To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Misi Menjadi Mahasiswa Pemalas



Siang ini seluruh mahasiswa dan mahasiswi terlihat sedang serius dan memperhatikan penjelasan dari seorang profesor yang sedang mengajar mata kuliah salah satu bahasa pemrograman.


Profesor Knite terlihat sedang menjelaskan dengan begitu detail dan bersemangat di depan podium. Ellios yang duduk di bangku sebelah Jullian juga terlihat sedang memperhatikan penjelasan dari profesor Knite.


Sesekali Ellios juga terlihat menarikan tangan kanannya yang sudah menjepit sebuah pena di antara jemarinya dengan sangat indah di atas lembaran putih itu.


Seperti biasa, Ellios adalah murid teladan dan kebanggaan para profesor yang selalu saja bersemangat belajar segala mata kuliah apapun. Saat berada di dalam kelas, Ellios selalu saja memiliki semangat yang begitu keren.


Jika diadakan sebuah podium kerajinan dan kecerdasan, maka Ellios lah yang akan selalu menempati juara pertama. Tentu saja! Dia adalah mahasiswa yang sangat genius dan juga cerdik luar biasa!


Namun apa jadinya jika Ellios yang sangat rajin, genius dan selalu menjadi kebanggaan para dosen kini berubah 360 derajat? Yeap, kali ini Ellios akan mendapatkan sebuah misi dari sistem yang lagi-lagi sangat bertentangan dengan yang selalu menjadi jalannya.


[ Misi selanjutnya akan segera dimulai, Tuan. Misi kali ini juga tidak memiliki batas waktu tertentu. ]


Ucapan dari Lovely seketika membuat senyuman dan semangat dari Ellios mengkerut. Bahkan Ellios mulai mengkerutkan keningnya dan mulai menerka-nerka misi apa yang kali ini akan diberikan untuknya di tengaj jam kuliah.


"Aku masih ada jam kuliah, Lovely! Mengapa tidak nanti saja kamu memberikan misi untukku?" protes Ellios berkata dengan begitu pelan dan menutupinya dengan sebuah buku tebal.


[ Tidak bisa, Tuan. Sistem akan diberikan secara otomatis dan tuan Ellios tak bisa melakukan protes dan komplain apapun.]


Terdengar Lovely menyauti kembali.


"Huft ... baiklah. Sekarang katakan padaku! Kali ini misi apa lagi yang harus aku selesaikan?" sahut Ellios masih berkata dengan begitu lirih.


[ Misi kali ini adalah menjadi seorang mahasiswa pemalas. Tuan Ellios harus tidur di saat jam kuliah. Atau tuan Ellios bisa membuat masalah lainnya lagi yang bisa membuat dosen kesal dan marah. Misi akan dianggap berhasil jika tuan sudah mendapatkan hukuman dari dosen dan dihukum untuk keluar dari kelas. Misi dimulai dari sekarang. ]


Ucap Lovely menjelaskan tentang misi yang harus Ellios lakukan kali ini.


BIIPP ...


Penjelasan dari Lovely sukses membuat Ellios melongo selama beberapa saat. Dan tentu saja Ellios cukup kebingunangan kali ini. Bagaimana bisa Ellios melakukan misi seperti itu? Sementara selama ini Ellios adalah seorang mahasiswa teladan dan para profesor juga sangat menyukai dan membangga-banggakannya.


"Apa kamu gila, Lovely?! Mana mungkin aku bisa melakukan semua itu?!" ucap Ellios masih dengan sangat lirih.


Namun kali ini tak terdengar jawaban dari Lovely sama sekali. Bahkan sudah berulang kali Ellios berusaha untuk memanggil robot cantik dan imut itu.


Cckk ... sepertinya aku memang harus melakukan misi ini. Ugh ... sekarang coba lakukan seperti yang sudah disarankan dari Lovely. Tidur saat kelas sedang berlangsung. Semoga aku bisa melakukannya dengan baik. Dan semoga profesor Knite segera menghukumku dan menyuruhku keluar dari kelasnya.


