
Setelah beberapa saat, akhirnya Oichi sudah datang bersama beberapa pengawalnya. Namun betapa terkejutnya ketika Oichi melihat jika sang bos yang sudah berusaha untuk memerintahkan anak buahnya untuk mencelakainya ternyata adalah tuan Bill. Atau sepertinya Oichi dan tuan Bill memang sudah saling mengenal satu sama lain.
"Paman Bill? Jadi ... bos dari para berandalan itu adalah paman?" ucap Oichi tak percaya.
"Ya! Itu adalah aku! Aku merasa sangat kesal padamu, karena kamu sudah membuat menantuku buta saking tergila-gilanya padamu!! Dia bahkan sudah hampir meninggalkan putriku!!" ucap tuan Bill mulai tersulut amarahnya kembali setelah melihat kedatangan Oichi.
"Maksud paman adalah ... Keith hampir saja meninggalkan Erika?" tanya Oichi masih kebingungan. "Selama ini Keith memang selalu baik dan ramah padaku karena dia adalah salah satu parter kerjaku, Paman. Kami bahkan hanya bertemu saat bekerja saja." ucap Oichi membela dirinya.
"Cih ... maling mana mau mengaku?!" timpal tuan Bill masih saja menyudutkan Oichi.
"Sekarang terserah paman saja mau berpikiran seperti apa tentangku. Aku tidak peduli dan itu sangat tidak penting untukku. Namun, paman sudah dua kali berusaha untuk mencelakai aku dan Ellios, hingga Ellios terluka saat itu! Jadi kali ini aku tak akan mentoleransi paman lagi!" ucap Oichi dengan tegas "Vin, Kento!! Tangkap dia dan bawa dia ke kantor polisi! Urus saja dia, karena aku sangat malas mengurusnya!" imbuh Oichi memberikan titahnya untuk salah satu pengawalnya.
"Baik, Nona." jawab kedua pengawalnya bersamaan dan segera mendatangi tuan Bill untuk segera membawanya pergi ke kantor polisi terdekat.
"Kau akan menyesal karena telah berani melakukan hal seperti ini padaku, Jaalang sialan!!" geram tuan Bill sebelum dia meninggalkan tempat ini.
"Hhm? Semoga tuan sehat selalu saat berada di dalam penjara." sahut Oichi dengan senyuman miring.
Kedua pengawal Oichi mulai membawa tuan Bill meninggalkan tempat ini. Sementara kini yang tersisa di tempat ini adalah Oichi, Ellios dan kedua pengawal setia Oichi.
"Ellios, terima kasih sudah menolongku untuk mengungkapnya. Aku sungguh tidak menyangka tuan Bill akan melakukan hal senekat ini hanya karena sesuatu yang belum tentu benar." ucap Oichi yang kini sudah melenggang bersama untuk meninggalkan tempat ini.
"Sama-sama." sahut Ellios dengan ramah.
"Tapi ngomong-ngomong bagaimana kamu bisa pergi ke tempat ini? Apa kamu menggunakan kekuatan mata tembus pandangmu untuk menemukan pelaku dan tempat ini, Ellios?" tanya Oichi ingin tau.
"Oh, bukan seperti itu kok."
"Lalu?"
"Mereka membuat kerusuhan di kedai dan menjemputku untuk datang ke tempat ini dan menemui tuan Bill." ucap Ellios seadanya.
"Apa? Mereka membuat kerusuhan di kedai ayam krispi milik ibumu?" tanya Oichi sangat terkejut.
"Hhm. Iya ..."
"Paman Bill benar-benar keterlaluan! Aku minta maaf ya, Ellios. Lagi-lagi gara-gara kamu berteman denganku, kamu malah menderita seperti ini karena mereka mengganggu kamu dan ibumu. Maaf ..." ucap Oichi terlihat begitu menyesal.
Mendengar Oichi berkata seperti itu, membuat Ellios tersenyum tipis, "Ini bukan salahmu kok. Ini adalah murni salah mereka yang memang memililiki rencana jahat padamu. Jangan menyalahkan dirimu sendiri, Oichi. Karena aku sendiri yang menginginkan untuk berteman dengammu"
"Kamu memang sungguh sangat baik, Ellios. Baiklah sebagai gantinya, malam ini aku akan datang ke kedai ayam krispi untuk menyanyi beberapa lagu dan berkunjung menyapa beberapa pelangganmu." ucap Oichi tiba-tiba.
