I LOVE YOU BOSS

I LOVE YOU BOSS
32 # BAB 32



 


Untuk pertama kalinya dia mengendarai mobil mewah milik Kevin. Biasanya dia hanya duduk di samping Kevin. Ada kebahagiaan yang tak bisa di sembunyikan.


" Sya,tadi pak Arda bilang apa kok kita harus buru buru ke tempat meeting,tanya Lia."


" Kata pak Arda kita harus disana setengah jam sebelum klien kita datang soalnya mereka tidak suka kalau ada yang terlambat,jelas Tesya."


" Oh tapi kok pak Arda ga berangkat bareng kita, tanya Intan."


" Hemmm berharap berangkat bareng ya... goda Tesya."


 


" Tahu aja kamu kalau aku nyari pak Arda."


" Pepet terus Tan sapa tahu pak Arda klik juga sama kamu,kata Lia."


 


"Ga ah kita kan kompak sama sama jomblo,kata Intan."


"Kita elu aja gue ga,kata Tesya dan Lia bersamaan."


" Kalian kok ga bilang kalau udah punya pacar,kata Intan kesal."


" Siapa suruh ga nanya,kata Lia."


Intan marah sama kedua temannya, sedangkan Tesya dan Lia terbahak karena berhasil mengerjai Intan.


Sementara itu di kantor Arda di buat pusing sama. Rasti. Rasti terus memaksa masuk buat bertemu dengan Kevin.


" Minggir Da aku mau masuk,paksa Rasti."


" Mau ngapain masuk ,Kevin tu ga disini lagian kalau ada dia pasti ga mau ketemu kamu,bentak Arda."


" Ga mungkin , aku yakin Kevin itu masih sayang sama aku,kata Rasti."


" Dasar halu mana ada orang yang sudah di sakiti sekaligus di permalukan masih bisa cinta. Kamu itu ga usah nyari perkara sekarang pilih keluar dari sini atau biar satpam yang seret kamu keluar,bentak Arda lagi."


Karena usahanya kali ini buat menemui Kevin gagal Rasti pergi meninggalkan kantor itu dengan kesal.


" Mungkin kali ini aku gagal ketemu kamu tapi besok pasti ada kesempatan buat ketemua kamu dan aku yakin bisa buat kamu cinta lagi sama aku, gumam Rasti."


Sepeninggal Rasti,Arda langsung bergegas menuju tempat meeting. Tak peduli seberapa cepat dia mengendarai mobilnya yang penting dia selamat dan tidak terlambat.


 


Baru separuh perjalanan Tesya di hadang sama Rasti. Rasti kira yang mengendarai mobil itu Kevin tapi tebakkannya ga pas.


 


Melihat Rasti berdiri di tepat di depan mobil Tesya langsung turun. Rasti terkejut melihat pengemudi mobil tersebut bukan orang yang dia cari.


 


" Maaf ada apa ya mbak,kok tiba tiba memberhentikan mobil saya,tanya Tesya?"


" Kamu siapa bukannya ini mobil Kevin Sanjaya,Rasti balik bertanya?"


" Dulu memang ini punya pak Kevin,tapi beberapa waktu lalu saya membelinya,jelas Tesya."


 


" Mana mungkin Kevin menjual mobil kesayangannya,bantah Rasti."


" Kenyataannya ini mobil memang saya beli dari pak Kevin,mungkin pak Kevin sudah bosan dan ingin beli yang baru."


"Ga mungkin pasti kamu bohong,kalau tidak jangan jangan kamu pacarnya Kevin ya,kata Rasti ."


" Kalau mbak tidak percaya silakan konfirmasi langsung ke pak Kevin,maaf saya harus melanjutkan perjalanan,jelas Tesya."


Tesya pergi meninggalkan Rasti yang masih berdiri di trotoar. Tesya tak percaya kalau harus berhadapan dengan langsung dengan Rasti.


Sesampainya di rumah Tesya langsung mencari handphonenya buat memberi tahu Kevin soal kejadian yang baru di alaminya hari ini.


Kring kring kring handphone Kevin berbunyi. Begitu melihat nama Tesya di layar handphonenya buru buru ia menjawab.


" Halo mas baru sibuk,tanya Tesya?"


" Ga kok Sya ada apa tumben telepon,jawabnya."


" Tesya mau bilang kalau tadi Rasti menghadangku waktu pulang kerja."


" Kok bisa,tanya Kevin penasaran."


" Tadi siang sebelum berangkat meeting Rasti datang ke kantor sambil teriak teriak nyari mas. Terus pak Arda menyuruh aku buat berangkat meeting duluan pakai mobil mas yang ada di kantor giliran perjalanan pulang di hadang sama Rasti,jelas Tesya."


" Besok pagi biar mang Udin menukar mobil yang lain buat kamu. Selanjutnya kamu harus berhati hati Rasyi jangan sampai tahu kalau kita ada hubungan.


" Iya kata,Tesya sambil menutup teleponnya."