
Ellios dan Jiu segera pergi ke halte bersama karena memutuskan untuk menaiki busway saja. Mereka berdua melenggang bersama dengan menggunakan payung lucu itu. Namun belum sampai di halte tiba-tiba saja Jiu mulai menahan lengan Ellios.
"Ellios!! Tapi aku lapar!!" celutuk Jiu tiba-tiba.
Langkah Ellios mulai tertahan dan Ellios mulai terdiam seakan sedang memikirkan sesuatu.
"Hhm. Benar juga. Sekarang sudah waktunya makan siang. Kamu ingin makan apa?" sahut Ellios akhirnya setelah terdiam cukup lama.
"Aku ingin ramen saja! Disaat hujan seperti memakan makanan hangat dan berkuah pasti akan sangat enak!" sahut Jiu terlihat begitu antusias.
"Baiklah. Di depan ada kedai makan cepat saji kecil. Bagaimana jika kita makan ramen disana?" usucap Ellios mengusulkan.
Jiu yang masih mendongak menatap Ellios kini mengangguk bersemangat, "Ayo!!" ucapnya begitu antusias dan mulai menarik lengan Ellios karena perutnya sudah keroncongan karena lapar.
[ Mission completed. Selamat, Tuan Ellios ...]
Disela-sela suara rintik hujan saat ini suara Lovely mulai terdengar kembali oleh Ellios.
"Hhm. Nanti saja saat tiba di rumah aku akan memeriksa statusku." jawab Ellios menyauti Lovely tanpa sadar jika saat ini Ellios sedang bersama dengan Jiu.
"Memeriksa status? Apa maksud kamu, Ellios?" rupanya Jiu masih mendengar ucapan Ellios, padahal Ellios mengatakannya dengan begitu pelan sekali.
"Uhm ... anu ... bukan kok. Aku tidak mengatakan apa-apa. Kamu pasti salah dengar, Jiu." sahut Ellios berkilah. "Hujan semakin lebat, ayo lebih cepat lagi!" imbuh Ellios mulai mengalihkan pembicaraan.
Dan benar saja, Jiu segera mempercepat cepat langkah kakinya mengiringi pergerakan dari Ellios, dan melupakan pembicaraan mereka berdua sebelumnya.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka berdua telah sampai di sebuah kedai makanan cepat saji. Mereka mengambil sebuah meja dengan model lesehan yang berada di dekat perapian sambil menghangatkan diri.
Setelah memesan dan menunggu beberapa saat, akhirnya seorang pelayan laki-laki dengan seragam khas dari kedai makan itu mulai datang dan membawakan 2 mangkok ramen uddon dan juga sepoci teh ocha hangat.
Ellios dan Jiu mulai menikmati ramen mereka selagi masih hangat.
Mengapa akhir-akhir ini aku malah sering sekali bersama dengan Jiu? Ahh ... jika sampai ada rumor yang tersebar di kampus semua bisa berbahaya. Dia kan sangat populer di kampus. Aku tidak mau terlibat apapun. Pasti akan semakin banyak mahasiswa yang akan membenciku dan memusuhiku. Hhm ... ini semua gara-gara Lovely! Lovely selalu saja memberiku misi yang berhubungan dengan Jiu. Huft ... awas saja boneka itu jika tak membantuku sama sekali saat aku mendapat masalah di kampus.
Batin Ellios mulai melakukan aktifitas makannya dengan pergerakan yang tegas hingga menimbulkan beberapa dentingan antara kedua sumpit dan mangklk keramik putih itu.
"Ellios, pelan-pelan ..." ucap Jiu yang melihat Ellios makan dengan terburu atau lebih tepatnya sedang merasa kesal akan sesuatu.
"Oh ... i-iya ..." sahut Ellios meringis dan mulai melanjutkan makan dengan lebih pelan dan hati-hati.
"Oya, Ellios! Aku sungguh tidak menyangka rupanya kamu sangat jago bela diri ya. Kamu bisa mengalahkan senior Louis dengan sangat mudah. Itu keren sekali! Sekali-kali memang harus ada orang yang membuatnya kapok, agar dia tidak banyak bertingkah!" celutuk Jiu tiba-tiba dengan sangat bersemangat.
