To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Melindungi Oichi



Dua orang pria berandalan itu kini mulai mendatangi Ellios. Mereka melayangkan tinjunya secara bergantian untuk menghantam wajah Ellios.


Namun dengan gerakan super cepatnya, Ellios bisa menghindari semua serangan itu dengam sangat baik, bahkan mereka tak bisa menyentuh Ellios sama sekali.


SWUSHH ...


SWOSHH ...


Pergerakan yang begitu cepat itu rupanya cukup membuah lelah kedua berandalan itu. Karena berulang kali tinju super kuat mereka layangkan, namun sama sekali nol besar.


"Kalian jangan diam saja dan hanya melihhat mereka bertiga!" ucap sang bos menatap tajam kedua anak buahnya yang masih mencengkeram Oichi. "Lakukan saja tugas kalian berdua dengan baik dan cepat selesaikan masalah ini!!" imbihnya dengan sangat garang dan menakutkan.


"Baik, Bos!" sahut mereka berdua kompak dan segera membuka pisa lipat nya.


Namun sebelum itu terjadi, Oichi menggunakan lututnya untuk menyerang salah satu dari mereka berdua. Oichi mengangkat lutut kanannya dan berhasih mengenai alat vital salah satu berandalan itu dengan cukup keras, hingga membuat pria itu melepas cengkeramannya.


DUAGHHH ...


"Argghh ... benar-benar jal*ng kurang ajar!!" erang berandalan itu sambil memegangi bagian tubuh yang baru saja diserang oleh Oichi.


Disaat tangan kanannya sudah terlepas, kini Oichi segera menggigit tangan berandalan yang berada disisi kirinya hingga tangan pria itu seketika berdarah.


"Cihh ... dasar wanita jal*ng ini!!" geram pria itu meraih dan menarik rambut Oichi dengan sangat kasar.


"Arghhh ... beraninya kamu berbuat seperti ini kepadaku!! Akan aku pastikan kalian semua akan segera membayar semua ini!! Kalian akan mendekam di penjara!!" geram Oichi berusaha untuk melepaskan diri dari pria itu.


Namun rupanya berandalan itu malah semakin menarik Oichi dan malah mencekiknya.


Sial!! Aku tak memiliki kemampuan bela diri sekali! Bahkan kemampuan dari sistem hanya bisa untuk menyihir mereka semua dan membuat mereka tunduk kepadaku. Namun mengapa mereka semua tak terpengaruh? Sebenarnya apa yang terjadi?


Batin Oichi tak mengerti dan masih berusaha untuk melepaskan cekikan pria itu.


[ Karena saat ini nona Oichi sedang menjalani masa pinalti, karena telah gagal dalam menjalankan misi sebelumnya. Maka semua kekuatan itu akan dinonaktifkan selama dua hari. ]


Jawab sang pemandu sistem yang yang dimiliki oleh Oichi, dan tentu saja semua itu hanya bisa didengarkan oleh Oichi saja.


Cihh ... sial!! Jadi apa yang harus aku lakukan sekarang?! Ughh ... aku sudah tidak tahan lagi. Aku tidak bisa bernafas ...


Batin Oichi mulai meraba-raba di sekitar nakas hingga akhirnya Oichi mulai menemukan sebuah vas bunga kecil. Oichi segera mengambilnya lalu menghantamkannya mengenai kepala berandalan itu hingga berdarah.


PRANGG ...


"Arghh ... sial ..." erang berandalan itu mulai menghempaskan tubuh Oichi dengan sangat kasar.


Hempasan yang cukup kuat dan kasar itu membuat Oichi menabrak pinggiran meja dan membuat keningnya berdarah. Bahkan tubuh Oichi juga ambruk di atas lantai.


"Ughh ... uhukk ... uhuk ..." Oichi memegangi dadanya dan terbatuk-batuk karena cekikan dari berandalan itu beberapa saat yang lalu.


Kini pria yang sempat di tendang oleh Oichi mulai melenggang mendekati Oichi dan sudah mempersiapkan pisau lipatnya. Langkahnya kini semakin dia percepat dan mulai mengayunkan pisau lipat itu ke arah Oichi yang masih terduduk tak berdaya sambil memegangi lehernya yang masih sakit.


"Hiathh ... rasakan ini gadis yang sangat sombong!!" teriak pria itu dengam sebuah pisau yang sudah bersiap untuk menghunus punggung Oichi, karena Oichi terduduk dengan posisi membelakangi pria itu.


