To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Misi Di Rainbow Bridge



Rainbow Bridge, 3.58 PM.


Sore ini angin berhembus dengan cukup kencang. Terlihat Ellios yang sudah berdiri di atas Rainbow Bridge yang begitu fenomenal ini. Ellios berdiri dengan tegap di sisi samping sambil memandangi lautan luas di bawahnya.


"Lovely, aku sudah datang. Kali ini misi apa yang harus aku selesaikan?" tanya Ellios dengan tenang namun sedikit tak sabaran.


Rambut hitam kecoklatan Ellios juga terlihat menari-nari di udara karena terpaan angin sore ini yang cukup kuat. Pakaian Ellios juga sesekali terbang dan menari-nari di udara.


Lalu lalang mobil tak seperti biasanya, sore ini entah mengapa menjadi sedikit sepi. Ellios masih saja menatap lautan luas di hadapannya dengan sepasang mata yang memicing.


[ Misi kali ini adalah menyelamatkan seorang seorang gadis yang terjatuh di dalam lautan ini, Tuan. Sebentar lagi akan terjadi sebuah kecelakaan disini. Sebuah mobil sport akan terjun bebas hingga memasuki lautan luas di bawah. Misi kali ini tidak memiliki batasan waktu, namun misi akan dianggap berhasil jika tuan bisa menyelamatkan gadis itu dan gadis itu harus tetap hidup! Dan jika misi gagal, maka tuan akan mendapatkan pinalti. ]


Jelas Lovely dengam terperinci.


Namun belum sempat Ellios menjawab kembali ucapan dari Lovely, tiba-tiba saja mulai terdengar sebuah hantaman yang cukup keras dan membuat aktifitas semua orang berhenti.


CCKKIITT ...


SRRRTT ...


BRRAKK ...


SWUUSH ...


Sebuah Ferrary menyala merah tiba-tiba saja menabrak sebuah mobil sport berwarna kuning lembut dari sisi samping belakang dengan begitu kencang. Bahkan hingga membuat mobil sport berwarna kuning lembut itu mulai menabrak dinding pembatas jembatan, hingga akhirnya terjun di dalam lautan itu begitu saja.


BYUURRR ...


Orang-orang yang sedang berada di atas jembatan pelangi yang begitu fenomenal itu seketika berteriak histeris melihat semua kejadian tragis ini.


Semua kejadian yang terjadi tepat di hadapan Ellios ini sebenarnya cukup membuat Ellios merasa begitu syok dan selama beberapa saat Ellios hanya terdiam menatap ke arah lautan yang baru saja dilalui oleh mobil sport itu.


"Lovely, aktifkan kemampuanku bernafas di dalam air! Dan aktifkan juga kecepatan superku!" tittah Ellios mulai melompati pagar pembatas jembatan dan sudah bersiap untuk segera terjun ke dalam lautan itu.


[ Baik, Tuan Ellios. Kemampuan bernafas di dalam air akan segera diaktifkan. Kecepatan super juga akan segera diaktifkan. ]


DING ...


DING ...


Sahut Lovely diiringi oleh suara pengaktifan kekuatan yang dimiliki oleh Ellios.


Semua orang yang sudah melihat Ellios yang saat ini sudah berdiri di atas pagar pembatas jembatan begitu mengkhawatirkan Ellios karena dianggap nekat. Terlebih Ellios tak mengenakan alat bantu apapun saat ini.


Padahal tak ada satupun orang yang berani untuk mengambil langkah cepat untuk terjun dan menoling sang pengemudi di dalam mobil sport itu.


Mereka semua hanya bisa menghubungi tim penyelamat dan hanya bisa berharap pada tim penyelamat. Namun sayangnya tim penyelamat belum ada yang datang hingga sampai saat ini.


"Hei pemuda!! Jangam nekat!! Lautan ini sangat luas dan dalam! Kamu tidak akan bisa menyelamatkan dia tanpa alat bantu apapun!! Jangan nekat dan tunggu saja tim penyelamat!!" sergah seorang pria dewasa berusaha untuk menghalangi Ellios.