"Ah ... itu hanya kebetulan saja kok. Aku sama sekali tidak jago berkelahi." sahut Ellios kembali meringis karena merasa malu.
"Biarpun kebetulan, namun setidaknya itu bisa membuat senior Loius jera. Kamu hebat!!" ucap Jiu dengan senyum lebarnya dan menepuk bahu Ellios beberapa kali.
Ellios hanya meringis kembali dan tak menyauti ucapan dari Jiu.
Sebenarnya itu bukan kekuatanku ... namun aku bisa melakukan hal itu karena bantuan dari sistem yang sudah menyatu di dalam tubuhku. Arghh ... memalukan sekali disaat sedang dipuji karena bukan karena kehebatanmu sendiri, melainkan karena dari faktor lain.
Batin Ellios yang kini malah memainkan ramen itu dan hanya mengaduk-aduknya saja.
[ Sebenarnya itu adalah sudah menjadi kekuatan dari tuan Ellios. Hadiah-hadiah yang diberikan oleh sistem sepenuhnya sudah menjadi hak milik tuan Ellios sepenuhnya. Jadi tuan Ellios tidak perlu khawatir lagi. Karena itu semua adalah murni kekuatan dari diri tuan.]
Ucapan dari Lovely mulai terdengar oleh Ellios seakan Lovely bisa membaca pikiran dan hati Ellios. Dan ucapan dari robot cantik itu kini sukses membuat Ellios tersenyum tipis dan mulai memakan ramennya kembali.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka berdua sudah menghabiskan ramen mereka masing-masing. Namun teh ocha hangat itu masih cukup banyak, karena pesanannya adalah 1 teko berukuran sedang. Sedangkan yang meminumnya hanyalah 2 orang saja.
Hujan sudah semakin reda, kini mereka berdua mulai menuju halte bersama dan menaiki busway bersama.
...⚜⚜⚜...
Ellios yang baru saja menyelesaikan ritual mandinya kini mulai kembali memanjakan dirinya dengan berbaring di atas pembaringannya yang menurutnya adalah tempat ternyamannya untuk beristirahat.
"Lovely, tampilkan statusku!" titah pemuda yang memiliki tahi lalat tipis di tulang pipi sebelah kanan dan di sudut bawah matanya sebelah kiri.
Ucapan yang sudah cukup familiar di telinga Ellios itu kini mulai terdengar kembali dan diikuti oleh tampilan layar hologram lengkap denga segala informasinya tepat di atas Ellios berbaring.
DING ...
_____To Be An Immortal Human By System_____
Nama : Ellios Yoshikawa
Usia : 20 Tahun
Sisa Umur : 1 bulan, 22 hari, 19 jam, 26 menit, 44 detik
Ketampanan : 91
Kepintaran : 100
Ketangkasan : 17
Kecepatan : 15
Kekuatan : 15
Ketahanan : 17
Kharisma : 88
Kemampuan Spesial: Otak yang jenius
Poin sistem : 93
Poin kemampuan : 83
Hadiah menyelesaikan misi 12 : 2 hari 40 menit perpanjangan usia
Hadiah misteri :
- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )
- kemampuan berlari super ( non aktif )
- kemampuan bela diri, Level 5 ( non aktif )
- kemampuan menyanyi ( non aktif )
- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )
Dana : 183 ribu yen ( kira-kira 19 juta rupiah )
Misi : 13 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Lovely
"Ketahananku meningkat 2 poin. Aku juga mendapatkan perpanjangan usia 2 hari 40 menit. Hhm ... tidak terlalu buruk." gumam Ellios pelan. "Oya, Lovely! Apakah aku memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah uang juga?" imbuh Ellios penasaran.
Karena seingatnya sistem hanya masih sekali saja memberikan hadiah dana itu untuk dirinya, yaitu untuk modal untuk memikat 10 gadis saat itu. Selain itu Ellios belum pernah lagi mendapatkan hadiah dana.
[ Tentu saja bisa, Tuan. Tak ada yang tidak bisa dilakukan oleh tuan Ellios. Terus lakukan dan selesaikan misi demi misi untu mendapatkan hadiah-hadiah yang semakin lebih besar. ]
Sahut Lovely yang membuat Ellios tersenyum lebar hingga memejamkan sepasang matanya