To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Menyelesaikan Misi Di Dalam Busway



TAR ...


PRANKK ...


Belum sempat Ellios melakukan apapun, tiba-tiba saja terdengar suara sebuah tembakan yang begitu keras yang diikuti oleh pecahan sebuah kaca, dan tentunya membuat para penumpang berteriak histeris kembali.


"Argghhh ..." para penumpang berteriak dan menutup kedua telinga mereka karena ketakutan.


Rupanya serangan dengan senjata api laras pendek itu telah dibelokkan begitu saja oleh Ellios dan malah mengenai sebuah kaca jendela hingga membuatnya pecah.


Ellios yang sudah sedikit memiliki kekuatan pada tubuhnya mulai melayangkan bogemnya dan mengenai pria itu hingga tubuh pria itu sedikit terhempas ke belakang dan menabrak kursi penumpang lain.


BUAGH ...


BRUGH ...


Tak lupa Ellios juga segera merebut senjata api laras pendek itu dari pria itu lalu mengamankannya terlebih dulu.


Kini Ellios mulai membekuk pria itu dan mengikat kedua tangannya dengan sebuah tali dengan sangat cepat. Bahkan hanya dalam beberapa detik saja pria itu sudah terikat dengan begitu kuat dan sempurna.


Namun tiba-tiba saja gadis komplotannya sudah melangkah cepat dan mendekati Ellios. Gadis itu mengayunkan pisau lipat itu ke udara dan berniat untuk menikam punggung Ellios.


Sebenarnya Ellios sangat terlambat untuk menyadari pergerakan dari gadis itu. Dan jika orang biasa yang akan menerima serangan seperti itu pastinya tak akan bisa lagi untuk menghindari serangan itu.


Namun karena Ellios memiliki kecepatan super yang begitu fantastis, maka Ellios masih bisa menghindari serangan dari gadis itu dengan memiringkan tubuhnya. Dan serangan dari gadis itu malah melukai bahu pria komplotanny sendiri.


JLEBB ...


"Arghh ... apa yang sedang kamu lakukan, Inoe?! Mengapa malah menyerangku?!" erang pria sangar itu hanya bisa mengaduh karena kedua tangannya masih terikat di belakang.


"Arghh!! Maafkan aku, Jun! Aku tidak sengaja melakukannya!" ucap gadis itu terlihat sangat syok dan membungkam mulutnya sendiri dengan kedua jemarinya.


Disaat itulah Ellios segera menarik sebuah syal yang kebetulan sedang dipakai oleh Lovely dan menggunakannya untuk mengikat kedua tangan gadis itu. Lagi-lagi hanya dalam hitungan detik saja Elliossudah mengikatnya dengan sangat rapi dan kuat.


"Pak sopir! Berhenti di kantor polisi depan!" perintah Ellios berteriak.


"Ba-baik ..." ucap sopir itu yang sepertinyamasih sangat ketakutan.


"Semua orang! Ambil benda-benda berharga kalian. Ini milik kalian!" teriak Ellios kembali sambil mengangkat sebuah wadah terbuka berwarna hitam dan di dalamnya masih ada beberapa barang-barang berharga milik para penumpang.


Para penumpang itu segera berdatangan untuk mengambil barangnya masing-masing dan mereka juga mengucapkan terima kasih untuk Ellios.


Tak lama kemudian busway ini mulai berhenti di sebuah halte yang tak jauh dari kantor kepolisian Kanagawa. Ellios mulai menggiring kedua berandalan itu untuk turun dari bus dan diikuti oleh Lovely di belakangnya.


Ellios mulai memasuki kantor kepolisian itu dan menyerahkan kedua orang yang sudah berusaha untuk melakukan kejahatan dan sangat membahayakan masyarakat itu.


Setelah beberapa saat Ellios dan Lovely mulai keluar bersama kembali. Mereka berjalan bersama dan memutuskan untuk menyantap ramen di dekat daerah itu saja agar tidak perlu naik busway lagi.


Karena kebetulan tak jauh dari tempat itu juga ada sebuah kafe ramen kecil yang juga cukup dikenal oleh warga sekitar karena rasanya.


