To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Hadiah Misteri Yang Luar Biasa !



"Ellios, apa kamu baik-baik saja? Kamu tidak sedang berada di rumah sakit kan? Tulang-tulangmu tidak ada yang patah kan? Jawab, Ellios!! Jawab!! Kamu mendengarku kan?" Jullian yang menghubungi Ellios melalui sebuah panggilan terdengar begitu sangat mengkhawatirkan Ellios.


Tentu saja Jullian merasa sangat khawatir, karena Isao dan Senju cukup mahir dalam taekwondo dan kendo. Sedangkan Ellios? Ellios hanya nol dalam hal hal bela diri. Kira-kira seperti itulah pemikiran Jullian saat ini.


Kicauan dari Jullian terdengar begitu berisik dan membuat Ellios sedikit menjauhkan ponsel itu dari telinganya saking risihnya. Bayangkan saja seperti seperti rekaman sebuah kaset rusak karena Jullian begitu cepat berkata.


"Ellios!! Jawab aku!! Kamu ada di rumah sakit mana? Kamar berapa dan lantai berapa? Aku akan segera datang untuk melihatmu!" ucap Jullian lagi karena Jullian sama sekali tak memberikan kesempatan Ellios untuk berbicara.


"Apa kamu berharap aku sedang dirawat di rumah sakit? Kejam sekali kamu, Jullian! Sebenarnya kamu ini temanku atau bukan?!" Ellios mendengus kesal sambil menghempaskan ranselnya di atas sofa kamarnya.


"Bukan begitu, Ell! Namun Isao dan Senju sangat kuat dan cukup hebat dalam taekwondo dan kendo. Aku sangat mengkhawatirkanmu. Karena kamu adalah sahabat terbaik yang pernah aku miliki. Hiks ..." sahut Jullian yang malah terdengar menangis.


Yeap, sahabat terbaik! Karena memang Ellios adalah satu-satunya sahabat yang dimiliki oleh Jullian. Begitu juga sebaliknya.


"Hhm. Aku masih sehat dan baik-baik saja kok. Kapan-kapan deh aku perlihatkan kehebatan bela diriku padamu. Sekarang aku mau mandi dan segera tidur dulu. Bye ..." ucap Ellios dengan wajah lelahnya.


"Hhm. Okay ... bye ..."


Panggilan itu mulai berakhir dan Ellios mulai melepaskan pakaiannya satu persatu dan mulai menuju ke kamar mandinya untuk membersihkan diri.


Suara gemericik air mulai terdengar dan Ellios mulai melakukan ritual mandinya. Tak terlalu lama berada di dalam kamar mandi melakukan aktifitas mandinya, Ellios sudah kembali lagi dan sudah mengenakan T-shirt santainya warna soft pink dan celana santainya warna putih.


Ellios melenggang sambil mengeringkan rambutnya yang basah karena keramas dengan sebuah handuk kecil. Namun tiba-tiba saja mulai terdengar tawa kecil seorang gadis.


Karena sedikit terkejut dan melupakan sesuatu, Ellios segera mencari asal dari suara itu. Dan Ellios melihat rupanya Lovely sudah duduk santai di sofa dan masih tertawa kecil menatap Ellios.


"Huftt ... kamu selalu membuatku terkejut, Lovely!" Ellios sedikit mendengus kesal. "Dan mengapa kamu malah tertawa melihatku?"


"Hehe ... maaf, Tuan. Tidak aku sangka tuan Ellios juga memiliki pakaian dengan warna semanis itu. Aku jadi memiliki sebuah ide untuk misi selanjutnya deh. Hehe ..." sahut Lovely memutar sepasang bola mata abu-abu itu seakan sedang memikirkan sesuatu, lalu kembali tertawa.


"Haishh ... awas saja jika sampai kamu memberikan misi yang aneh!" ancam Ellios lalu duduk di kursi sofa lainnya.


"Tidak masalah bukan, Tuan? Asalkan tuan juga mendapatkan hadiah." jawab Lovely dengan entengnya dan memainkan beberapa helai rambut silvernya yang indah.


"Bicara soal hadiah ... sekarang tampilkan statusku, Lovely. Aku belum memeriksanya tadi." ucap Ellios mulai memberikan titahnya.


