
"Lovely bacakan statusku saat ini. Aku belum sempat memeriksanya kemarin karena malah pingsan." titah Ellios sambil terduduk di atas brankarnya seorang diri.
Sementara Kakei dan Ken sedang keluar untuk mencari sesuatu untuk sarapan mereka berdua.
[ Baik, Tuan. Menampilkan status dan membacakan status dimulai ...] sahut Lovely mulai menampilkan sebuah layar berwarna kebiruan di hadapan Ellios lalu mulai membacakannya.
[____To Be An Immortal Human By System____
Nama : Ellios Yoshikawa
Usia : 20 Tahun
Sisa Umur : 12 bulan, 18 hari, 0 jam, 59 menit, 28 detik
Ketampanan : 95
Kepintaran : 100
Ketangkasan : 50
Kecepatan : 65
Kekuatan : 52
Ketahanan : 70
Kharisma : 95
Kemampuan Spesial: Otak yang jenius
Poin sistem : 80
Poin kemampuan : 97
Hadiah menyelesaikan misi 27 : 10 hari , 1 jam, 12 menit perpanjangan usia
Hadiah misteri :
- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )
- kemampuan berlari super ( non aktif )
- kemampuan bela diri, Level 8 ( non aktif )
- kemampuan menyanyi ( non aktif )
- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )
- keahlian bermain basket ( non aktif )
- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )
-keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )
- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )
- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )
Dana : 2.400.000 yen ( kira-kira 250 juta rupiah )
Misi : 28 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Lovely]
[ Melaporkan status selesai, Tuan Ellios. ]
Ucap Lovely melaporkan status terbaru dari Ellios.
Pandangan Ellios menatap lurus ke depan seakan pikirannya sedang kosong, entah apa yang sedang dipikirkan saat ini.
"Terima kasih, Lovely ... terima kasih juga karena kamu sudah datang padaku." ucap Ellios begitu lirih dan terdengar sedikit menyesakkan. "Entah bagaimana jika tak ada kamu, mungkin saja aku sudah benar-benar tiada saat ini. Aku mungkin sudah meninggalkan dunia ini jika saat itu tak bertemu denganmu ... sekali lagi aku ucapkan terima kasih padamu."
"Tuan Ellios. Jangan bersedih seperti ini. Ini sudah takdir dan jalan hidup tuan Ellios. Aku sudah ditakdirkan untuk bertemu dengan tuan Ellios, jadi pasti kita juga akan bertemu!" sahut Lovely yang kini sudah merubah wujudnya menjadi seorang gadis yang cantik seperti barbie lagi.
Ellios mulai tersenyum tipis sambil memandangi bunga lavender di seberang jendela kamarnya yang sedang menari-nari di udara karena terpaan angin di pagi ini.
"Kau benar, Lovely. Kehidupan di dunia ini sudah tertulis dengan sangat rapi. Manusia hanya bisa menjalankan semua skenario itu dengan versi terbaik dari dirinya." sahut Ellios mulai menatap sekawanan burung yang terbang di langit.
"Begitu juga dengan kematian, semua juga sudah tertulis ... dan shinigami sang dewa kematian akan menjemput kita jika saat itu sudah tiba." ucap Ellios tersenyum tipis masih menatap sekawanan burung itu.
DRRKKK ...
Tiba-tiba saja pintu kamar ruangan rawat Ellios mulai terbuka tanpa ada sebuah kata permisi atau ketukan sebelumnya. Tak beberapa lama dua orang pemuda mulai memasuki ruangan rawat ini.
Rupanya mereka adalah Kakei dan Ken yang sudah datang dengan membawakan beberapa kantong plastik dan bingkisan yang berisikan dengan makanan.
Karena begitu mareka memasuki ruangan kamar rawat ini, seketika mulai tercium aroma yang begitu manis dan gurih yang berasal dari bingkisan di dalamnya itu
"Ellios! Kami sudah dat ... tang ..." ucap Ken mulai menghentikan ucapannya karena terperanjat melihat keberadaan seorang gadis cantik yang sama sekali tak pernah ditemui oleh Kakei maupun Ken sebelumnya. "Siapa dia, Ellios? Aku tak pernah melihat dia sebelumnya di kampus. Apa saudaramu?"