Hingga akhirnya Ellios berusaha untuk segera berlari ke arah mereka berdua. Namun Ellios sudah tak sempat untuk membawa Oichi menghindar, hingga akhirnya Ellios hanya bisa memeluk Oichi dari belakang dan ...


JLEBB ...


Pisau lipat itu kini mulai menusuk punggung Ellios. Darah segar kini mulai merembes dan membasahi sweater berwarna cream lembut yang sedang dikenakan oleh Ellios.


Tak ada pilihan lain, disaat Ellios tak memiliki waktu untuk membawa Oichi menghindar, akhirnya Ellios memilih untuk melindungi Oichi dengan tubuhnya.


"Ellios ... ka-kamu ... mengapa kamu melindungiku?" ucap Oichi lirih dan saat ini masih membelakangi Ellios yang masih menjadi perisai untuknya.


"Tidak masalah. Aku akan baik-baik saja. Asal nona Oichi tidak terluka ... uhuk ... uhuk ..." ucap Ellios begitu lirih karena menahan rasa sakit karena tusukan itu.


Lovely, aktifkan kemampuan untuk menyembuhkan lukaku saat ini ...


Titah Ellios dalam hati kepada sang pemandu sistemnya.


[ Baik, Tuan Ellios. Kemampuan menyembuhkan luka akan segera diaktifkan. ]


DING ...


Sahut Lovely diikuti oleh suara notofikasi pengaktifan dari kemampuan tersebut.


Disaat itu tiba-tiba saja beberapa petugas kepolisian mulai berdatangan memasuki kamar apartemen imi. Dengan cepat mereka segera menangkap kelima berandalan ditu dan segera membawanya pergi.


Oichi mulai berbalik ketika Ellios sudah mulai melepas pelukannya. Dan kini Elios masih terduduk dan memegangi dadanya sendiri yang mungkin merasakan sedikit sesak.


Penyembuhan kali ini akan memakan sedikit waktu yang lama, karena tubuh Ellios sendiri sangat rentan dan mudah mengalami pendarahan akibat penyakit kanker darahnya.


"Ellios ... bertahanlah!! Aku akan mengantarmu ke rumah sakit!" ucap Oichi begitu ketakutan karena melihat kondisi Ellios yang terlihat sedikit lemah dan menjadi semakin pucat.


"Tidak, Nona. Aku akan baik-baik saja. Tolong ambilkan aku air putih ... aku haus sekali ..." ucap Ellios masih memegangi dadanya.


"Air putih?" ucap Oichi dengan kening yang berkerut dan sangat kebingungan.


Ellios sedang terluka, namun tiba-tiba saja dia malah meminta air mineral dengan alasan merasa haus? Sebenarnya ini sungguh konyol dan tidak masuk akal? Apakah pernah rasa dehidrasi bisa mengalahkan sebuah rasa sakit karena terluka parah? Tentu saja jawabannya tidak ...


Dan semua itu sengaja Ellios lakukan, agar Oichi bisa sejenak meninggalkan Ellios. Karena saat ini proses penyembuhan luka dengan kekuatan sistem yang Ellios miliki sedang berlangsung. Dan tentu saja Ellios tak ingin Oichi mengetahui akan semua hal itu.


"Uhuk ... uhuk ... nona bisakah kamu mengambilkamnya sekarang ..." ucap Ellios terdengar semakin pelan saja.


"Ba-baiklah ... akan segera aku ambilkan. Tunggu sebentar ..." ucap Oichi dengan cepat dan segera beranjak meninggalkan Ellios.


Lovely. Butuh berapa lama penyembuhan luka pada punggungku ini? Dokter mengatakan jika aku sangat mudah mengalami pendarahan, apakah kekuatan dan kemampuan dari sistem ini masih bisa untuk menyembuhkanku, Lovely?


Batin Ellios bertanya kepada Lovely, karena saat ini untuk berbicara saja rasanya sedikit membuatnya merasa sakit.


[ Kekuatan super untuk penyembukan luka akan tetap bisa berfungsi, Tuan Ellios. Namun kemungkinan akan memakan waktu maksimal, yaitu 5 menit. Silakan menunggu, Tuan ...]


Jawab Lovely yang membuat Ellios sedikit bernafas dengan lega.