"Hm? Tidak, Oichi. Kamu tidak perlu melakukan semua itu. Jika kamu memang sangat sibuk, maka kamu tidak perlu melakukannya kok." ucap.Ellios menolak dengan ramah karena merasa segan.
"Tidak, Ellios! Mereka sudah membuat kekacauan di kedai ayam krispimu! Dan tentu saja akan sedikit membuat orang-orang merasa takut untuk datang kembali. Maka aku akan membalikkan keadaan. Ayoo!!" Oichi menyauti dengan cepat lalu mulai meraih tangan Ellios dan menariknya.
Oichi mulai menggiring Ellios untuk memasuki van prbadinya yang sangat mewah dengan isi super lengkap. Malah van ini terlihat seperti sebuah rumah minimalis yang sangat mewah dan elegan yang dilengkapi untuk memudahkan Oichi beraktifitas maupun beristirahat ketika di dalam perjalanan.
Mereka duduk bersama di bagian belakang dan mulai berbincang kembali. Bahkan mereka berdua kembali melihat status terbaru Ellios bersama-sama.
____To Be An Immortal Human By System____
Nama : Ellios Yoshikawa
Usia : 20 Tahun
Sisa Umur : 22 tahun, 10 bulan, 3 hari, 2 jam, 3 menit, 19 detik
Ketampanan : 96
Kepintaran : 100
Ketangkasan : 99
Kecepatan : 98
Ketahanan : 98
Kharisma : 97
Kemampuan Spesial: Otak yang jenius
Poin sistem : 15
Poin kemampuan : 100
Teknik dan kemampuan bela diri : Lv 10 ( Max )
Hadiah menyelesaikan misi 42 : 4 bulan, 1 hari , 6 jam, 21 menit 11 detik perpanjangan usia
Hadiah dari poin kemampuan : kemampuan membaca pikiran orang
Hadiah misteri :
- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )
- kemampuan berlari super ( non aktif )
- kemampuan menyanyi ( non aktif )
- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )
- keahlian bermain basket ( non aktif )
- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )
- keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )
- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )
- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )
- kemampuan memainkan segala alat musik ( non aktif )
- kemampuan menyembuhkan orang lain yang sedang sakit luar maupun dalam ( non aktif )
- kemampuan berciuman dan bercinta ( non aktif )
Dana : unlimited
Misi : 43 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Lovely
___________________________________________
Oichi terlihat begitu berbinar disaat melihat status terbaru dari Ellios. Karena beberapa kemampuan sistem dan hadiah sistem yang sudah dimiliki oleh Ellios memang sangat menakjubkan!
"Wow kamu memiliki dana unlimited!! Keren sekali!! Beberapa poin kemampuanmu juga sudah bertambah dan sudah hampir mencapai maksimal. Kamu juga semakin banyak memiliki kemampuan lainnya. Ini sungguh keren sekali, Ellios!!" ucap Oichi takjub, dan membuat wajah ayu bak bidadari itu terlihat semakin bersinar bak bintang yang bersinar paling terang menerangi gelapnya malam dan menerangi hati para pemujanya, salah satunya seperti Jullian yang begitu memujanya.
"Hehe status milikmu lebih keren Oichi. Kamu bahkan bisa menghipnotis dan memikat orang lain serta membuat mereka patuh padamu dalam seketika." sahut Ellios juga takjub.
"Haha ... tidak juga kok. Aku tidak memiliki kemampuan bertarung. Andai saja aku memilikinya, pasti lebih seru. Tapi cornor selalu tidak memberikannya untukku. Huft ... dia selalu saja memberikan hadiah yang begitu manis." celutuk Oichi sedikit mengerucutkan bibir tipis kemerahannya yang sedikit glossy itu ke depan beberapa inchi.
CKIIT ...
Tiba-tiba saja van ini melakukan pengereman secara mendadak dan membuat Oichi dan Ellios sedikit terkejut.