To Be An Immortal Human By System

To Be An Immortal Human By System
Sang Pelaku Yang Sama



"Berdasarkan dari kamera dashboard mobil Kakei pelaku memakai sebuah topi dan masker berwarna putih. Namun dia selalu menunduk seolah memang sengaja untuk melindungi wajahnya agar tak tertangkap oleh kamera manapun. Lalu dia mulai melarikan diri dengan sebuah mobil pribadi BMW hitam metalik dengan plat daerah Osaka."


Ellios yang sudah berkutat cukup lama di hadapan mini computer miliknya, kini mulai menjelaskan setelah memutar sebuah rekaman dari kamera dashboard miliknya.


Sementara teman-temannya yang masih berada di dalam ruangan rawat Kakei melongo mendengar penjelasan dan dari Ellios. Baru kali ini mereka melihat kegeniusan Ellios yang sebenarnya sudah tak lagi mengejutkan itu.


Setelah itu dengan begitu cepat dan cekatan, Ellios mulai memasukkan beberapa coding kembali, hingga akhirnya mini computer itu mulai menampilkan beberapa rekaman CCTV. Dan atas kegeniusan dan keahlian dari Ellios, kini pemuda itu dengan begitu cepat menemukan dimana mobil BMW itu mulai berhenti.


Mobil itu berhenti di depan sebuah kafe kecil di daerah Yamashita park. Lalu pria itu mulai turun dari BMW hitam metalik itu dan mulai melepas topi dan masker putihnya.


Seorang pria yang sangat tak asing bagi mereka semua terlihat sedang menyambut pria itu dan mereka mulai melakukan berjabat tangan.


"Good job!!" terdengar pria itu berkata dengan begitu puas lalu lalu merangkul pria yang baru saja datang itu.


Mereka berdua mulai memasuki kafe itu bersama untuk merayakan sesuatu. Berkali-kali Ellios mengulang rekaman sebuah CCTV di sebuah jalanan yang baru saja diretasnya itu untuk memastikan jika dia memang tidak salah lihat.


"Senior Louis?" gumam Fuma dan Arata bersamaan dengan kening berkerut.


"Huft. Sudah aku duga!!" celutuk Kakei menghela nafas panjang. "Arata!! Laporkan masalah ini dan serahkan video ini kepada kepolisian! Aku tak bisa diam saja!! Lagipula senior Louis juga akan segera mendapatkan hukuman karena sudah mencelakai bibi Suzuna."


"Senior Louis yang mencelakai ibu Ellios?" tanya mereka bersamaan.


"Hhm. Cepat pergi dan urus masalah ini!" titah Kakei lagi.


"Baiklah!! Aku akan segera pergi! Ayo temani aku, Sano!!" ajak Arata mulai mengenakan pakaian hangatnya kembali dan segera bergegas pergi bersama Sano.


Sedangkan Ellios masih saha terdiam dan terlihat sedikit murung. Seakan ada sesuatu yang sangat mengganggu dirinya saat ini. Bahkan Ellios mulai teringat disaat Louis mengancam dirinya saat itu. Ancaman yang akan membahayakan ibu dan teman-temannya.


Dan ternyata semua ucapan dari Louis adalah benar dan nyata. Louis benar-benar sudah berusaha untuk mencelakai sang ibu dan juga Kakei. Bahkan saat itu Suzuna juga sudah hampir kehilangan nyawanya jika saja Ellios tak segera berusaha melakukan sesuatu dengan kekuatan sistemnya.


"Kakei. Maafkan aku ... ini semua gara-gara aku. Karena aku, kamu juga jadi celaka seperti ini. Maafkan aku, Kakei. Tujuan kak Louis sebenarnya adalah aku. Tapi karena kamu adalah temanku ... dia malah mencelakaimu. Aku sungguh minta maaf, Kakei." ucap Ellios terlihat begitu menyesal dan merasa bersalah.


"Tidak, Ellios. Ini bukan salahmu. Ini semua terjadi karena memang sudah takdir dari hidupku. Kamu jangan menyalahkan dirimu sendiri seperti ini. Aku sendiri yang memilih untuk menjadi temanmu! Jadi apapun itu, aku akan menghadapinya!" jawab Kakei yang membuat Ellios merasa sangat terharu.


"Terima kasih, Kakei." ucap Ellios dengan tulus.


"Hhm. Dan aku juga sangat berterima kasih padamu, Ellios. Karena kamu sudah dengan cepat membantu kami untuk menyelidiki kasus ini. Bahkan kak Kareen dan orangnya saja belum berhasil menemukan apapun kecuali rekaman dari kamera dashboard mobilku saja. Kamu sungguh sangat genius!!" ucap Kakei begitu takjub akan kecerdasan yang dimiliki oleh Ellios.


