menikah nanti pengen ada pesta disini ya walaupun ga meriah tapi kesannya gimana gitu, kata Tya sambil mengubah posisi tidurnya."


" Sekolah dulu yang bener,sukses baru nikah ,kata Tesya sewot."


" Kan itu cita cita Tya kak,kenapa kakak sewot."


" Kalau ketemu berantem kalau ga ketemu nyariin. Tya bobok sana biar besok ga kesiangan,ujar mamanya."


" Sya ini daftar nama tamu papa mama, kalau buat teman kamu, undagannya yang warna biru kalau punya mama yang warna pink."


" Mama ke kamar dulu ya mau siapin baju buat besok,ujar mamanya."


 


Tesya mulai menulis nama dan alamat penerima undangan sedangkan Kevin yang memasukkannya ke dalam amplop.