To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Kecelakaan ...



Seorang gadis terlihat sedang berputar-putar dengan gaun pendek yang baru saja dibelinya di dalam sebuah kamar. Raut wajahnya terlihat begitu cantik dan berseri saat ini.


Sementara seorang pemuda terlihat sedang menyibukkan dirinya di meja belajarnya dengan beberapa buku dan juga laptop kesayangannya. Jemarinya terlihat sedang mencorat-coret sebuah sketsa desain dan terkadang juga menarikannya di atas keyboard warna itu.


"Aku ingin membuat sesuatu yang berguna untuk orang lain. Sesuatu yang tidak berbahaya, namun sesuatu yang sangat bersahabat dan bisa dijadikan layaknya seorang sahabat. Hhmm ... dan aku ingin maha karyaku bisa memberikan perubahan yang besar terhadap sesuatu yang kurang beruntung di bumi ini. Hhm ..." gumam Ellios sesekali menjentik-jentikkan penanya di atas meja kayu itu.


"Hhm tentu saja!! Pasti tuan Ellios bisa melakukan semua itu dengan baik! Menciptakan sebuah maha karya yang berguna untuk orang lain adalah sebuah kebaikan." jawab Lovely yang kini mulai mengeluarkan beberapa barang belanjaannya tadi.


"Hhm. Kamu benar, Lovely! Namun sepertinya aku harus bertemu dengan profesor Mike lagi. Masih ada beberapa yang masih tidak aku mengerti. Dan aku rasa hanya dia yang bisabantuku." gumam Ellios mulai duduk bersandar dan lebih bersantai.


Kursi putar itu mulai berputar dan kini Ellios mulai melihat Lovely yang sedang mengeluarkan beberapa barang-barang belanjaannya itu. Dan lagi-lagi barang-barang yang menurut Ellios cukup sensitif itu mulai terlihat lagi.


"Lovely! Mengapa kamu membeli barang-barang seperti itu?! Kamu sudah sangat membuatku merasa malu!" protes Ellios terlihat mulai kesal kembali karena mengingat kejadian sore tadi saat di tempat perbelanjaan itu.


"Tentu saja aku harus memakai semua barang-barang ini disaat aku menempati tubuh dalam wujud manusia, Tuan." ucap Lovely dengan entengnya dan malah dengan polosnya mulai mengenakan bra itu di luar pakaiannya.


Ellios mulai menepuk keningnya dan merasa begitu frustasi melihat tingkah dari Lovely yang menurutnya sangat konyol dan blak-blakan di hadapan dirinya yang jelas-jelas adalah pemuda yang masih normal.


"Huft ... terserah kamu saja deh! Sekarang cepat tampilkan status terbaruku saat ini!" ucap Ellios mulai memberikan titahnya untuk Lovely kembali.


"Baiklah, Tuan." Lovely menyauti dengan begitu santai lalu mulai memainkan jemari kanannya.


Hingga akhirnya setelah beberapa saat mulai terlihat cahaya putih kebiruan yang begitu menyilaukan pada jemari kanan Lovely. Lalu cahaya itu mulai menyorot ke arah Ellios dan membentuk sebuah layar hologram kebiruan.


"Tuan Ellios periksa sendiri dulu ya! Sekarang aku mau mandi dulu ... hehe ..." ucap Lovely mulai melenggang menuju kamar mandi di dalam kamar Ellios.


"Huft ... dasar boneka!!" Ellios mendengus sambil menatap kepergian Lovely dengan gaya dan langkah kakinya yang terlihat begitu mentel.


[____To Be An Immortal Human By System____


Nama : Ellios Yoshikawa


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 7 tahun, 0 bulan, 0 hari, 5 jam, 8 menit, 50 detik


Ketampanan : 95


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 93


Kecepatan : 93


Kekuatan : 92


Ketahanan : 93


Kharisma : 93


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 90


Poin kemampuan : 87


Teknik dan kemampuan bela diri : Lv 10 ( Max )


Hadiah menyelesaikan misi 38: 60 hari , 1 jam, 1 menit 11 detik perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


- keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )


- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )


- kemampuan memainkan segala alat musik ( non aktif )


- kemampuan menyembuhkan orang lain yang sedang sakit luar maupun dalam ( non aktif )


Dana : 6.300.000 yen ( kira-kira 700 juta rupiah )


Misi : 39 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely]


...___________________________________________...