Lalu Ellios mulai meletakkan kepalanya di atas tumpukan tangannya itu dan mulai memejamkan sepasang matanya. Tak butuh waktu lama, kini Ellios sudah tertidur begitu saja.


Jullian yang melihat sebuah kejadian paling langka ini kini mulai menatap Ellios kebingungan dengan keningnya yang berkerut. Bahkan Jullian berulang kali sudah berusaha untuk membangunkan Ellios. Namun Ellios tak menanggapinya sama sekali dan tetap melanjutkan tidurnya.


Namun Jullian tetap tak menyerah untuk terus berusaha membangunkankan Ellios. Kini Jullian mulai menyobek beberapa lembar kertas dan meremas-meremasnya dan menjadikannya sebuah bola kertas.


Lalu Jullian mulai melempar bola kertas itu ke arah Ellios dan mengenai kepala Ellios. Namun lagi-lagi Ellios tak menghiraukannya, dan malah berganti posisi.


"Ellios!! Bangunlah! Apa kamu lupa jika profesor Knite paling tidak menyukai jika ada mahasiswanya yang tidur disaat jam kuliahnya? Bisa dihukum kamu nanti, Ellios!" ucap Jullian berbisik dan masih berusaha untuk membangunkan Ellios yang masih cukup nyenyak.


Hhm ... justru itu yang aku harapkan! Aku berharap aku bisa mendapatkan hukuman dari profesor Knite. Ayo profesor Knite, datangi aku dan hukum aku ...


Batin Ellios yang rupanya tidak benar-benar tertidur dan malah sedang menantikan sebuah hukuman dari profesor Knite.


Setelah beberapa saat, akhirnya profesor Knite mulai menyadari sesuatu. Pria paruh baya itu mulai membenarkan letak kacamata dengan sepasang lensa yang super tebal itu lalu mulai melenggang mendekati Ellios.


Kini profesor Knite sudah berdiri tepat di samping Ellios dengan kening yang berkerut dan masih mengamati Ellios dengan seksama.


"Rasakan! Kali ini mampus kamu, Ellios! Profesor Knite pasti akan menghukummu!" celutuk Ran yang duduk tepat di belakang Ellios.


"Benar sekali! Profesor Knite pasti akan sangat marah dan akan menghukum kutu buku sialan itu!" imbuh Jo tersenyum miring tak sabar ingin segera menyaksikan sebuah pertunjukan yang sangat langka itu.


Ayo, Profesor Knite! Ayo segera hukum aku! Aku sudah bandel dan tidur saat kelasmu berlangsung. Ayo hukum aku, Profesor Knite! Bukankah profesor sangat tidak menyukai jika ada seorang mahasiswa yang tertidur saat kelas berlangsung? Ayo hukum aku, Profesor Knite!


Batin Ellios yang sudah tak sabaran dan sudah sangat menantikan hukuman dari profesor Knite.


Apa aku tidak salah lihat? Benarkah bocah ini adalah Ellios? Ada apa dengan bocah ini? Ini sangat tidak seperti biasanya. Pasti ini karena Ellios yang sudah terlalu banyak belajar dan dia menjadi kelelahan dan mengantuk. Hhm ... ya sudah. Sebaiknya biarkan saja dia tertidur. Kasihan sekali anak ini. Hhm ...


Batin profesor Knite lalu mulai melenggang meninggakan Ellios kembali dan menuju podium kembali.


"Ellios pasti sudah terlalu lelah karena rajin belajar dan bekerja keras. Dia pasti sangat kelelahan, biarkan saja dia tidur dan beristirahat." ucap profesor Knite yang sukses membuat seisi ruangan melongo karena keheranan.


Bahkan perlakuan dari profesor Knite yang sangat berbeda kepada Ellios jika dibanding saat dia sedang menghadapi mahasiswa lainnya lagi, sebenarnya cukup membuat perasaan iri para mahasiswa itu.


Jullian yang menyaksikan semua itu juga seketika dibuat melongo cukup lebar karena terkejut bukan main. Bahkan Ellios juga sangat terkejut bukan main, namun pemuda yang memiliki hobi membaca buku itu masih saja memejamkan sepasang matanya dengan sangat rapat.