
Oichi mulai melepaskan kacamata hitamnya yang sejak dari tadi sudah bertengger dengan manis di atas tulang hidungnya yang cukup macung dan tinggi. Kini pandangannya mulai beralih menatap Ellios dengan wajah polosnya yang sudah berdiri tak jauh darinya.
Senyum manis Oichi mulai menghiasi wajah ayunya itu. Perlahan Oichi mulai melenggang dengan anggun mendekati Ellios. Ritme dari hentakan sepatu hak tingginya terdengar begitu teratur dan elegan.
"Wah cantik sekali dewi Oichi. Wajahnya begitu mungil seperti boneka. Dan dia juga memiliki tubuh yang begitu ramping. Whoa ..." ucap salah satu pengunjung wanita yang masih cukup muda.
"Dia benar-benar sangat sempurna! Aku saja yang seorang gadis begitu mengaguminya. Apalagi para pria. Pasti mereka akan sangat tergila-gila." celutuk pengunjung wanita lainnya.
"Andai saja aku memiliki kekasih seperti Oichi. Pasti hidupku akan menjadi lebih sempurna. Hehe ..." seorang pengunjung pria juga mulai berandai-andai.
"Jangan mimpi! Mana mau dewi Oichi menjadi kekasihmu?! Orang yang sangat biasa-biasa saja dan tidak menonjol sedikitpun!" timpal seorang pengunjung wanita sambil mendorong bahu pria itu.
"Hehe. Cinta itu buta dan tak beralasan. Mana tau dia adalah jodohku. Hehe ..." sahut pria itu dengan tawa kecil.
"Cihh!! Jangan mimpi!! Aku saja tidak akan mau untuk menjadi kekasihmu! Apalagi Oichi yang begitu sempurna!!" celutuk gadis itu.
"Dih ... percaya diri sekali kamu! Aku juga tidak mau menjadi kekasihmu kok!!" timpal pria itu kesal.
"Wah. Kaki jenjangnyanya begitu indah, wajahnya begitu cantik mempesona, dan dia memiliki tubuh tinggi dan sangat ramping. Cantik dan sempurna sekali ..." dari sisi lain seorang pengunjung wanita juga terdengar begitu mengagumi Oichi.
Dan sebenarnya masih banyak sekali pujian-pujian dari mereka untuk Oichi. Dan semua itu didengar oleh Ellios yang memang saat ini berada di antara mereka semua.
"Tapi ngomong-ngomong mengapa tiba-tiba Oichi mau melakukan performance di kedai kecil seperti ini?" ucap salah satu pengunjung wanita penasaran.
"Aku dengar dia mengenal dekat putra dari pemilik kedai ini. Dan aku dengar mereka juga berteman." celutuk salah satu gadis.
"Tapi aku dengar kedai ini pernah dibeli oleh Oichi, namun kini sudah menjadi milik bibi Suzuna. Apakah jangan-jangan berita itu benar? Oichi memiliki hubungan lebih dengan putra bibi Suzuna?" timpal gadis lainnya.
"Ellios yang kolot itu yang kalian maksud? Dia?" ucap salah satu gadis sambil menuding Ellios yang berdiri tak jauh dari mereka.
"Sstt ... benar sekali! Jangan keras-keras! Nanti dia dengar ..." bisi salah satu pria.
Percuma saja! Ellios sudah mendengar semua itu, karena mereka memang berbicara dengan cukup keras. Dan sebenarnya Ellios merasa kurang nyaman dengan gosip yang mereka bicarakan, namun Ellios lebih memilih diam dan melupakannya saja karena tak mau memusingkannya.
"Hai, Ellios." sapa Oichi saat sudah berhadapan dengan Ellios. "Maaf jika aku sedikit terlambat karena jalanan sedikit macet." ucap Oichi memperlihatkan raut wajah sedikit menyesal.
"Oh, tidak masalah kok. Kamu bisa datang saja ke kedai ini kami sudah merasa sangat senang kok." jawab Ellios dengan ramah seperti biasanya.
