To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Hadiah Fantastis



"Status sistem ditampilkan ..." ucap Lovely yang sudah duduk telat dinsebelah Ellios yang sedang duduk bersilang di atas tempat tidurnya.


____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 11 bulan, 5 hari, 1 jam, 2 menit, 45 detik


Ketampanan : 94


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 50


Kecepatan : 65


Kekuatan : 52


Ketahanan : 70


Kharisma : 92


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 30


Poin kemampuan : 95


Hadiah menyelesaikan misi 24 : 6 bulan hari, 6 jam, 6 menit perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 8 ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


-keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )


- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )


Dana : 1.929.000 yen ( kira-kira 200 juta rupiah )


Misi : 25 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


Wajah Ellios kini terlihat begitu berbinar setelah memeriksa statusnya saat ini. Karena kaki ini Ellios mendapatkan beberapa hadiah yang begitu fantastis dan sangat luar biasa!!


"Ketangkasan, kekuatan, ketahanan serta kecepatanku masing-masing meningkat 20 poin, poin sistemku juga meningkat 30 poin. Poin kemampuan juga mengalami peningkatan 10 poin." ucap Ellios penuh binar dan sangat bersemangat.


Lalu Ellios mulai memeriksa perubahan status lainnya lagi yang terjadi pada tubuhnya saat ini.


"Selain itu aku juga mendapatkan perpanjangan usia sebanyak 6 bulan 6 hari 6 jam 6 menit. Dana yang aku miliki saat ini juga begitu banyak. Dan aku juga mendapatkan sebuah hadiah misteri penglihatan yang tembus pandang? Wah ... keren sekali!!" gumam Ellios dengan wajahnya yang masih berseri-seri seakan baru saja bertemu dengan sang pujaan hati.


"Tapi ngomong-ngomong ... apa kegunaan mata tembus pandang? Aku bisa menggunakannya untuk apa, Lovely? Bukankah ini malah akan menjadikan aku melihat yang tidak-tidak?" gumam Ellios mulai tak mengerti.


"Baiklah. Aku ingin mencobanya! Aktifkan kemampuan mata tembus pandang milikku, Lovely!" titah Ellios tak sabaran ingin melihat kemampuan yang baru saja dia dapatkan sambil memejamkan matanya.


"Baik. Kemampuan mata tembus pandang akan segera diaktifkan, Tuan. Persiapkan diri tuan Ellios saat ini." sahut Lovely dengan santai.


DING ...


"Buka mata tuan Ellios dan lihatlah semua keajaiban ini ..." ucap Lovely lagi.


Perlahan Ellios mulai membuka sepasang matanya kembali. Perlahan mata yang sipit itu kini terlihat semakin melebar, dan malah semakin membelalak lebar.


"Wah ... aku bisa melihat semua isi di dalam lemari pakaian dan laci mejaku!" ucap Ellios begitu takjub dan mulai mengalihkan pandangannya ke arah lainnya lagi.


"Aku bahkan juga bisa menembus kamarku dan melihat ruangan lain di dalam rumah ini. Aku juga bisa melihat ibu yang sedang memasak di dapur! Ini keren sekali, Lovely!!" ucap Ellios begitu takjub akan kemampuan terbarunya.


"Hhm. Tuan bisa menggunakannya untuk hal-hal yang bermanfaat dan membantu orang lain. Namun kemampuan ini sangat dibatasi. Dalam sehari tuan hanya diperbolehkan memakai kemampuan ini sebanyak 3 kali saja." ucap Lovely menjelaskan.


"Baiklah. Lagipula aku juga belum tau kok mau menggunakannya untuk apa? Tidak mungkin untuk mencontek ujian bukan? Karena tidak mencontekpun, aku akan mengerjakan semua soal ujian dengan sangat baik!" ucap Ellios sangat yakin akan kemampuan otaknya.


"Yeap. Karena tuan Ellios sudah memiliki kecerdasan yang sangat luar biasa! Tuan sangat genius, bahkan di masa depan ... oops ..." dengan cepat Lovely segera menutup mulutnya karena keceplosan.


