
Semua berjalan lancar kini tinggal Tesya dan Kevin yang sedang santai di sofa ruang keluarganya.
" Kerjaan sudah selesai, jadi nih liburannya?"
" Jadi dong tapi mau kemana ya mas, binggung nih."
" Mas juga binggung, tapi kayanya kita ga bisa langsung liburan deh sayang."
" Kenapa mas?"
" Kita harus selesaikan dulu masalah Fanny biar liburan kita juga ga terganggu. Terus kita nunggu Arda sama Intan nikah dulu, nanti kalau kita liburan terus Arda cuti kantor ga ada yang urusin."
" Wah iya juga ya, hemm ya udah kita sementara di rumah saja dulu. Nonton film di rumah itu juga sudah buat aku senang kok mas."
" Mas ada ide."
" Ide apaan mas?"
" Kalau mas kasih tahu sekarang ga surprise dong."
" Ah mas Kevin ga asik masa sama istri sendiri main rahasia rahasiaan sih. Mas besok jalan jalan yuk ga usah jauh jauh sekitar sini saja," ajak Tesya.
" Kalau liburan ke resto mas yang ada vilanya itu gimana, sudah lama juga ga kesana."
" Boleh, sekarang paking yuk biar besok bisa jalan lebih pagi."
Paginya keduanya sudah siap untuk jalan, semua perlengkapan sudah masuk kedalam mobil.
" Sudah siap sayang?"tanya Kevin.
" Sudah mas, semoga liburan kita kali ini ga ada yang gangguin kaya kemarin."
" Matiin handphone ini kan weekend mereka juga sibuk liburan jadi kita juga ga ada yang ganggu."
" Ide yang bagus mas."
Perjalanan yang mereka tempuh tak begitu jauh, Kay juga berantusias melihat pemandangan kanan kiri.
" Sudah sampai," kata Kevin.
" Mas jalan lihat pemetik teh yuk mumpung masih pagi," ajak Tesya.
" Oke, mas taruh tasnya kedalam dulu."
Ketiganya asik melihat pemandangan, melupakan sejenak masalah yang mereka hadapi. Puas jalan jalan ketiganya lantas sarapan bubur di angkringan yang tak jauh dari kebun teh.
" Mas yakin mau mematikan handphone?" tanya Tesya.
" Yakinlah, mas juga butuh refresing Sya."
" Tapi nanti kalau ada yang penting gimana?"
" Udah santai saja aku sudah bilang kok sama Arda buat sama sama matikan handphone, soalnya hari ini Arda baru jalan juga sama Intan."
" Oke dech kalau gitu, lagian besok kita juga sudah pulangkan."
" Habis ini mas mau ke resto kamu mau ikut atau mau di sini saja?"
" Ikut ah mau lihat resto sekarang gimana, sudah lama ga lihat."
Waktu menjelang sore Kevin dan keluarga balik lagi ke villa, semua urusan resto selesai.
Dua hari berlalu, sorenya Kevin, Tesya dan Kay jalan pulang.
" Enak ya mas liburan tanpa gangguan telepon dari siapapun."
Kediaman Kevin
" Kok ada yang aneh ya mas sama rumah kita?" tanya Tesya.
" Aneh gimana, perasaan sama saja deh. Kamu capek mungkin makanya lihat rumah ada yang aneh."
" Ga mas,memang ada yang berubah dari tatanan rumah kita, biasanyakan rak rak buku itu ada di dekat meja ini ada di sini."
" Sudah itu Kay di taruh dulu di kamar mas tunggu di sini cepet ga pakai lama ya."
Tesya naik ke kamar dengan penasaran sebenarnya apa yang sudah di rencanakan sama suaminya.
" Sebenarnya ada apa sih mas, ada yang di sembunyikan ya dari aku?"
" Ga ada yang di sembunyikan sayang, kamu suka mikir yang ga ga dech."
" Bikin penasaran terus bikin curiga juga ihh."
" Sudah sini," pinta Kevin.
Kevin lantas menutup mata Tesya dengan kedua tangannya.
" Tuhkan pasti ada yang di sembunyiin dari aku."
" Sttt, jangan bawel ah."
" Cepetan bilang dong mas sebenarnya ada apa, kalau ga bilang aku marah nih," ancam Tesya.
" Pokoknya jalan dulu, ga lama kok sebentar lagi juga sampai," jelas Kevin.
Tibalah mereka berdua di depan sebuah kamar.
" Katanya sebentar lagi sampai kok lama banget?"
" Sabar ini sudah sampai, sekarang buka mata kamu."
Tesya melihat sekeliling dengan mata yang belum sempurna.
" Ini apa mas?"
" Bioskop," jawab Kevin.
" Selalu seperti ini, mas itu buang buang uang tahu ga sih. Kan masih bisa lihat di laptop kalau ga di tv," omel Tesya.
" Hemm, di kasih surprise bukannya seneng malah marah marah."
" Ya habis mas itu suka buang buang uang buat hal hal ga penting kaya gini."
" Ga mau nih di kasih kaya gini, kalau ga mau biar besok mas panggil tukangnya lagi buat bongkar lagi," ucap Kevin.
" Ya jangan donk, itu nambah pengeluaran mas."
" Di terima ga nih surprisenya?"
" Iya dech di terima dengan senang hati."
" Nah gitu donk, kan ga sia sia kalau di terima."
" Makasih ya mas. Ya udah yuk nonton filmnya,"ajak Tesya.
Malam ini keduanya asik melihat film di bioskop dalam rumah yang di hadiahkan Kevin buat istrinya.