"Hhm. Tentu saja aku akan datang! Karena aku sudah berjanji padamu, Teman spesialku!" jawab Oichi semakin membuat hampir semua orang yang berada di sekitar melongo dan membuka mulutnya lebar.
"Teman spesial?" celutuk mereka masih sangat syok sambil menatap Oichi dan Ellios.
GREEPP ...
"Ellios! Ada apa? Mengapa tak sabaran sekali?" ucap Oichi malah menggoda Ellios dengan tawa kecil.
"Mereka semua salah paham dengan hubungan kita. Aku harap ..."
"Biarkan saja, Ellios! Biarkan mereka sibuk dengan pemikiran mereka sendiri. Untuk apa kita memusingkannya. Hehe ..." ucap Oichi memotong ucapan Ellios sambil merapikan sedikit rambutnya dengan melihat pantulan dirinya melalui sebuah cermin mungil yang baru saja diambilnya dari slingbag berwarna putih yang bertabur dengan kristal-kristal indah itu.
"Kau benar sih, Oichi. Hanya saja aku tidak ingin menyulitkanmu. Aku takut akan ada berita buruk tentangmu. Apalagi jika sampai melibatkan aku yang sungguh hanya orang biasa-biasa saja ini." ucap Ellios yang rupanya memikirkan ke arah sana.
Namun Oichi malah tersenyum tipis mendengar ucapan dari Ellios dan segera menyimpan kembali cermin mungil yang begitu lucu itu di dalam slingbag super mewahnya.
"Orang biasa-biasa saja, namun akan menjadi orang yang sangat luar biasa jika kita berani untuk sedikit melangkah dan memberikan sebuah sentuhan ajaib." ucap Oichi dengan senyum misterius menatap Ellios.
"Apa maksudmu? Aku tidak mengerti, Oichi." ucap Ellios dengan kening berkerut menatap gadis cantik bak bidadari itu.
Oichi yang masih tersenyum kini mulai menjentikkan tangan kanannya ke udara dan beberapa saat beberapa anak buahnya dan Ken mulai mendatanginya.
"Ken! Cepat lakukan!" ucap Oichi dengam senyum misteriusnya.
"Hai! Wakarimashita, Ochi-chan!! ( Baik, siap laksanakan, Nona Oichi!)" sahut Ken tersenyum lebar dan segera mencekal tangan Ellios.
"Lakukan apa? Apa yang mau kalian lakukan padaku?" tanya Ellios masih belum memahami situasi saat ini.
Namun tak ada satupun dari mereka yang menjawab pertanyaan dari Ellios, Ken malah dengan cepat menarik Ellios dan diikuti oleh beberapa pengawal Oichi menuju ke dalam sebuah ruangan kecil di dalam kedai ini. Dan Ellios hanya menurut saja dengan ekspresi yang masih kebingungan.
Rupanya Ken dan Oichi sudah merencanakan sesuatu. Dan kali ini Ken mulai merubah penampilan Ellios. Bahkan Ken juga sedikit merubah gaya rambut Ellios, meskipun hanya dengan seadanya saja.
Setelah beberapa saat mereka sudah kembali lagi untuk menemui Oichi yang masih berada di belakang panggung dan terduduk di sebuah kursi putar.
"Jelaskan padaku, mengapa kalian merubah penampilanku?" tanya Ellios.
Namun belum sempat salah satu dari mereka menjawab pertanyaan dari Ellios, kini tiba-tiba saja mulai terdengar suara Lovely dengan begitu jelas dan jernih.
[ Misi dadakan akan segera dimulai, Tuan Ellios. Misi kali ini adalah tuan Ellios harus melakukan sebuah performance di atas panggung bersama dengan nona Oichi. Tuan akan mendapatkan reward ganda setelah berhasil menyelesaikan misi kali ini. ]
Ucap Lovely tiba-tiba yang sebenarnya cukup mengejutkan.
Aku? Tampil dan menyanyi di atas panggung bersama dengan si bintang Oichi? Apa kamu sedang bercanda, Lovely? Mana mungkin aku bisa melakukan hal seperti itu? Itu sangat tidak pantas untukku bukan?
Batin Ellios masih saja merasa sangat terkejut.