Sedangkan Kakei lebih memilih untuk diam, dan tak mau repot untuk mempertanyakan siapa sebenarnya gadis itu. Meskipun sebenarnya Kakei juga ingin mengetahuinya.
"Uhm ... kenalkan dia adalah Lovely. Uhm ... dan dia adalah teman lamaku." jawab Ellios dengan asal sambil meringis menatap Ken dan Kakei secara bergantian.
"Kenalkan! Aku Ken, teman Ellios!" ucap Ken sambil mengulurkan tangan kanannya kepada Lovely.
Lovely yang tak pernah berjabat tangan dan tak pernah mengetahui cara manusia bertegur sapa, kini hanya melongo menatap tangan Ken. Namun dengan cepat Ellios menepuk bahu Ken dan segera menyela pembicaraan mereka.
"Lovely adalah tipe gadis yang sangat pemalu. Jangan diambil hati ya. Oh iya kalian membeli apa? Aromanya begitu menggoda salivaku ..." ucap Ellios mengalihkan pembicaraan agar Kakei dan Ken tidak curiga dengan Lovely.
"Kami membeli beberapa kue dan makanan siap saji. Ayo makanlah, Ellios!" ucap Kakei sambil mengeluarkan beberapa makanan yang baru saja dibelinya bersama dengan Ken.
"Kamu hanya membelinya untuk tuan Ellios saja? Cihh ... jahat sekali, aku tidak dibelikan!" sungut Lovely dengan wajah cemberut menatap Kakei, sementara kedua tangannya saling disilangkannya di bawah dadanya.
"Tuan? Mengapa kamu memanggil Ellios dengan panggilan tuan?" tanya Ken tak mengerti.
"Uhm ... Lovely memang selalu bercanda seperti itu kok. Hehe ... kalian jangan terlalu kaget ya." ucap Ellios berkilah dengan cepat agar kedua temannya tak mencurigainya. "Lovely! Kamu juga boleh makan ini kok. Ayo kita semua makan bersama-sama! Iya kak, Kakei?" ujar Ellios mulai beralih menatap Kakei.
"Uhm ... i-iya ... tentu saja! Semua makanan ini untuk kita semua kok! Ayoo, makanlah!" sahut Kakei mulai mengeluarkan seluruh makanan itu dari dalam bingkisan.
"Saa!! Itadakimasu!! ( Ayo!! Mari kita makan!!)" seru Ken paling bersemangat dan jendak mengambil satu tusuk yakitori namun dengan cepat Kakei malah menjauhkannya dari Ken.
"Ada apa denganmu, Kakei?" protes Ken tak terima.
"Biarkan yang sakit dulu mengambil makanan yang dia mau. Kita kan membeli untuk Ellios, Ken! Kita makan saja makanan yang tidak disukai Ellios." celutuk Kakei.
"Tidak apa-apa kok, Kakei." sela Ellios merasa tak enak. "Makanan apapun aku suka kok. Ayo kita makan bersama-sama saja!" imbuhnya dengan nada bicara ramah seperti biasanya.
"Itadakimasu!!" kali ini Lovely terlihat sangat bersemangat ketika melihat okonimoyaki yang masih terlihat sedikit berasap, menandakan jika okonomiyaki itu masih hangat.
Lovely mulai mengambil sepotong okonomiyaki dan mulai menyantapnya. Sementara Ken, Kakei dan Ellios lebih memilih untuk menikmati yakitori terlebih dulu. Entah karena selera mereka bertiga yang sama atau entah bagaimana?
Suasana pagi ini terasa begitu hangat untuk mereka. Canda tawa juga menemani mereka sambil menikmati sarapan pagi bersama itu. Suasana seperti sekalipun tak pernah terbayang atau diimpikan oleh Ellios sebelumnya.
Yeap, tak pernah terbayangkan oleh Ellios sebelumnya jika dia akan memiliki teman seperti mereka yang begitu care denganya.
...⚜⚜⚜...
Hari ini bonus picture Ken ya, si main vocalis dari Blue Gazzete yang sangat populer di kampusnya maupun di luar kampusnya. Dan Ken juga paling suka untuk mengganti warna rambutnya.