"Selamat, Tuan Ellios. Misi sudah terselesaikan dengan baik. Apa tuan ingin melihat status tuan saat ini?" tanya Lovely yang berjalan dengan langkahnya yang seakan-akan sedang menari-nari dan terlihat begitu berbahagia karena tubuh barunya saat ini yang sangat membuatnya puas.


"Wah, akhirnya aku berhasil lagi. Tampilkan statusku saat ini, Lovely!" perintah Ellios dengan senyum tipis seakan suasana hatinya juga sedang baik saat ini.


Kedua jemarinya disematkannya pada celana jeans warna cerah yang sedang dikenakannya saat ini. Langkah lebarnya terlihat begitu santai.


"Baiklah. Aku akan segera menampilkan status tuan saat ini." jawab Lovely masih dengan nada dan suara seperti seorang manusia pada umumnya.


DING ...


SRRTT ...


Sebuah layar hologram kebiruan itu kini mulai terlihat oleh Ellios di hadapannya dan bergerak mengiringi langkah Ellios.


____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Sisa Umur : 2 bulan, 13 hari, 23 jam, 50 menit, 11 detik


Ketampanan : 93


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 19


Kecepatan : 23


Kekuatan : 18


Ketahanan : 20


Kharisma : 90


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 10


Poin kemampuan : 83


Hadiah menyelesaikan misi 17 : 7 hari, 7 jam, 17 menit perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan bela diri, Level 5 ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


Dana : 285 ribu yen ( kira-kira 30 juta rupiah )


Misi : 18 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


Ellios yang masih berjalan dengan santai juga terlihat sedang membaca status yang terpamampang dengan sangat nyata di hadapannya itu melalui sebuah layar hologram kebiruan itu.


"Hhm. Kecepatan, kekuatan, dan ketahanan dalam tubuhku menjngkat 2 poin. Aku juga mendapatkan perpanjangan usia 7 hari 7 jam 17 menit. Hhm ... tidak terlalu buruk. Hanya dengan sedikit mengurus kedua begal itu aku mendapatkan beberapa hadiah yang sangat berharga ini. Bahkan aku juga mendapatkan uang 47 yen. Aku akan mentraktir ramen sepuasmu deh, Lovely!." gumam Ellios mulai terbiasa dengan misi-misi yang telah diberikan oleh sistem untuknya.


"Tapi mengapa poin sistemku hanya bertambah 5 poin saja, Lovely?! Kamu bilang akan menggantikannya dengan berlipat?!" protes Ellios yang merasa masih saja dirugikan oleh Lovely.


Karena Ellios sudah kehilangan 90 poin sistemnya dan malah digunakan untuk Lovely membeli sebuah tubuh tanpa seijinnya.


"Poin sistem itu sangat berharga, Tuan. Dan untuk mendapatkannya itu tidaklah mudah. Karena jika sudah terkumpul hingga mencapai 100 poin, maka tuan Ellios akan mendapatkan special reward dari sistem." jawav Lovely dengan santai.


"Kalau sudah tau mengumpulkannya itu sangat tidak mudah, lalu mengapa kamu malah menggunakannya hanya untuk membeli sebuah tubuh?" celutuk Ellios masih dengan wajahnya yang sedikit kesal.


"Karena aku ingin sekali memakan ramen seperti tuan Ellios. Sepertinya itu enak sekali. Jadi membuatku ingin mencobanya juga." jawab Lovely dengan memperlihatkan wajah memelas agar Ellios tak memarahinya lagi.


"Huft ... lagipula kamu kan boneka robot. Ada-ada saja sih." gerutu Ellios masih belum terima karena poin sistemnya belum kembali sepenuhnya.


"Tenang saja, Tuan Ellios. Mulai sekarang aku akan memberikan misi sesering mungkin untuk tuan. Dan aku akan memberikan beberapa hadiah, termasuk poin sistem untuk tuan Ellios." ucap Lovely dengan entengnya dan masih menari-nari saat melenggang.


Ellios menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan menatap Lovely yang masih menari-nari berada tak jauh dari hadapanya.