"Okay!! Siap laksanakan, Tuanku." sahut Lovely sambil mulai menatap lurus ke depan.


DING ...


SRRRTT ...


Sebuah layar hologram kebiruan kini mulai terlihat di depan Ellios. Ellios mulai membacanya dan memeriksanya satu persatu untuk mengetahui beberapa yang mengalami perubahan di dalam statusnya saat ini.


____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 2 bulan, 20 hari, 09 jam, 31 menit, 19 detik


Ketampanan : 93


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 24


Kecepatan : 28


Kekuatan : 25


Kharisma : 90


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 20


Poin kemampuan : 83


Hadiah menyelesaikan misi 18 : 8 hari, 10 jam, 11 menit perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 7 ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


-keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


Dana : 315 ribu yen ( kira-kira 34 juta rupiah )


Misi : 19 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


Ellios mulai menarik sudut-sudut bibirnya hingga membentuk sebuah senyuman manis setelah membaca statusnya sendiri. Rupanya misi membuat Nacht kesal benar-benar membuatnya menerima beberapa hadiah yang sangat menguntungkan.


"Ketangkasan, ketahanan dan kecepatan meningkat 5 poin, poin sistem juga meningkat hingga 10 poin, kekuatanku juga meningkat 7 poin. Kemampuan bela diri naik 2 level. Aku juga mendapatkan perpanjangan usia 8 hari 10 jam 11 menit." gumam Ellios semakin tersenyum lebar.


"Aku sudah kehilangan 70 ribu yen untuk membayar makanan dan ganti rugi di restoran, namun aku juga mendapatkan hadiah dana 100 ribu yen. Hehe ... itu artinya aku masih untung. Bahkan aku juga mendalatkan hadiah misteri keahlian memulihkan dan menyembuhkan tubuh dari luka hanya dalam waktu yang sangat singkat!! Fantastis!! Aku benar-benar akan menjadi kuat dan tak akan terkalahkan!!" imbuh Ellios semakin berbinar saat menatap layar hologram kebiruan itu.


"Ini keren sekali, Lovely!! Itu artinya tak akan ada yang bisa melukaiku dong!! Hadiah misteri kali ini sungguh akan sangat berguna!" ucap Ellios sesekali menatap Lovely dengan senyum lebarnya.


"Benar sekali, Tuan. Bukankah sudah aku katakan sebelumnya jika hadiah kali ini akan sangat berguna untuk tuan Ellios? Hehe ..."


"Baiklah ... baiklah ... besok aku traktir kamu makan lagi deh sepuasnya!! Sekalian kita makan bersama Jullian!!" sahut Ellios kegirangan.


"Jullian? Apa tuan yakin kita bisa baik-baik saja jika makan bertiga bersama?" tanya Lovely.


"Tidak masalah kok. Dia adalah teman baikku. Dan sepertinya akan baik-baik saja jika kita makan bersama." jawab Ellios.


"Jangan, Tuan Ellios! Aku takut akan keceplosan dan aku takut Jullian akan curiga. Aku kan suka sangat jujur saat berbicara. Sebaiknya jangan makan bertiga deh. Aku juga kurang nyaman jika harus berinteraksi dengan manusia bumi lain selain tuan Ellios." ucap Lovely.


"Huft baiklah. Ya sudah aku akan tidur dulu. Malam ini kamu mau memakai tempat tidurku lagi?" tanya Ellios sebelum memutuskan untuk mendatangi pembaringannya.


"Tidak. Tuan Ellios saja yang pakai. Masih ada sesuatu yang harus aku kerjakan malam ini. Dan mungkin aku tidak akan tidur." jawab Lovely mulai menengadahkan kedua tangannya dan tiba-tiba saja ada seberkas cahaya putih yang menyilaukan keluar dari jemarinya lalu mulai terlihat beberapa bola bola kecil berwarna kebiruan yang berputar di dalamnya.


Sebenarnya Ellios masih sangat penasaran akan hal itu, namun rasa mengantuk dan lelahnya rupanya lebih memenangkan semua itu. Hingga akhirnya pemuda itu lebih memilih untuk segera tidur pada tempat tidurnya.