"Hhm. Aku bahkan hanya memiliki itu saja yang bisa aku banggakan." gumam Ellios merendah dan tersenyum tipis.


"Senior Louis benar-benar sudah sangat keterlaluan ya! Aku sungguh tak menyangka jika dia bisa sejahat itu padamu, Ellios! Bukankah adiknya adalah kekasihmu? Tapi mengapa dia malah melakukan hal seperti itu?" celutuk Ken tak mengerti.


Mendengar pertanyaan dari Ken, membuat Ellios tersenyum samar. Dan sepertinya Ellios sedang tak ingin membicarakan masalah itu kepada mereka semua. Cukup hanya Kakei yang mengetahui semua itu


"Setiap orang pasti memiliki sebuah alasan dalam segala perbuatannya. Dan tentu saja kak Louis pasti juga memiliki sebuah alasan yang tak akan kita mengerti." jawab Ellios seadanya dan berharap mereka tak membahas dan tak menyangkutpautkan antara dirinya, Alisha dan Louis.


"Kakei, aku akan kembali untuk menjaga ibuku dulu. Nanti aku akan kembali lagi kesini." ucap Ellios mulai berpamitan kepada Kakei.


"Hhm. Baiklah. Sebaiknya kamu menjaga ibumu dulu saja." Kakei menyauti dengan ramah.


Ellios tersenyum ramah menatap teman-teman Kakei dan sedikit menunduk. Setelah itu Ellios mulai meninggalkan ruangan rawat super wow itu dan menyusuri koridor rumah sakit.


"Huft ... dua kali kak Louis sudah melakukan hal jahat terhadap orang-orang terdekatku. Semoga tidak ada lagi korbannya." gumam Ellios sambil berjalan santai dan memasuki sebuah elevator untuk menuju ke lantai 2, dimana sang ibu dirawat.


Di dalam elevator itu Ellios hanya seorang diri, pemuda itu termenung seakan sedang menanggung beban yang cukup berat.


[ Daripada melamun saja, sebaiknya tuan Ellios memeriksa status tuan saja. Sebagai hadiah karena tuan sedang merasa begitu sedih saat ini, maka aku akan memberikan hadiah spesial. Silakan tuan memeriksanya. ]


Ucap Lovely tiba-tiba, seakan sedang berusaha untuk menghubur Ellios.


"Hhm. Baiklah. Kalau begitu tampilkan status terbaruku saat ini, Lovely ..." titah Ellios terdengar sedikit kurang bersemangat.


[ Baik, Tuan. Menampilkan status dimulai ...]


Jawab Lovely diikuti dengan cahaya putih kebiruan yang membentuk sebuah layar hologram.


____To Be An Immortal Human By System____


Usia : 20 Tahun


Sisa Umur : 22 tahun, 3 bulan, 3 hari, 7 jam, 30 menit, 5 detik


Ketampanan : 96


Kepintaran : 100


Ketangkasan : 95


Kecepatan : 95


Kekuatan : 95


Ketahanan : 96


Kharisma : 95


Kemampuan Spesial: Otak yang jenius


Poin sistem : 99


Poin kemampuan : 97


Teknik dan kemampuan bela diri : Lv 10 ( Max )


Hadiah menyelesaikan misi 40: 15 tahun, 1 bulan, 2 hari , 21 jam, 22 menit 28 detik perpanjangan usia


Hadiah misteri :


- kemampuan untuk memikat gadis ( non aktif )


- kemampuan berlari super ( non aktif )


- kemampuan menyanyi ( non aktif )


- badan kekar dan six pax ( sudah didapatkan )


- keahlian bermain basket ( non aktif )


- keahlian melompat tinggi dan jarak jauh ( non aktif )


- keahlian memulihkan tubuh yang terluka dalam waktu 1 menit hingga 5 menit ( luka apapun dan waktu penyembuhan tergantung luka yang sedang dialami )


- kemampuan super menyelam dan bertahan di dalam air tak terbatas / bernafas di dalam air ( non aktif )


- kemampuan memiliki mata tembus pandang ( non aktif )


- kemampuan memainkan segala alat musik ( non aktif )


- kemampuan menyembuhkan orang lain yang sedang sakit luar maupun dalam ( non aktif )


- kemampuan berciuman dan bercinta ( non aktif )


Dana : 6.300.000 yen ( kira-kira 700 juta rupiah )


Misi : 41 ( belum dibuka )


Sistem pemandu : Lovely


___________________________________________


"Perpanjangan usia 15 tahun?? Wow!! Terima kasih, Lovely!! Kamu memang yang terbaik!!" ucap Ellios kembali terlihat berbinar.


...⚜⚜⚜...