"Tidak bisa! Aku harus menyelamatkan dia! Atau aku akan mendapatkan masalah!!" ucap Ellios begitu lirih dan masih fokus menatap sebuah titik di dalam lautan itu dimana mobil sport itu terjatuh.


Aku tidak boleh membuang-buang waktu sedetikpun! Gadis itu harus segera diselamatkan! Bukan hanya untuk misiku saja! Tapi kali ini juga menyangkut nyawa orang lain. Ayo lakukan dengan baik, Ellios!!


Batin Ellios mulai mengambil nafas dalam lalu mengeluarkannya perlahan. Setelah itu Ellios mulai melompat hingga akhirnya Ellios mulai memasuki lautan luas dan dalam itu.


BYURR ...


"Astaga! Pemuda itu sunghuh sangat keras kepala! Bagaimana jika dia malah tenggelam? Dasar bodoh dan gegabah!" maki seorang pria paruh baya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya menatap lautan di bawah jembatan.


"Semoga saja tim penyelamat segera datang. Kasihan sekalj mereka berdua." ucap seorang wanita berpakaian formal yang mulai mengkhawatirkan sang pengemudi mobil sport dan Ellios.


Sementara itu ...


Ellios mulai berenang dan menyelami lautan itu semakin ke dasar lautan. Pandangannya semakin gelap karena Ellios yang sudah semakin dalam menyelam dan cahaya matahari juga semakin terbatas menyinari lautan itu.


Hingga akhirnya Ellios mulai menemukan mobil sport itu yang rupanya terjatuh di atas karang lautan. Ellios segera berenang untuk mendekati mobil sport itu.


Rupanya sang pengemudi sedang tak sarkan diri, dan pelipisnya terlihat berdarah. Mungkin saja menghantam setirnya sendiri ketika Ferrary merah itu sedang menabraknya dari belakang.


Chiesa? Ternyata ini adalah kamu ya ... Chiesa ... bangunlah dan segera buka pintu mobilmu sekarang juga!! Jika tidak kamu akan kehabisan oksigen!


Batin Ellios sambil berusaha untuk mengetuk kaca jendela mobil sport itu berulang kali dan berharap Chiesa akan segera bangun dan membuka pintu mobilnya yang masih terkunci.


Namun sang gadis tidak juga segera tersadar dan tidak mendengar suara ketukan itu. Karena kebingungan, akhirnya Ellios memutuskan untuk mencari sebuah batu yang akan dia gunakan untuk memecahkan kaca jendela mobil itu.


Beberapa kali Ellios menghantam kaca jendela itu, hingga akhirnya kaca itu itu mulai retak hingga akhirnya pecah. Setelah itu Ellios segera memasukkan tangannya melalui kaca yang sudah pecah itu dan segera membuka pintu kemudi.


Kini Ellios segera meraih gadis itu dan menariknya untuk keluar dari dalam mobilnya. Lalu Ellios mulai membawa gadis itu dengan memeluknya dengan tangan kirinya.


Sementara tangan kanannya dan kedua kakinya masih berusaha untuk berenang ke atas agar bisa segera mencapa permukaan air laut.


Aku mohon bertahanlah! Jangan mati! Atau aku juga akan mendapatkan pinalti dari sistemku! Ayo Ellios, lebih cepat lagi!! Ughhh ...


Batin Ellios mulai menggunakan kecepatan supernya agar bisa semakin lebih cepat mencapai permukaan air lautan.


BLLUUP ...


SRRTT ...


Hanya dalam beberapa detik saja kini Ellios sudah bisa mencapai permukaan air laut. Dan kebetulan tak jauh dari mereka ada seorang nelayan yang sedang berada di atas perahunya.


Dengan cepat Ellios segera berenang mendekati perahu nelayan itu dan segera membaringkan tubuh sang gadis dengan posisi terlentang.


Setelah memeriksa pernafasan dan memastikan jika Chiesa masih bernafas, akhirnya Ellios mulai menekan dada bagian bawah Chiesa beberapa kali dan seketika Chiesa segera memuntahkan air laut yang sudah masuk ke dalam tubuhnya.