Ellios yang mendengarkan ucapan dari Lovely seketika segera beralih menatap boneka sistemnya yang sedang duduk tepat di sampingnya itu dengan kening berkerut.


"Apa maksudmu, Lovely? Apa yang aku lakukan di masa depan?" selidik Ellios mulai penasaran.


"Ahh ... itu sebenarnya ... begini, Tuan ..."


Namun belum sempat Lovely melanjutkan ucapannya, tiba-tiba saja wajah Ellios mulai berubah menjadi merah padam karena menatap ke arah Lovely.


"Cepat pakai pakaianmu, Lovely!! Mengapa kamu hanya memakai pakaian dalam saja?!" celutuk Ellios sangat syok dan segera memalingkan wajahnya ke arah lain.


Bahkan Ellios juga sudah menutupi wajahnya yang sudah merah seperti tomat dengan kedua jemarinya


"Aku sedang memakai pakaian lo. Itu semua karena kemampuan mata tembus pandang tuan Ellios lo." sahut Lovely dengan entengnya.


"Apa?! Kalau begitu segera non aktifkan kembali kemampuan mata tembus pandangku! Bisa rusak mata dan otakku jika seperti ini terus ..." titah Ellios masih menutupi wajahnya dengan kedua jemaring. "Meskipun seharusnya sudah waktunya aku mengetahui semua itu sih ... tapi aku masih belum siap dan merasa sangat tegang ..." imbuh Ellios lirih.


"Anak yang baik ... ahaha ..." sahut Lovely menggoda Ellios.


"Jangan menggodaku terua dan segera non aktifkan kembali kemampuan itu, Lovely!" titah Ellios lagi.


"Well, done. Tuan bisa membuka mata tuan kembali. Aku sudah menon-aktifkan kembali kemampuan itu kok."


"Huft ..." Ellios yang sudah mulai membuka sepasang matanya kini menghembuskan nafas penuh dengan rasa lega. "Aku tak akan menggunakan kemampuan itu lagi, kecuali saat aku benar-benar membutuhkannya."


"Yeap!! Paling tidak tuan masih memiliki kekuatan super lainnya bukan?" gumam Lovely mulai berbaring di atas tempat tidur Ellios.


"Ya, kau benar. Ya sudah mari segera beristirahat. Aku juga sudah mengantuk sekali. Hoam ... oyasumisai, Lovely-chan."


...⚜⚜⚜...


"Ellios!! Cepatlah turun!! Aku sudah di bawah!! Kita akan terlambat jika tidak segera bergegas!!" ucap Jullian melalui ponselnya dengan nada bicara yang begitu terburu-buru dan sangat keras hingga membuat Ellios sedikit mejauhkan ponsel itu dari telinganya.


"Memang jam berapa konser akan segera dimulai?" tanya Ellios dengan sangat malas.


"Lima jam lagi!" sahut Jullian dengan sangat entengnya.


Namun tidak untuk Ellios, waktu 5 jam bukanlah waktu yang singkat! Dan itu artinya Ellios dan Jullian harus menunggu selama 5 jam hanya untuk menantikan konser itu dimulai?


Oh, My!! Jullian benar-benar sudah gila!! Dia rela menunggu selama 5 jam dan berdiri di depan panggung hanya untuk menantikan konser dimulai? Belum lagi pelaksanaan performance yang mungkin juga akan memakan waktu yang cukup lama. Haishh ... mengapa aku memiliki seorang sahabat yang memiliki hobi tak berguna seperti itu?


Batin Ellios sedikit kesal dan menyibak poninya ke belakang.


"Cepatlah turun, Ellios!! Aku sudah membawakan buku itu untukmu!" ucap Jullian lagi.


"Oh ... okay!! Tunggu sebentar! Aku akan berganti pakaian sebentar!" sahut Ellios mulai berubah pikiran dan segera mematikan panggilan itu.