Ellios menatap lekat layar hologram berwarna putih kebiruan itu dengan seksama untuk memeriksa poin-poin yang mengalami perubahan serta hadiah-hadiah yang telah diterima oleh Ellios.


"Hhm ... aku mendapatkan perpanjangan usia 60 hari 1 jam 1 menit 11 detik ya. Lumayan ..." gumam Ellios tersenyum tipis dan masih memeriksa status lainnya lagi.


"Ketangkasan, kecepatan, kekuatan, ketahanan, kharisma, poin sistem dan poin kemampuanku juga mengalami peningkatan yang cukup banyak. Hhm ... dan sebentar lagi aku juga akan mendapatkan special reward setelah poin sistemku mencapai 100. Kira-kira apa lagi yang akan aku dapatkan ya? Apakah perpanjangan usia yang begitu fantastis lagi? Ataukan kekuatan lainnya lagi? Aahh ... rasanya jadi tidak sabar."


Gumam Ellios tersenyum samar menatap layar hologram kebiruan itu.


"Huft ... sebaiknya aku segera tidur dan beristirahat saja deh! Rasanya cukup lelah setelah mengalahkan kak Louis sore ini. Karena sebenarnya dia cukup kuat dan cepat. Apalagi jika sampai terkena tackle itu." gumam Ellios mulai mematikan laptopnya dan merapikan beberapa bukunya.


"Hoaamm ... oyasuminasai ..." Ellios menguap panjang dan merentangkan kedua tangannya lebar lalu mulai menghemlaskan tubuhnya di atas pembaringan itu.


...⚜⚜⚜...


"Ellios! Ada yang mencarimu!" seorang mahasiswi tiba-tiba saja datang menghampiri Ellios saat Ellios sedang berada di dalam sebuah kelas bersama Jullian.


"Siapa?" tanya Ellios mendongak menatap gadis itu.


Belum sempat gadis itu menjawab pertanyaan dari Ellios, kini seorang pemuda mulai datang dengan langkah yang sedikit terburu dan raut wajah yang sedikit menggambarkan kecemasan.


"Date? Ada apa? Mengapa kamu datang ke kampusku?" tanya Ellios penuh dengan tanda tanya.


"Ellios!! Itu ... bibi Suzuna ... bibi Suzuna ..." ucap Date masih dengan nafas yang tersenggal dan naik turun.


"Ada apa dengan ibuku?" tanya Ellios mulai terlihat khawatir dan seketika menjadi panik. "Katakan padaku apa yang terjadi dengan ibuku!! Katakan padaku, Date!!" kini Ellios mulai bangkit dari duduknya dan menatap Date tak sabaran.


"Bibi Suzuna ... bibi Suzuna ada di rumah sakit, Ellios! Sebuah mobil menabraknya dan membuat bibi Suzuna hingga saat ini belum sadarkan diri, Ellios! Sekarang bibi Suzuna sedang mengalami masa kritis di ruang ICU Yokohama Hospital." ucap Date masih masih dengan nafas tersenggal.


Ellios yang mendengarkan semua kabar itu seakan mendapatkan sebuah sambaran petir yang begitu dasyat hingga membuat dirinya terpaku dan tak bisa berkata-kata lagi.


Lidahnya terasa begitu kelu, hatinya menjadi begitu sesak dan nyeri karena mulai mengkhawatirkan dan membayangkan sang ibu. Namun setelah beberapa saat akhirnya Ellios mulai berlari meninggalkan mereka semua dan segera berniat untuk pergi ke rumah sakit itu.


"Ellios!!" teriakan dari Jullian sama sekali tak dihiraukannya. Namun akhirnya Jullian memutuskan untuk segera menyusul Ellios.


...⚜⚜⚜...