I LOVE YOU BOSS

I LOVE YOU BOSS
53# BAB 53



 


" Mas kok tega sama Tesya tadi malam,kata Tesya waktu jalan menuju kantor."


 


" Tega gimana sih Sya, yang tega itu kamu sama mas, sampai kapan kamu kaya gitu."


" Sampai aku siaplah,kan mas sendiri kemarin yang bilang ga bakal paksain buat itu."


" Tapi dosa loh Sya nolak ke inginan suami,goda Kevin."


" Kalau sampai ngomongin dosa ya aku kalah, tapi mas...rengek Tesya."


" Ya ga pakai tapi tapi lah sayang,Kevin tersenyum karena menang."


Setibanya di kantor suasananya masih sepi belum banyak yang datang. Tesya langsung menuju ke ruangannya.


" Mas Tesya langsung ke ruangan ya, pamitnya."


" Iya semangat kerja, jangan mikir macem macem,goda Kevin."


" Iya, yang suka macem macem kan mas bukan aku. "


Di dalam ruangan Kevin tampak memeriksa beberapa file sambil senyam senyum sampai tak sadar Arda datang. Melihat Kevin senyum senyum sendiri, Arda mulai menggodanya.


" Ada yang habis nembus benteng pertahanan nih kok dari tadi tampak bahagia, goda Arda."


" Iya benteng pertahanan dari guling yang baru aku tembus yang lainnya masih proses, jawabnya kesal."


" Ya elah Vin nikah udah beberapa hari masih belum sukses juga,ledeknya."


" Ga usah ledek, tapi tenang saja besok atau lusa juga bakal gol kok liat saja."


" Yakin nih bakal tembus, ledeknya lagi."


" Yakin lah, 2\- 3 hari lagi lihat perubahannya. Eh ya Da meeting nanti siang jam berapa ya."


" Jam 10 sama bagian desain dan produksi . Kemarin bagian produksi bilang kalau ga ada lembur susah buat ngejar target produksi. Sedangkan kalau harus lembur cattring biasanya udah ga bisa terima order."


 


" Oke nanti kita bahas soal lembur, kalau masalah makan nanti langsung ambil dari Tesya saja."


 


" Oke lah, aku ke depan dulu ya cari mangsa."


 


Sepulang kantor Kevin mengajak Tesya ke rumah yang kemarin ia pilih. Lokasinya tak terlalu jauh dari kantornya dan dari cattringnya.


 


" Gimana sayang kamu suka,tanya Kevin."


" Suka mas sama seperti yang aku mau, jelasnya."


" Pak saya jadi ambil ya, soal pembayaran dan lainnya besok pengacara saya yang urus,kata Kevin kepada pemilik rumah."


" Iya pak, jawab pemilik rumah."


Kevin dan Tesya kemudian berpamitan dan langsung pergi. Kevin bahagia bisa memberikan apa yang di inginkan istrinya walaupun sampai sekarang haknya belum juga di dapat.


" Mas beli makan di luar aja ya kalau masak dulu nanti keburu laper."


" Iya sayang."


Di rumah Tesya menyiapkan makanan yang tadi di beli. Dia tampak sudah memakai baju santai dan Kevin juga sudah duduk santai di sana.


" Malam ini harus bisa, kata hati Kevin dengan semangat."


" Sya, panggil Kevin yang tengah menyaksikan acara tv."


" Ada apa mas,tanya Tesya?"


" Duduk sini temani mas lihat tv,pintanya."


" Iya mas sebentar,jawab Tesya sambil membawa makanan kecil buat menemani mereka."


Saat asik melihat film tiba tiba ada adegan romantis ,seorang laki laki tengah mencium pasangannya dengan mesra. Melihat itu Tesya menutup matanya dengan telapak tangannya.


" Kenapa matanya di tutup,tanya Kevin."


" Ihh mas kok ada adegan kaya gitu sih, Tesya balik bertanya?"


" Ga usah di tutupin matanya ,kata Kevin sambil mencoba menurunkan tangan Tesya."


" Mas ganti tayangan yang lain dong, pintanya."


" Ga ah, lagian filmnya bagus kok, kata Kevin kekeh dan tetap melihat acara itu."


" Ya udah kalau mas ga mau ganti aku ke kamar saja, kata Tesya kesal."


Melihat Tesya hendak pergi dengan cepat Kevin menarik tangannya dan brukk...